Senin, 22 Juni 2015

[KG-171/2015] Pembangunan Gede-gedean Di Sumsel

JaKaRTa: Boleh dibilang, disinilah investasi terbesar PT Kereta Api Logistik (KALOG) dibenamkan namun bukan berarti di tempat lain ato sektor lain gak diperhatikan. No no no, dan jangan berprasangka seperti itu.

Jika diurut secara prioritas, “YA” di Sumatera Selatan-lah KALOG menaruh harapan besar sedangkan untuk mencari nama dan reputasi, ya di Tanah Jawa. Apakah seperti mayoritas penduduk Indonesia cara berpikirnya ? Silahkan ditafsirkan sendiri.

Intinya, tahun ini mirip dengan tahun infrastruktur. Andaikan semuanya berjalan mulus, tentu kedepannya bisnis KALOG akan lebih mudah dicapai. Namun bila terkendala proyek infrastruktur, bisa dipastikan bisa tersendat walau tidak mempengaruhi secara detil.

Direksi PT KALOG pun tidak sungkan-sungkan turun ke lapangan dengan memberikan pengarahan dan pemantauan langsung, dibuat bergiliran. Berkoordinasi dengan PT KAI Divre 3 SS, Kepala Balai Teknik Sumbagsel bahkan hingga Pelanggan utama.

Berikut ini proyek infrastruktur yang berada dalam kontrol tim infrastruktur - termasuk pembenahan lahan stockpile di Kertapati (KPT), Palembang ya. Juga masuknya peralatan Gantry Crane (GC) tahap II.

Update berikut ini posisi per tgl 22/06. Selamat menyimak. Dokumentasinya, terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : Purwantoro.

[English Free Translation]
Arguably, the biggest investment by PT Kereta Api Logistik (KALOG) in the province of South Sumatera and until now (for KALOG) the coal transportation still be excellent, even up a few years to come. What infrastructure projects are underway in there ? Continue to follow the news here.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar