Minggu, 21 Juni 2015

[KG-170/2015] KALOGers, WoooW Bingitz

JaKaRTa: Syukur alhamdulillah, tak terasa sudah memasuki bulan suci Ramadhan namun pekerjaan tetaplah pekerjaan, tak bisa ditinggalkan dan harus tetap diselesaikan. Bagaimana kiat mengatasinya supaya gak jadi beban ?

Dijalani, Dinikmati, Disyukuri. Kalo dijaman ustadz AA Gym yang demen rumus dengan singkatan kala itu, pasti jadi "3D". Seperti yang susah ngapalinnya, padahal kalo kita ikhlas dan legowo, setiap orang bisa tapi ya itu tadi. Segala sesuatu harus dilihat dari niatnya. Semoga.

Berikut ini, rangkaian pekerjaan sebelum dan saat memasuki bulan puasa. Tetap jalan walau harus berpuasa, menahan haus dan lapar (termasuk nafsu syhawat juga sih), berpanas-panasan, berkeliling mengecek objek dan monitoring serta melaksanakan pembinaan.

Pokoknya, kagak ada alesan buat nuntasin yang namanya kerjaan. Walau bulan puasa, harus tetap optimis dan maknyuuus kerjanya. Simak nih aktifitas KALOGers diberbagai kesempatan.


Mantabz nih. Lanjutkan he he he.

Sumber : KALOG / Foto : Rillya, Rizqi, Haydar, Miranti, Aulia, Nana, Syatiriya, Ana, RAM.

[English Free Translation]
Please find, a series of jobs before and while entering the fasting month. Although the fasting must go on (we can’t leave it), withstand thirst and hunger (including appetite syhawat well anyway), hot season but we must check around the objects, monitoring and implement the guidance. We must live in the complexity with pleasure.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar