Thursday, February 28, 2013

[KU-058/2013] Sumsel : Pasca-Banjir, Jalan Rusak Parah



SEKAYU-Pasca direndam banjir beberapa pecan, sejumlah titik jalan (Jalinteng) di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) rusak parah. Seperti di Jalan Kayuare, Kecamatan Sekayu, kondisi Jalan Lintas Tengah tersebut bahkan membuat kemacetan sepanjang 1-2 Km, mulai dari arah Palembang ke Sekayu.           
    
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan terpaksa antre untuk bisa melewati jalan yang berlumpur. Bahkan, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jalan tersebut terpaksa ditutup dengan pecahan batu. “Sejak terendam banjir, jalan banyak yang rusak parah. Kemarin saja ada truk yang nyarus terbalik, tapi kemecatan lalu lintas hampir setiap hari terjadi, dan belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki,”kata Rahman, warga Kelurahan Kayu Are, kemarin.
    
Warga lainnya bernama Amir (35) menilai, akses Jalan mulai dari Desa Epil hingga ke kota Sekayu sejak satu bulan belakang masih cukup parah. “Koranke la, supaya Pemerintah tahu, kalau jalan di antara Epil hingga Sekayu ini banyak yang sudah rusak, bahkan la rusak parah akibat terendam banjir,” tegas Amir.
    
Sementara sampai sore kemarin, kondisi jalan tersebut masih bisa dilewati sejumlah kendaraan. Sedangkan Jembatan di Desa Karang Waru, Kecamatan Lawang Wetan sudah ditimbun menggunakan batu pecah. Sementara Jembatan Bailey Desa Tanjung Durian, Kecamatan yang sama sudah diganti dari lantai papan menjadi besi lempengan. Kondisinya hingga sore kemarin sudah bisa dilalui kendaraan berat, namun harus bergiliran.
    
Dampak lainnya dari banjir, tandan buah segar (TBS) sawit petani membusuk hingga puluhan ton. Kerugian petani dan perusahaan kian dirasakan karena banjir telah merendam areal perkebunan hingga sebulan ini. Petani Sawit di Lawang Wetan Armadi (43) mengeluhkan banjir tahun ini benar-benar merugikan. “Bagaimana kami mau panen, lima hektare sawit saya mulau membusuk ,” katanya.

Asisten kepala PT Lonsum Sei Punjung Estate Wilayah Babat Toman, Prasetya menuturkan sebanyak 570 hektare areal perkebunan inti perusahaan sejak Desember sudah terendam banjir. Hal tersebut membuat perusahaan merugi. “Sekarang perusahaan dan petani tidak bisa memanen karena TBS nya membusuk sedangkan tanaman sawitnya masih bisa digunakan,” terang Prasetya usai dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kabupaten Muba.
    
Humas PT Pinago  Utama, Arkadius mengaku kerugian perusahaan dan petani kian dirasakan. “Untuk lahan Pinago sekitar ribuan hektare yang terendam banjir. Sehingga banyak TBS yang busuk tak bisa dipanen,” ungkapnya.(sid/lia)


Sumber : Sumatera Ekspres, 27.02.13.

[English Free Translation]
After immersion flooding several weeks, a number of waypoints (Jalinteng) in the district of Musi Banyuasin (Muba) severely damaged. As an example, in Jalan Kayuare, Sekayu District, Central Crossing or Jalan Lintas Tengah, the road conditions even create congestion along the 1-2 km, from Palembang to Sekayu direction.

Wednesday, February 27, 2013

[KG-057/2013] Uji-Coba Angkutan Kontainer Hi-Cube Dengan KA


Setelah sempat tertunda-tunda akibat wacana yang berkembang namun tidak mengenyampingkan faktor keselamatan dan keamanan angkutan barang menggunakan kereta api (KA) maka belum lama ini dilakukan uji-coba, dari Jakarta menuju Surabaya.

Berbekal 2 (dua) unit kontainer ukuran 40 feet hi-cube (high cube), pinjaman salah satu pelayaran domestik, terjawab sudah secara otomatis. Sebenarnya, pengiriman kontainer hi-cube itu bisa dilakukan, demikian pula sebaliknya nanti.

Kebetulan uji-coba yang sudah dilakukan baru dari Jakarta menuju Surabaya dan dalam waktu dekat akan diuji-coba dari Surabaya menuju Jakarta. Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengevaluasi kendala maupun antisipasi yang memungkinkan.

Uji coba pertama yang sempat dioperasikan, menggunakan KA KLB (Kereta Luar Biasa) dengan SF 8 PPCW (atau bisa memuat 16 kontainer 20 feet atau 8 kontainer ukuran 40 feet, termasuk hi-cube). Dua unit kontainer hi-cube yang menandai uji coba : SIKU 5939461 dan SIKU 5938758.

TD SAO (stasiun Sungai Lagoa, Jakarta) 03.40 14/02 dan TA KLM (stasiun Kalimas, Surabaya) 23.20 14/02. Berikut ini salah satu foto dokumentasi hasil uji-coba angkutan kontainer hi-cube. 

Enjoy.

Sumber / Foto : KALOG.

[English Free Translation]
On 14/02 PT Kereta Api Indonesia (KAI) container transport tested hi-cube 40 feet on the route Jakarta - Surabaya. The results are still under study and will be socialized immediately.

Tuesday, February 26, 2013

[KU-056/2013] Rugi Miliaran Rupiah


PALEMBANG – Banjir yang melanda beberapa daerah di Sumsel belakangan ini tidak hanya menggenangi permukiman warga. Ada puluhan titik jalan, khususnya jalan nasional yang tergenang banjir. Akibatnya, terjadi kerusakan yang memerlukan pemeliharaan maupun perbaikan segera.
    
Adanya kerusakan ruas jalan nasional diungkap Kepala SNVT Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III, Ir H Junaidi kepada koran ini. ”Kalau dilihat persentasenya dari total panjang jalan lintas timur (Jalintim) dan jalan lintas tengah (Jalinteng) yang mencapai 650 km memang kecil. Tapi kalau dilihat panjangnya, sekitar 4 km,” ungkapnya.
    
4 km ruas jalan nasional yang rusak itu tersebar pada puluhan titik, di sejumlah kabupaten/kota di Sumsel. Terbanyak, kata Junaidi, ada di ruas Sekayu (Muba) – Muara Beliti (Mura). ”Ada 52 titik jalan nasional yang tergenang dan harus diperbaiki,” ucapnya.
    
Kerusakan cukup parah juga terjadi di Celika, OKI dengan panjang total dari beberapa titik rusak sekitar 400 meter. Lalu di kawasan Inderalaya, dari Terminal Karya Jaya, Meranjat dan lokasi lain. ”Saat jalan terendam banjir, terjadi perlemahan pada konstruksi aspal. Kalau sudah begitu, akan mudah sekali rusak. Mau tidak mau harus diperbaiki,” beber Junaidi.
    
Nah, penanganan jalan pascatergenang banjir inilah yang cukup berat. Pasalnya, diperlukan dana yang tidak sedikit. Dikatakannya, untuk pemeliharaan saja dengan melakukan overlay (pengaspalan) dibutuhkan sekitar Rp800 juta per 1 km. ”Kalau dikali 4 km, ya seitar Rp3,2 miliar. Tapi jika harus diperbaiki/peningkatan kualitas jalan, maka untuk 1 km diperlukan dana sekitar Rp2,5 miliar,” tuturnya.
    
Dengan kata lain, jika diperlukan pemeliharaan dan atau perbaikan, paling tidak diperlukan anggaran Rp10 miliar. Itulah kira-kira kerugian yang diderita negara akibat banjir yang melanda Sumsel, khususnya untuk kerusakan Jalintim dan Jalinteng. Tak hanya jalan, kerusakan akibat banjir juga terjadi pada jembatan. Salah satunya di ruas Jalinteng, yakni jembatan di Kecamatan Lawang Wetan, Muba.
    
Dimana untuk membangun kembali jembatan permanen dari beton, diperlukan anggaran sekitar Rp3,5 miliar. Ditambahkannya, pemeliharaan dan perbaikan akan dilakukan secepatnya setelah banjir surut. Dana yang ada saat ini mungkin tidak mencukupi sehingga pihaknya, ucap Junaidi, akan mengajukan tambahan anggaran ke pemerintah pusat. ”Perlu dana tambahan, sekitar Rp3-4 miliar lagi,” tukasnya.
    
Sementara itu, dalam rencana anggaran 2014, Pemprov Sumsel tampaknya akan memokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur jalan. Arah program itu diungkapkan Kepala Bappeda Sumsel Yohanes H Toruan, belum lama ini.
    
“Dari rencana APBD Rp7 triliun tahun depan, disepakati kalau Rp1,5 triliunnya khusus untuk pembangunan jalan,” jelasnya. Dana yang nominalnya dua kali dari alokasi anggaran tahun ini diperuntukkan sepenuhnya untuk pembangunan dan perbaikan jalan. Termasuk kemungkinan pemeliharaan jalan nonstatus, seperti Jl TAA. ”Pada 26 Februari kita akan bertemu Bethel, konsultan yang mendesain TAA untuk negosiasi kembali dan melakukan studi kelayakan ulang,” bebernya. (tha/cj6/ce2)  


Sumber : Sumatera Ekspres, 25.02.13.

[English Free Translation]
Floods that hit several areas in South Sumatera lately not only inundate settlements. There are dozens of waypoints, particularly national roads flooded. As a result, any damage that requires maintenance or repairs soon.

Monday, February 25, 2013

[KG-055/2013] Kunjungan Ke Surabaya 14-15/02/13

JAKARTA: Usai mengunjungi Arjawinangun (AWN) dan Purwokerto (PWT) – baca [KG-043/2013] Visit AWN + PWT 12-13/02/13, perjalanan dinas dilanjutkan ke Surabaya, mulai tanggal 14-15/02/13. Tujuannya, ya kunjungan kerja ‘lah.

Sempat pula kami mengunjungi Customer yang ada di Surabaya untuk prospek kedepannya – baik dari perusahaan pelayaran maupun pabrikan yang ada. Harapannya, biz forwarding & project yang tengah digarap KALOG bisa ikut tumbuh.

Berikut ini sejumlah liputan saat kunjungan ke Surabaya. Depo Kalimas, stasiun Waru, pelayaran SSS / Samudera Indonesia, Meratus Line serta CMA CGM dan STX Pan Ocean. So pasti, briefing secara internal. Ada juga pengarahan dari Ka Daop 8 Surabaya.

Enjoy aja ...

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
After visiting Arjawinangun (AWN) and Purwokerto (PWT) - read [KG-043/2013] Visit AWN + PWT 12-13/02/2013, business travel continues to Surabaya, starting on 14-15/02/2013. The goal, it’s about working and working 'lah.

Sunday, February 24, 2013

[KG-054/2013] Update JAKG 1 – 24/02/13


JAKARTA: Perbaikan yang dilakukan tim Jakarta Gudang (JAKG) cukup berisiko dalam menata kawasan pergudangan di area dekat stasiun Jakarta Kota (JAKK). Setidaknya, ingin menghilangkan kesan kumuh menjadi bersih.

Infrastruktur dibenahi, atap dikemas ulang dengan warna cerah, pembangunan pagar pembatas agar menjadi kawasan steril, penempatan tim kebersihan, pembangunan gardu, aula dan lain sebagainya. Semua memerlukan proses.

Memang susah dan memerlukan kerja keras, disiplin dan komitmen sehingga kedepannya. JAKG akan tampil lebih percaya diri dan menjadi kawasan pergudangan komersil, setara dengan kawasan pergudangan swasta lainnya.

Yang menjadi penting, karena lokasi gudang yang dikelola oleh PT Kereta Api Logistik (KALOG) selaku afiliasi PT Kereta Api Indonesia (KAI), selalu memiliki lokasi strategis. Artinya, harus menyalip dan menjadi yang terdepan.

Stay tune ...

Sumber / Foto : KALOG.

[English Free Translation]
Repairing team effort of Jakarta Warehouse (JAKG) quite risky in managing the warehouse in an area near Jakarta Kota station (JAKK). At least, KALOG want to develop the impression of a clean warehousing areas.

Saturday, February 23, 2013

[KU-053/2013] Grup Bakrie Menang, Orang Terkaya Indonesia Mundur dari Bumi Plc

Jakarta - Salah satu orang terkaya di Indonesia yang sekaligus komisaris utama Bumi Plc, Samin Tan, akan mundur dari jabatannya di perusahaan tambang tersebut. Ia masih akan menjabat sebagai komisaris sampai ada penggantinya.

Seperti dikutip detikFinance dari keterangan tertulis Bumi Plc, Jumat (22/2/2013), Samin Tan masih akan berperan sebagai wakil dari pemegang saham mayoritas Bumi Plc sekaligus penghubung mitra bisnisnya di Indonesia.

Bumi Plc mengaku, perekrutan untuk pengganti Samin Tan sedang dilakukan. Kriteria yang dibutuhkan adalah seseorang yang seperti Samin Tan, yaitu punya pengalaman dan tidak asing dengan pasar saham London.

Pemilihan calon komisaris baru ini sedang dikonsultasikan bersama antara komisaris dengan direksi independen Bumi Plc. Sambil menunggu keputusan, Bumi Plc selanjutnya akan fokus mengembangkan anak usahanya, PT Berau Coal Tbk (BRAU).

Perusahaan kongsi Grup Bakrie-Rothschild yang dulunya bernama Vallar itu juga akan memeriksa hasil investigasi oleh Macfarlanes LLP soal penggelapan dana di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) seperti yang dituduh Nathaniel Rothschild selama ini.

Samin Tan masuk sebagai investor di Bumi Plc pada Januari 2012 lalu. Ia mengucurkan dana sekitar US$ 1 miliar untuk mendapatkan setengah dari 29,9% saham Bumi Plc milik Grup Bakrie.

Padahal, dulu Rothschild sengaja mencari celah untuk menguasai Bumi Plc dengan meramaikan isu Grup Bakrie gagal bayar untuk utang-utang BUMI. Dengan dana dari Samin Tan, Grup Bakrie berhasil melewati masalah tersebut.

Samin Tan pun ditunjuk sebagai Komisaris Utama Bumi Plc tak lama setelah masuk sebagai investor, yaitu sekitar Maret 2012. Rothschild, yang telah satu kali gagal menjatuhkan Grup Bakrie, kembali berulah.

Kali ini, Rothschild menuduh dewan komisaris dan direksi Bumi Plc, yang saat itu kebanyakan dari Grup Samin Tan dan Bakrie, tidak membela kepentingan investor minoritas.

Rothschild juga menuduh anak usaha Bumi Plc di Indonesia, BUMI dan BRAU, telah melakukan penggelapan dana dan meminta dilakukannya audit investigasi terhadap dua anak usaha itu. Audit investigasi pun dilakukan, tapi karena merasa tidak didukung direksi dan komisaris Bumi Plc, Nat pun mengundurkan diri.

Grup Bakrie juga melakukan hal yang sama, menarik satu-persatu personelnya dari jajaran direksi dan komisaris Bumi Plc. Setelah Indra Bakrie dan Ari Hudaya lebih dahulu meninggalkan perusahaan yang dulu bernama Vallar Plc itu, Chief Executive Officer (CEO) Bumi Plc Nalin Rathod pun menyusul.

Grup Bakrie yang geram atas tuduhan tak berdasar itu langsung mengajukan proposal untuk melepas hubungan dengan Bumi Plc melalui pembelian kembali saham-saham yang dipegang Bumi Plc di aset-asetnya di Indonesia.

Rothschild, yang juga salah satu pemegang saham Mayoritas di Bumi Plc merespons proposal ini dengan tawaran baru, yaitu berani membayar Bumi Plc senilai US$ 270 juta (Rp 2,5 triliun) kepada Bumi Plc melalui NR Investments jika Bumi Plc merombak 12 dari 14 dewan direksi dan komisarisnya.

Dewan direksi Bumi Plc yang sudah menggelar RUPSLB menyatakan, tidak bisa merespons tawaran Rothschild dan akan melanjutkan pembahasan proposal Grup Bakrie, tawaran yang akan 'menceraikan' Bumi Plc dengan Grup Bakrie.

Sumber : DetikFinance, 22.02.13.

[English Free Translation]
One of the richest men in Indonesia as well as major commissioner Bumi Plc, Samin Tan, would step down from his position in the mining company. He still will serve as commissioner until a replacement done.

Friday, February 22, 2013

[KU-052/2013] Trans Sumatra : Dahlan Dorong Hutama Karya Memulai Konstruksi Semester I


JAKARTA—Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap mendorong perusahaan konstruksi milik pemerintah PT Hutama Karya (Persero) untuk memulai pengerjaan tiga ruas jalan tol trans-Sumatra semester I 2013, meski terkendala peraturan presiden (Perpres) yang belum keluar hingga saat ini.

Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan belum keluarnya Perpres tidak menjadi halangan bagi Hutama Karya untuk memulai pengerjaan tiga ruas jalan tol tersebut.

“Mulai kerjakan saja dulu, masalah penerbitan Perpres itu nanti menyusul. Yang penting adalah memulai pengerjaan karena memulai pekerjaan itu sangat susah,” katanya, Rabu (20/2).

Meskipun mendorong pengerjaan tiga ruas tol kepada Hutama Karya, kementerian tidak terlalu menargetkan harus sesuai dengan keinginan.

“Mau dua ruas jalan tol terlebih dahulu juga tidak apa-apa atau satu ruas pun juga tidak masalah,” tuturnya.

Ketiga ruas tol tersebut yang diamanahkan kepada Hutama Karya adalah Medan-Tebing Tinggi, Bakauheni-Bandar Lampung, dan Palembang-Indralaya.

Dahlan mengemukakan pembangunan tiga ruas jalan tol itu tidak diwajibkan memerlukan payung hukum berupa Perpres.

“Kenapa perlu keppres? Karena sejumlah ruas itu dinilai tidak terlalu menarik secara bisnis, tetapi secara ekonomi itu sangat penting sehingga memerlukan payung hukum. Oleh karena itu, Perpres itu sangat dibutuhkan untuk proyek pengerjaan trans-Sumatra secara keseluruhan,” tuturnya. (if)

Sumber : Bisnis Indonesia, 20.02.13.

[English Free Translation]
Ministry of State Owned Enterprises (SOEs or Kemeneg BUMN) continue to promote the state-owned construction company PT Hutama Karya (Persero) to begin work three toll roads at Trans-Sumatra in first six month of 2013, although hampered by a presidential decree (Perpres) which have not been release until today.

Thursday, February 21, 2013

[KU-051/2013] Pelabuhan TAA Dikelola UPTD


PALEMBANG – Operasional pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) 5 Mei mendatang akan dilengkapi dengan layanan perbankan. Keberadaan jasa bank di sekitar pelabuhan akan sangat membantu aktivitas masyarakat, khususnya penumpang terkait keperluan uang tunai.
  
“Pelabuhan TAA memang akan didukung pelayanan perbankan, dalam hal ini dari Bank SumselBabel (BSB). Ini akan melengkapi prasarana pendukung kegiatan operasional di sana,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Sumsel, Musni Wijaya SSos MSi, kemarin.
    
Dikatakan, pemprov sumsel telah memastikan kesiapan pihak BSB membuka jasa layanan di pelabuhan TAA. Musni mengatakan, ruangan di kantor pelabuhan TAA untuk menunjang layanan perbankan tersebut sudah disiapkan.

”Ruangan itu berada di lantai dasar gedung terminal penumpang,” ujarnya. Hingga saat ini, yang masih ditunggu hanya proses perizinan dari Bank Indonesia (BI). Dibeberkan Musni, pelabuhan tersebut nantinya dikelola oleh Dishubkominfo Sumsel melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Pelabuhan Laut dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (PPALSDP).

Menurutnya, sumber daya manusia (SDM) di UPTD PPALSDP merupakan para PNS kualifikasi ASDP. “Mereka akan dibantu tenaga honorer tetap dan tenaga kerja sukarela (TKS), jumlahnya 42 orang. Mereka semua akan mendapatkan bantuan dari pihak operator pelayaran yang akan beroperasional di pelabuhan tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, yang diutamakan terlebih dahulu adalah pemindahan operasional pelabuhan penyeberangan 35 Ilir ke pelabuhan TAA. “Jika berjalan lancar, selanjutnya menyusul,”katanya. Dengan pindah ke TAA, jarak tempuh pelayaran menuju provinsi Babel akan semakin singkat.(rip)
    

Sumber : Sumatera Ekspres, 18.02.13.

[English Free Translation]

Operationalization port of Tanjung Api-Api (TAA) on May 5 will be equipped with banking services. The existence of banking services around the harbor will help community activities, especially related to passenger needs cash.

Wednesday, February 20, 2013

[KG-050/2013] Pisah-Sambut Komisaris Utama PT KALOG – 20/02/13


JAKARTA: Pagi ini Rabu 20/02 berlangsung acara-pisah sambut Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Logistik (KALOG) di gedung JRC, mulai pukul 09.00 – selesai. Komut lama Drs Hana Suryana MM digantikan oleh Laksamana Muda Bambang Budianto SE., MM.

Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari Direktur Utama PT KALOG, Rustam Harahap dilanjut kata perpisahan Komut lama hingga Komut baru dan acara ditutup oleh do’a yang dipimpin oleh bang Toyib (VP Operation).

Berikut ini cuplikan dokumentasi acara pisah-sambut dimaksud. Selamat berpisah pak Hana dan selamat datang pak Bambang. Cheers.


Sumber / Foto : KALOG.

[English Free Translation]
Wednesday morning 20/02 it was held “pisah-sambut” event Commissioner of PT Kereta Api  Logistik (KALOG) at the JRC building, from 09.00 - finished. Long commisioner  Drs Hana Suryana MM replaced by new one’s, Laksamana Muda Bambang Budianto SE. MM.

Tuesday, February 19, 2013

[KU-049/2013] Lahat Krisis BBM


SRIPOKU.COM, LAHAT - Ratusan kendaraan memadati beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di beberapa wilayah di Kabupaten Lahat.

Para pengendara terpaksa harus antre hingga berjam-jam agar bisa mendapatkan bahan bakar untuk kendaraannya.

Hal tersebut terjadi diduga sempat kosongnya stok di SPBU pada akhir pekan karena tidak mendapat pasokan dari Pertamina.

Pantauan Sripoku.com, Senin (18/2/2013), tiga SPBU yang ada di Kabupaten Lahat diserbu pengendara. Yakni SPBU Bandar Jaya di Jl RE Martadinta Kota Lahat, SPBU Kota Raya di Desa Kota Raya Kecamatan Kota Lahat serta SPBU Merapi yang ada di jalan lintas sumatera (Jalinsum) Lahat-Muaraenim.

Ratusan kendaraan terlihat berjejer cukup panjang, di halaman tiga SPBU tersebut. Bahkan antrian mobil dan truk sudah mengular ke luar area SPBU, hingga ke badan Jalinsum.

Pengendara pun harus menunggu hingga berjam-jam agar bisa mendapatkan bahan bakar

"Kemarin semua SPBU kehabisan stok, karena tidak diisi pertamina yang sedang libur. Makanya hari ini banyak pengendara yang mendatangi SPBU," ujar Fahmi (35), sopir truk.

Sumber : Sriwijaya Post, 18.02.13.

[English Free Translation]
Hundreds of vehicles packed some General Fuel Filling Stations (gas stations or SPBU) in some areas in Lahat regency. The riders had to queue up for hours in order to get fuel for their vehicles. So poor ....

Monday, February 18, 2013

[KU-048/2013] DPR Akhirnya Setujui IPO Semen Baturaja


JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan lega. Sebabnya, DPR akhirnya menyetujui PT Semen Baturaja (PT SBR) (Persero) menghimpun dana publik melalui penjualan saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

"Alhamdulillah. Pak Pandu (Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis BUMN) sudah sampaikan keputusan itu pada saya, kalau DPR sudah setuju," ucap Dahlan di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (12/2).

Sebab, mantan bos PLN ini khawatir bila semen baturaja tidak diizinkan IPO. Karena hal itu dapat menghambat kemajuan PT Semen Baturaja sendiri. "Kalau tidak diizinkan kemajuannya akan lambat, dan sinyal Internasionalnya kurang baik," papar Dahlan.

Seperti diketahui setelah melalui perdebatan panjang, kemarin (11/2) rapat internal yang digelar oleh Komisi XI DPR selama dua jam, akhirnya memutuskan menyetujui PT Semen Baturaja (PT SBR) (Persero) untuk Initial Public Offering (IPO).

Hanya saja, persetujuan DPR itu disertai syarat. Mereka meminta kejelasan Kementerian BUMN dan juga Direksi Semen Baturaja memberikan penjelasan soal roadmap perusahaan ke depan. Sebab, meski roadmap sudah beberapa kali diminta DPR, pihak direksi Semen Baturaja maupun Kementerian BUMN tidak pernah memberikan penjelasan.

"Harus ada penjelasan tentang roadmap BUMN secara keseluruhan, termasuk soal ada beberapa proyeksi keuangan yang belum dijelaskan. Padahal sudah ditanyakan Komisi XI," ucap Anggota Komisi XI DPR Zaini Rahman di Gedung DPR Senin kemarin (12/2). (chi/jpnn)

Sumber : JPNN, 12.02.13.

[English Free Translation]
Minister for State Owned Enterprises (SOEs or Menteri BUMN) Dahlan Iskan relief. The reason, the House finally approved  PT Semen Baturaja (PT SBR) to collect public funds through the IPO (Initial Public Offering / IPO).

Sunday, February 17, 2013

[KG-047/2013] Perkembangan Stasiun KA Waru – 17/02/13

SURABAYA: Peruntukan stasiun kereta api Waru, Surabaya untuk kegiatan komersil di masa yang akan datang membuktikan betapa stasiun ini memiliki lokasi strategis untuk bisnis. Untuk itu, PT Kereta Api Logistik (KALOG) merevitalisasi fungsi stasiun ini.

KALOG merupakan salah satu afiliasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan kedepannya bakal menggandeng mitra kerja swasta untuk menghidupkan fungsi stasiun ini agar memiliki daya jual sendiri.

Berikut ini catatan dokumentasi, saat memulai soil test, pembersihan areal dari alang-alang, penataan rencana area container yard (CY) hingga pengecoran. Semua demi kelancaran proses perwujudan percepatan komersialisasi kawasan stasiun Waru.

Hasilnya masih harus menunggu waktu karena perapihan berlangsung setahap demi setahap. Enjoy.

Sumber : KALOG / Foto : Supriadi – KALOG SUB.

[English Free Translation]
Appropriation Waru railway station, Surabaya for commercial activities in the future, prove how the station has a central location for business. For that purpose, PT Kereta Api Logistik (KALOG) revitalizing the function of this station.

Saturday, February 16, 2013

[KU-046/2013] Alex Noerdin: 2019 Palembang Dipastikan Macet Total


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Di hadapan guru-guru dan jajaran pengurus PGRI Sumsel dan pusat, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin memaparkan rancangan pembangunan monorel di Palembang.

"Tahun 2019 Palembang dipastikan macet total. Jadi hal ini memang harus segeranya diantisipasi. Solusinya yakni dengan membangun monorel," ujar Alex yang memberikan kata sambutan pada acara Konferensi Kerja Provinsi III PGRI Sumsel, di Gedung Guru Sumsel, Jalan Ahmad Yani SU I Palembang, Sabtu (16/2/2013).

Dikatakan Alex, monorel akan dibanguan sebanyak empat koridor di Palembang sehingga kemacetan akan bisa diatasi.

"Empat tahun lagi monorel akan segera ada. Mungkin banyak yang pesimis. Tapi kami akan tetap optimis seperti pembangunan Venues SEA Games beberapa waktu lalu yang berhasil," ujar Alex yang kemudian disambut tepuk tangan ratusan peserta konferensi.

Sumber : Seiwijaya Post, 16.02.13.

[English Free Translation]
Palembang in 2019 standstill ascertained. The solution is by building a monorail - as presented by South Sumatera Alex Noerdin, who gave a speech at the Work Conference III PGRI Province of South Sumatera, Saturday (02/16/2013). Alex says, the monorail will be built four corridors in Palembang so that congestion can be overcome.

Friday, February 15, 2013

[KU-045/2013] Gubernur Janjikan Kawasan Agropolitan


SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin berencana membangun kawasan Agropolitan di Semendo, Kabupaten Muaraenim.

Janji tersebut disampaikan Alex Noerdin ketika sosialisasi pemanfaatan konversi gas elpiji 3 Kg di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Jumat (15/2/2013).

Menurut Gubernur Alex, besarnya potensi pertanian di Kecamatan Semendo, harus dikelola secara optimal.

"Semendo kaya akan potensi pertanian. Ini harus dioptimalkan. Tahun ini, kita upayakan membangun kawasan agropolitan di Semendo," ujar Alex.

Menurutnya, jika ada kawasan agropolitan di Semendo maka ada jaminan bagi petani untuk meningkatkan produksi pertaniannya.

Sementara itu,  tokoh masyarakat Semendo, Muhammad Bakri mengatakan masyarakat di Semendo sangat mendambakan kehadiran Gubernur Alex Noerdin.

"Warga disini sudah berdatangan ke lokasi acara sejak pukul 06.00 tadi ," kata Bakri seraya menambahkan ini ditunjukkan masyarakat karena merasa bangga dengan gubernur mereka pak Alex Noerdin.

"Kami merasa bangga dengan pak Alex,karena sejak kepemimpinan beliau kami bisa merasakan berobat gratis. Anak-anak kami juga,bisa menikmati sekolah gratis. Karenanya masyarakat Semendo, mendukung agar pak Alex memimpin kembali Sumsel untuk periode 2013-2018,"ungkap Bakri.

Ia juga menyebut, jika Alex terpilih kembali memimpin Sumsel, masyarakat Semendo berharap Alex  dapat lebih memperhatikan pertanian.

"Di Semendo, masih banyak lahan yang belum tergarap. Kami berharap, ini bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat," pintanya.

Dalam kesempatan ini, gubernur juga memberikan bantuan ke desa dan kelurahan di 32 Kecamatan Semendo Darat Laut dan Darat Ulun dengan total Rp1,6 milyar. Masing-masing desa dan kelurahan sebesar Rp 50 juta.

Alex berpesan kepada desa dan keurahan agar dapat memanfaatkan dana bantuan tersebut semaksimal mungkin.

"Kalau ABPBD Sumsel terus meningkat hingga 10 (riliun dalam tiga tahun kedepan saya akan tingkatkan lagi bantuan untuk desa dan kelurahan di Sumsel," ungkap Alex Noerdin.

Sumber : Sriwijaya Post, 15.02.13.

[English Free Translation]
Governor of South Sumatera, H Alex Noerdin plans to build the Agropolitan in Semendo, Muaraenim District. According to the Governor, the potential of agriculture in Sub Semendo, should be managed optimally.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...