Tuesday, April 30, 2013

[KG-117/2013] Persiapan Menuju “KAI Expo”


Menjelang pembukaan “Kereta Api Indonesia (KAI) Expo” yang akan dibuka esok hari Rabu 01/05 di Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah. Stand PT Kereta Api Logistik (KALOG) berbenah diri menyiapkan segala sesuatunya.

Hingga sore tadi sekitar jam 16.00, sebagaimana dilaporkan oleh rekan-rekan yang akan menjaga gawang pameran selama 5 (lima) hari berturut-turut, Bagus dan Nanda mengamati proses pengerjaan akhir hingga malam ini.

Konstruksi stand, penyiapan layar dengan foto dokumentasi aktifitas KALOG serta LCD sudah siap pasang, termasuk pengadaan leaflet dan brosur. Berikut ini gambaran umum persiapan KAI Expo 2013 untuk referensi Pembaca sekalian.



Pemberitaan sebelumnya, silahkan baca [KA-113/2013] “Kereta Api Indonesia Expo” 01-05/05/13. Good luck Bro’.

Sumber : KALOG / Foto : Bagus-Nanda.

[English Free Translation]
Wednesday 01/05, located in Lawang Sewu, Semarang, Central Java will be held activities "Indonesian Train Expo" or known as "Kereta Api Indonesia Expo" which will last until 05/05/2013. Congrats !

Monday, April 29, 2013

[KU-116/2013] Palembang : Enam Kapal Ditabrak Tongkang Batubara


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapal tongkang bermuatan batu bara menyeret tiga kapal tugboat hingga satu kilometer dan merusak tiga kapal jetfoil hingga penyok. Peristiwa tersebut terjadi di perairan Sungai Musi, tepatnya di kawasan Pelabuhan Peti Kemas Boom Baru, Jalan Slamet  Riyadi Palembang, Senin (29/4/2013).

Salah seorang anak buah kapal (ABK) tugboat Lee-3, Helmi (58) menjadi korban kejadian naas ini. Helmi (58) warga perumahan Hoktong Plaju, mengalami pendarahan hebat di kepalanya akibat terjatuh dari atas tongkang pengangkut karet yang ditumpangi. Korban kemudian dibawa oleh rekan-rekannya ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Boom Baru Palembang, Senin (29/4).

Muhammad Yamin (48), rekan kerja dari Helmi menyatakan, saat kapalnya sedang bersandar tiba-tiba kapal tongkang bermuatan batubara tersebut mendekati kapal mereka.

"Tongkang itu datang dari arah Keramasan lalu mendekat ke arah kami. Saat kejadian aku sama Helmi sudah berpegangan dengan kapal, tapi pegangan Helmi lepas. Dia jatuh ke bawah kapal dengan posisi kepalanya duluan. Kapal kami terus diseret tongkang tadi, sampai menabrak tiga jet foil yang ada disana," katanya.

"Aku tidak bisa menolong Helmi, karena kapal kami juga terangkat kepucuk. Setelah kembali ke kondisi semula, kami langsung membawa dia ke rumah sakit. Sayangnya kami tidak tahu nama kapalnya, tapi yang warna merah yang menabrak" ujarnya.
      
Zainuri (48), ABK tugboat PT Prasida Aneka membenarkan kejadian tersebut. "Setelah tongkang tadi menabrak kapal yang di depan, dia juga menyeret dua kapal kami, baru berhenti setelah nabrak tigo kapal jetfoil yang ada disana. Lihatlah kapal kami penyok semua. Kami sudah menghubungi pihak kantor, tapi belum datang sampai sekarang. Kapal itu langsung berlari kesitu, jadi kami tidak bisa membaca nama kapalnya itu," kesalnya. 

Pihak keluarga yang dihubungi oleh teman korban langsung mendatangi tempat kejadian. Rozak (57) adik korban mengaku tidak tahu kondisi kakaknya tersebut. "Aku juga baru datang, jadi belum lihat kondisnya di dalam UGD. Kami masih menunggu kabar dia. Semoga perusahaan mau membantu kami," harapnya.  

Sumber : Sriwijaya Post, 29.04.13. Foto : Ilustrasi.

[English Free Translation]
Barges loaded with coal dragging three tugboats to one kilometer and damaging three ships jetfoil to dent. The incident occurred in the waters of the Musi River, precisely in the area of ​​Container Port Boom Baru, Jalan Slamet Riyadi Palembang, Monday (29/04/2013).

Sunday, April 28, 2013

[KU-115/2013] Sumsel Perluas Area Free Wi-Fi


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumsel terus memperluas jaringan area free Wi-Fi. Tujuannya supaya masyarakat semakin mudah mengakses informasi dan pengetahuan melalui jaringan internet.

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dalam acara Aksi Keselematan Jalan yang dilaksanakan  Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumsel,  Sabtu (27/4) mengatakan Sumsel Wi-Fi Free Area merupakan prioritas pemerintah dalam membuka akses luar dan pengetahuan bagi masyarakat.

Ia mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk meningkatkan kualitas masyarakatnya. "Program Wi-Fi free area merupakan program yang dicanangkan untuk masyarakat. Dengan adanya program tersebut, masyarakat bisa mengakses dunia luar melalui layanan internet dimanapun berada," katanya.

Ia menambahkan, kedepan Pemprov Sumsel akan memasang layanan Wi-Fi free area di 15 Pondok Pesantren kabupaten/kota di Sumsel. Selain itu pemerintah provinsi sebelumnya juga sudah melakukan pemasangan di area kantor pemkab/kota.

Sumber : Sriwijaya Post, 28.04.13.

[English Free Translation]
South Sumatera provincial government continues to expand the network of free Wi-Fi area. The goal is that the public is increasingly easy access to information and knowledge through the Internet.

Saturday, April 27, 2013

[KU-114/2013] Sumsel : Truk Batu Bara dan Kebun Kuras Solar


SRIPOKU.COM, BATURAJA - Di tengah kelangkaan solar terjadi dimana-mana armada batu bara terus menguras solar bersubsidi baik di SPBU maupun di tingkat pengecer.

Pantauan Sripoku.com, tampak di SPBU di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Sabtu (27/4/2013), antrean truk kebun dan batu bara memenuhi SPBU.

Petugas SPBU mengaku kewalahan menghadapi sopir truk batu bara ataupun truk kebun. Sebab para sopir sudah mensiasati dengan hanya mengisi BBM di SPBU di saat armada sedang kosong sehingga tidak ada alasan petugas menolak mengisi bahan bakar.

Sedangkan apabila truk sedang berisi batu bara biasanya sopir membeli bahan bakar di pengecer.

Petugas kesulitan membedakan mana truk tambang atau kebun dengan truk angkutan sembako sebab truk batu bara atau kebun belum ditempel stiker seperti imbauan pemerintah.

Sumber : Sriwijaya Post, 27.04.13.

[English Free Translation]
In the midst of scarcity of diesel happening everywhere, coal fleet continued to drain both subsidized diesel at the pump and at the retail level.

Friday, April 26, 2013

[KA-113/2013] "Kereta Api Indonesia Expo" 1-5/5/2013

JAKARTA: PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng PT Telkom, Telkomsel dan Bank BNI menyelenggarakan kegiatan pameran, yang dinamai "Kereta Api Indonesia Expo" mulai tanggal 1-5/5/13 mendatang.

Dimana tuh ? Pertanyaan menarik. Bertempat di Lawang Sewu, Semarang dan PT KAI akan membawa serta perusahaan afiliasi dalam momen penting ini, yakni : PT Reska, PT Railink. PT KA Tours dan PT Kereta Api Logistik (KALOG).

Bagi Anda yang tertarik dengan pameran ini, silahkan kunjungi stand PT KAI sambil menikmati suasana temaram Kota Semarang tapi ingat, jangan pasang jurus langkah seribu walau Anda berada di areal Lawang Sewu he he he.

Enjooooy ...

Sumber / Foto : KAI.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Indonesia (Persero) with PT Telkom, Telkomsel and Bank BNI organizes exhibitions, called "Train Expo" or "Kereta Api Indonesia Expo", which will be open from 1/5/13 until 5/5/13.

Thursday, April 25, 2013

[KU-112/2013] Pengalihan Izin Tambang : Pengusaha Tuntut Ketegasan Pemerintah


BISNIS.COM, JAKARTA—Pemerintah harus mempertegas dalam pengalihan izin usaha pertambangan dari pemerintah kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi, agar investor tidak tertekan jika ada konflik.


Izin usaha pertambangan selama ini berada di bawah pemerintah daerah. Wacana pengalihan ini sebenarnya tidak memberikan reaksi besar pada pasar.
Namun, pemerintah harus memberi kepastian agar tidak terjadi gesekan antara pemerintah kabupaten/kota dengan provinsi.
"Kepastian itu harus ada, karena konsekuensi perubahan ini besar. Sebenarnya pengusaha tidak masalah, hanya teknis di lapangan saja yang harus dipertegas," ujar Hendra Sinadia, Ketua Kelompok Kerja Hukum Pertambangan Perhapi di Jakarta hari ini, Senin (8/4/2013).
Keputusan perubahan ini menurut Hendra merupakan koreksi dari pemerintah. Sebelumnya, Senin (1/4) Menteri Dalam Negri Gamawan Fauzi mengatakan pemerintah provinsi belum maksimal mengawasi izin usaha yang dikeluarkan pemerintah. 
Hingga saat ini jika terjadi konflik di sekitar wilayah izin pertambangan, pemerintah pusat yang harus turun tangan. 
"Jika tidak tegas dalam pelaksanaan teknis, akan ada tarik menarik antara pemerintah kabupaten/kota dengan provinsi. Posisi perusahaan pasti jadi sulit," imbuh Hendra .
Alur perizinan selama ini sebenarnya sudah jelas. Investor hanya butuh ketegasan dari pemerintah. Sikap tersebut dibutuhkan sebab tahun ini merupakan masa transisi menjelang pemilu 2014.
Sumber : Bisnis Indonesia, 08.04.13.

Catatan :

Berita terkait isu diatas, silahkan baca [KU-104/2013] Izin Pertambangan : Lebih Baik Ditangani Pemda, Kenapa ?, [KU-097/2013] Izin Tambang Ke Provinsi : Solusi Atasi Proyek Bermasalah dan [KU-091/2013] Izin Pertambangan : Akan Dialihkan dari Bupati/Walikota Ke Gubernur.


[English Free Translation]
Government should reinforce the transfer of the mining license of the district / city to the provincial government, so investors are not depressed if there is a conflict. Mining permit for this is under the local government. Diversion discourse is actually not give a big reaction in the market.


Wednesday, April 24, 2013

[KG-111/2013] Fokus Membangun ICT


JAKARTA: Agar pengembangan infrastruktur IT (information technology) ato sekarang lebih dikenal dengan ICT (information and computer technology and or telecommunications) sejalan, antara anak perusahaan dan induk perusahaan.

Belum lama ini diadakan berbagai pertemuan hingga pencarian vendor untuk bisa menstandarkan kebutuhan ICT secara grup. Bila anak perusahaan memiliki keunikan tersendiri, setidaknya bisa diantisipasi dengan program "bridging".

DI KAI Bandung diadakan window shopping ERP systems, sementara itu di sisi lain, KALOG mengundang provider seperti : Asyst, SCMpro dan lain-lain, serta secara internal KALOG menguji coba software systems internal yang dinamai CIC (container inventory control).

Kebutuhan akan hadirnya sistem piranti lunak yang mumpuni, sudah menjadi kebutuhan sehingga kedepannya, sektor ICT akan mendapat perhatian khusus dari manajemen, agar bisa mengimbangi kemajuan teknologi terkini.

Ikuti terus perkembangan sektor IT KAI dan anak usahanya, dari waktu ke waktu ya. Berikut ini sejumlah dokumentasi diberbagai tempat dan lokasi. Enjoy.



Sumber / Foto : KALOG.

[English Free Translation]
Within passed 2 weeks, the IT team’s so busy with various activities of selecting a vendor to internal self-test system, to run in parallel. The need for software systems has become a priority for KAI and its subsidiaries.

Tuesday, April 23, 2013

[KU-110/2013] Produksi Batu Bara: Permintaan Meningkat, Diprediksi Capai 400 Juta Ton


BISNIS.COM, JAKARTA--Produksi batu bara nasional sepanjang 2013 diprediksi akan melampaui 400 juta ton. Hingga kuartal-1 2013 saja, produksi baru bara nasional telah mencapai 93 juta ton.


Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI) Bob Kamandanu mengatakan peningkatan produksi batu bara nasional disebabkan peningkatan permintaan dari Jepang, Korea Selatan, Thailand dan Taiwan. Pasalnya, perkembangan ekonomi negara tersebut tengah mengalami kemajuan yang pesat dibandingkan negara lainnya.

"Produksi batu bara dengan kualitas rendah (low rank coal) saja tumbuh sekitar 20%. Ini karena tumbuhnya kebutuhan low rank coal untuk pembangkit listrik di dalam negeri," katanya di Jakarta, Senin (15/4).

Bob mengungkapkan saat ini memang komposisi batu bara kualitas rendah telah menyamai produksi batu bara kualitas tinggi. Karenanya, dirinya optimistis produksi batu bara nasional dapat menembus 400 juta ton sepanjang 2013, lebih tinggi 4,4% jika dibandingkan dengan realisasi produksi batu bara 2012 yang mencapai 383 juta ton.

Penurunan produksi yang dilakukan perusahaan batu bara berskala kecil, lanjut Bob, tidak akan mempengaruhi produksi batu bara secara nasional.
Apalagi, saat ini pemerintah tidak memasukan batu bara asal Kalimantan Selatan dalam rencana produksinya tahun ini.

Tidak dimasukkannya produksi batu bara dari Kalimantan Selatan itu mengakibatkan perbedaan catatan produksi batu bara yang dimiliki APBI dengan catatan pemerintah. Pemerintah sendiri mencatat realisasi produksi kuartal-1
2013 sekitar 99 juta ton dan produksi sepanjang tahun ini akan mencapai 390 juta ton.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Prasodjo mengatakan hingga Februari 2013 lalu, produksi batu bara telah mencapai sekitar 66 juta ton, dengan rincian 50 juta ton di ekspor dan 16 juta ton sisanya untuk keperluan domestik.

"Batu bara dalam negeri paling banyak masih diekspor ke China, India, Korea, Jepang, Thailand dan Taiwan. Di sana juga kan banyak dibangun pembangkit listrik tenaga batu bara," ungkapnya.

Harga batu bara acuan (HBA) yang diterbitkan Kementerian ESDM pada Maret 2013 sendiri adalah US$90,09 per ton. Harga tersebut naik sekitar 2% jika dibandingkan dengan HBA yang telah ditetapkan pemerintah pada Februari
2013 yang sebesar US$88,35 per ton.

Saat ini, lanjut Edy, batu bara asal Kalimantan masih mendominasi batu bara yang diproduksi secara nasional. "Setidaknya 90% batu bara yang diproduksi saat ini berasal dari Kalimantan. Untuk itu kami perlu memikirkan pembatasan produksi," jelasnya. (if)

Sumber : Bisnis Indonesia, 15.04.13.

[English Free Translation]
National coal production during 2013 is expected to exceed 400 million tons. Until the 1st quarter of 2013, the national coal production has recently reached 93 million tons.

Monday, April 22, 2013

[KU-109/2013] Kereta Api Mahasiswa Bakal Beroperasi Lagi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sempat tidak beroperasi, kini Kereta Api (KA) Mahasiswa jurusan Palembang-Indralaya akan segera beroperasi. Hal ini ditegaskan Kepala UPTD Kereta Api Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi Sumsel, Kurniawan, kepada Sripoku.com, Kamis (11/4/2013).

Dia mengatakan, kalau tidak ada hambatan, Insya Allah bulan depan KA Mahasiswa bisa beroperasi kembali.

Sejak 1 April 2012 silam, KA Mahasiswa tidak lagi beroperasi. Hal ini, dikarenakan telah terjadi kerusakan pada mesin. Saat ditanya tentang kenapa KA Mahasiswa bisa begitu lama tidak beroperasi, Kurniawan, menjelaskan bahwa tidak adanya tenaga ahli lokal yang mampu memperbaiki kerusakan sehingga membuat pihaknya harus meminta bantuan kepada PT INKA (Madiun), serta komponen mesin tidak tersedia di Indonesia.

Kurniawan menuturkan, saat ini pihaknya terus berupaya agar KA Mahasiswa bisa secepatnya beroperasi. Rencananya, Rabu (17/4/2013) akan dilakukan tes lintas Kertapati-Indralaya. Tes ini dilakukan secara internal untuk uji kelayakan jalan oleh pihak PT KAI, PT INKA dan Dishub Sumsel. Apabila tes lintas tersebut tidak ada masalah, maka akan dilanjutkan dengan tes terakhir oleh Tim Kementerian Perhubungan untuk uji sertifikasi.

"Semoga saja tidak ada kendala, kita berharap dapat memberikan yang terbaik kepada Public,"ujarnya.

Berdasarkan pengalaman yang sudah lalu, Kurniawan meminta kepada PT KAI sebagai operator untuk memperbaiki pola manajemen seperti mengevaluasi jadwal keberangkatan, meningkatkan keamanan dan kenyamanan, sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang KA Mahasiswa, serta menyediakan lapangan parkir motor khusus untuk mahasiswa. 

"Pada saat peresmiannya nanti, kita akan mengundang mahasiswa dan pegawai Unsri, untuk membahas pola manajemen yang baik seperti apa, sehingga permasalahan teknis tidak terjadi lagi," kata Kurniawan. (Rolly Angga)

Sumber : Sriwijaya Post, 12.04.13.

[English Free Translation]
Had not operate for almost a year, special train for student (known as “Kereta Api Mahasiswa”) Palembang - Indralaya will soon be operational. Head UPTD KA Diskominfo South Sumatera, Kurniawan said, if there are no obstacles, next month KA Mahasiswa can operate again.

Sunday, April 21, 2013

[KU-108/2013] PLTG Sumsel : Jadi Contoh Daerah Lain


PALEMBANG – Sumsel kini memiliki pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berbahan baku gas alam yang terkompresi (compressed natural gas/CNG) pertama di dunia. Dengan keberadaan pembangkit ini, terjadi penghematan biaya produksi listrik hingga US$59.500.

Pembangunan pembangkit di Jakabaring ini dilatarbelakangi tingginya permintaan energi listrik, khususnya kebutuhan malam hari. Di satu sisi, Sumsel memiliki banyak sumur gas alam dengan kapasitas produksi kecil.

Karena itu, dianggap pas apabila kemudian dibangun pembangkit CNG untuk memenuhi kebutuhan listrik Sumsel tersebut. Kata Direktur PT PLN (persero), Nur Pamudji, kebutuhan listrik terbesar untuk penerangan. Karena itu, pembangkit listrik harus dioperasionalkan pada malam hari.

“Gas alam itu nantinya digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik sehingga dapat menghasilkan data listrik sekitar 12 MW,” ujarnya. Sebelum digunakan untuk menghasilkan listrik, gas dari sumur-sumur kecil tersebut dikumpulkan terlebih dahulu dalam instalasi CNG storage plant.

Nah, gas yang terkompres hingga sekitar BBTUD itu dapat digunakan untuk operasional pembangkit selama enam jam. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga listik pada beban puncak, PLN menyiapkan tiga unit pembangkit listrik tenaga gas turbin aerodervatove TM2500 berkapasitas masing-masing 18 MW. 
 

Nah, energi listrik yang dihasilkan PLTG CNG tersebut disalurkan selama enam jam ke sistem Sumatera melalui transmisi 150 kV ke rumah – rumah pelanggan. “Dulu, pada malam hari masih menggunakan pembangkit minyak  karena tidak ada tempat untuk menyimpan gas.  Kini, sudah dirintis pembangkit CNG untuk “mengamankan” kebutuhan listrik pada malam hari,” kata Nur Pamudji.

Yang dimaksud CNG, gas alam dimampatkan dan disimpan dalam tabung dengan tekanan sekitar 200-250 bar dalam waktu 18 jam per harinya. Gas tersebut lalu dialirkan lagi  melalui pipa pembangkit PLTG yang nantinya beroperasi saat beban puncak. Pembangunan pembangkit CNG di Sumsel ini, kata Nur Pamuji, akan menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia.

Di antaranya Jambi, Kalimantan Timur dan Pasuruan. “Nah, yang di Pasuruan dan Jambi rencanya akan selesai juga dalam waktu dekat ini juga,” bebernya.  Direktur Utama PDPDE Sumsel, Caca Ica Saleh mengatakan, pihaknya menyiapkan lahan dan suplai gas sebesar 3 MMSCFD yang diperoleh dari SK Migas dalam hal ini PT Medco E&P.
 

Berdasarkan perjanjian jual beli gas, pipa dialirkan dari Muara Enim ke Palembang melalui pipa milik Pertamina Gas (Pertagas). “Dalam pengelolaan dan pengoperasian jaringan pipa dan metering, PDPDE bekerja sama dengan PT PDPDE Gas. Untuk proses CNG, kita bekerja sama dengan PT Daruma Mitra Alam,”ucapnya.

Ditambahkan Caca, PLN menyediakan tiga unit gas turbin, salah satunya untuk cadangan. PLN juga membangun incomer, gardu induk, dan tiga tower transimisi 150 KV. Kontrak suplai CNG dengan PLN  sendiri selama delapan tahun. “Proyek ini mampu menyerap 59 tenaga kerja. Pembangunannya sendiri sekitar 11 bulan,”tuturnya.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin meminta PT Medco menambah suplai gas untuk pembangkit ini dari kesepakatan awal kontrak delapan tahun. Ia mengatakan, suatu kebanggaan karena pembangkit CNG di Sumsel merupakan sejarah baru di dunia dan akan ditiru banyak daerah lain di luar Sumsel.  “Kita selalu jadi pionir dan pembangkit CNG ini akan digunakan pada malam hari,”pungkasnya. (rip/ce2)


Sumber : Sumatera Ekspress, 17.04.13.

[English Free Translation]

South Sumatera (or known as Sumsel) now has a gas power plant (power plant) made ​​from compressed natural gas (compressed natural gas / CNG) first in the world. In the presence of these plants, electricity production cost savings occur up to U.S. $ 59,500.

Saturday, April 20, 2013

[KA-107/2013] Dirut KAI : Program “Melihat Dunia Luar”


BANDUNG: Sampai dengan akhir tahun 2013, saya memperkirakan bahwa total pegawai aktif yang sudah dikirim ke luar negeri untuk berbagai program perkeretaapian dalam berbagai bentuk dan cara akan mencapai sekitar 1.100 orang.

Artinya dalam 5 tahun terakhir,  sekitar 1 dari 25 pegawai aktif kita telah berkesempatan "melihat dunia luar".

Program melihat dunia ini diperkirakan mengeluarkan biaya sekitar Rp. 30 Milyar dalam 5 tahun terakhir ini dimulai sejak 2009 sampai 2013 atau rata2 sebesar Rp. 6  Milyar setahun. Coba kita bandingkan dengan Total Biaya Tenaga Kerja Tahunan Rata2 dalam 5 tahun yang mencapai Rp. 2,2  Trilyun per tahun. Artinya program melihat dunia hanya menghabiskan 0.27% dari total biaya tenaga kerja rata2 tahunan itu.

Apa ada yang salah ya? Kalau PLN yang melayani kebutuhan listrik hanpir untuk seluruh rakyat Indonesia boleh untung Rp. 3.2 Trilyun di  tahun 2012, mengapa KAI tidak boleh dikelola secara korporasi yang modern? Tengoklah Bank Rakyat Indonesia yang memiliki misi utama pembiayaan usaha rakyat malah meraup keuntungan Rp 18 Trilyun di tahun lalu.

Program ini adalah suplemen dari program Pusdklat KAI yang secara rutin melaksanakan pendidikan internal.

Dengan melihat "dunia", Saya ingin semua lapisan pegawai KAI menjadi cerdas, memiliki kemauan  dan berbuat untuk kemajuan.

Tanpa program melihat dunia, KAI tidak akan mampu berubah dengan cepat dalam pelayanan dan keselamatan, tidak akan mampu menerima aspirasi masyarakat dalam kebutuhan kereta api yang lebih baik dan tidak akan siap untuk mengembangkan perkeretaapian kita.

Disisi lain, kegiatan ini diprotes  oleh para oknum tokoh  pensiunan dengan mengirimkan surat protes kepada Dewan Komisaris KAI dan ditertawakan oleh Dewan Komisaris KAI. Bahkan menurut laporan yang dapat dipercaya bahwa ada oknum pensiunan yang mengirimkan surat kaleng yang tidak benar isinya kepada Penegak Hukum baik langsung ataupun melalui LSM.  Keterlaluan !

Saya selalu membayangkan para mantan pemimpin itu selayaknya  seperti orang tua terhadap anaknya, yang selalu berharap anaknya menjadi  lebih maju dan lebih baik daripada mereka, bukan malah sebaliknya.

Akhirnya, saya mewajibkan semua pegawai yang telah melihat dunia supaya menerapkan dalam bidang tugas masing masing dan menularkan semangat perbaikan dilingkungan kerjanya.

Sebagai tambahan, selama saya berdinas selama 4 tahun anggaran di KAI mulai 2009 - 2012, total laba bersih KAI sekitar Rp. 990 Milyar dan untuk pertama kalinya dalam sejarah perkeretaapian di pangkuan Republik Indonesia,  KAI akan membayar deviden untuk Pemegang Saham KAI yaitu Negara Republik Indonesia sekitar Rp. 40 Milyar !

Tidak ada yang tidak bisa diperbaiki, saya yakin akan hal ini sebagaimana saya melihat seorang sosok putera Indonesia bernama Sehat Soetardjo yang bermukim di Amerika dan menjadi salah seorang terkaya di dunia sejak usia dibawah 40 tahun !

Saya ingin tulisan ini dimuat di Majalah Kontak agar semua insan KAI dapat membacanya.

Selamat bekerja dan berkreasi terbaik.

Sumber : Ignasius Jonan via milis KAI / Kredit Foto : Tempo.

[English Free Translation]
As of the end of 2013, I estimate that the total active employees who have been sent abroad for various railway programs in various forms and ways, to reach about 1,100 people – Jonan’s said, known as President Director PT Kereta Api Indonesia (Persero),

Friday, April 19, 2013

[KA-106/2013] Kunjungan Direksi PT KAI Ke Medan 16/04/13


JAKARTA: Selasa 16/04, Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdiri dari Direktur Utama Ignasius Jonan, Direktur Pengelolaan Prasarana Candra Purnama, Direktur Pengelolaan Sarana Rono Pradipto, Direktur Pengelolaan Aset Non Produksi Edi Sukmoro dan Direktur Keuangan Kurniadi Atmosasmito serta Ketua PIKKA Ratnawati Jonan berkunjung ke Divre 1 Medan.

Agenda perjalanan dinas, yakni melihat perkembangan pembangunan kereta api (KA) bandar udara (Bandara) Kualanamu serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) pendukung City Railink Station (CRS) Medan.

Selain itu, dalam kunjungan ke Medan juga disempatkan mengunjungi Balai Yasa Pulubrayan. Berikut ini foto dokumentasi hasil kunjungan Direksi PT KAI ke Sumatera Utara.



Sumber : KAI / Kredit Foto : Azhar Zaki.

[English Free Translation]
Tuesday 16/04, the Board of Directors of PT Kereta Api Indonesia (KAI) which consists of the President Director Ignasius Jonan, Director of Infrastructure Management Candra Purnama, Director of the Facilities Management Rono Pradipto,  Director of  Asset Management - Non Production Edi Sukmoro, Chief Financial Officer Kurniadi Atmosasmito and Chief PIKKA Ratnawati Jonan visit to Regional Division (Divre) 1 Medan, North Sumatera.

Thursday, April 18, 2013

[KU-105/2013] Ini Dia Mega Proyek Kereta Batubara Di Kalimantan

Jakarta - Tidak lama lagi Kalimantan akan mempunyai kereta api khusus untuk pengangkutan komoditas batubara. Proyek ini menghabiskan dana hingga puluhan triliun rupiah. 

Pelaksanaan Harian Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan yang merangkap Direktur Lalu Lintas dan Angkutan KA Anggoro Budi Wiryawan mengatakan, tahun 2014 pembangunan kereta api ini akan dimulai.

"Tahun depan Pulau Kalimantan akan ramai dengan pembangunan KA," tegasnya dalam jumpa pers GAPEKA tahun 2013 di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Beberapa proyek KA khusus batubara adalah sebagai berikut:

1. Muara Wahau ke Lubuk Tutung
Kalimantan Timur dari Muara Wahau ke Lubuk Tutung sepanjang 120 km. Saat ini pembebasan tanah sudah 90% dengan panjang 120 km dengan perkiraan biaya Rp 11 triliun. 

Kapasitas rencana 15 juta ton/tahun untuk pengangkutan batubara. Pembangunan ini dilakukan oleh swasta oleh PT Trans Kutai Kencana. Groundbreaking awal 2014.

2. Muara Tuhup ke Balikpapan

Investor Rusia yaitu Kalimantan Rail PTE.Ltd, membangun jalur kereta sepanjang 160 km dari Muara Tuhup, Kalipapak, Kota Bangun, Samarinda ke Balikpapan. Ini untuk pengangkutan batubara dengan nilai Rp 11 triliun. Tahun 2017 sudah bisa operasi.

3. Kalimantan Tengah

Masih persiapan pengajuan lelang dengan panjang 424 km, dari Puruk Cahu, Bangkuang/Mangkatib-Batanjung (Kalimantan Tengah) akan mengangkut 49,7 juta ton/tahun. Perkiraan biaya Rp 30 triliun.

Menurutnya nanti ukuran rel yang akan digunakan berbeda dengan ukuran rel di Pulau Jawa. Ukuran rel yang akan digunakan adalah dengan lebar 1435 mm sedangkan di Pulau Jawa adalah 1067 mm.

"Intinya tahun depan Kalimantan akan ramai dengan pembangunan KA tetapi treknya ukuran1435 mm sama dengan Eropa dan China. Agar kecepatan makin tinggi dan kapasitas angkut makin besar dan ini yang kedua setelah Aceh," jelasnya.

Sumber  : detkFinance, 08.03.13.

[English Free Translation]
No longer Kalimantan will have special trains to transport coal commodities. The project is to cost up to tens of trillions of dollars. Daily Implementation Director General of Railway Transportation Ministry who also acting as Railway Traffic and Transportation Director, Anggoro Budi Wiryawan, railway construction will begin in 2014.

Wednesday, April 17, 2013

[KU-104/2013] Izin Pertambangan : Lebih Baik Ditangani Pemda, Kenapa?


BISNIS.COM,JAKARTA--Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa menilai kewenangan pemberian izin usaha pertambangan, perkebunan, dan kehutanan sebaiknya tetap ada di level pemerintah kabupaten/kota sebagai bentuk implementasi otonomi daerah.


Hatta mengatakan kewenangan pemberian izin usaha diatur dalam UU Pemerintah Daerah dan diturunkan dalam Peraturan Pemerintah No. 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Kalau itu direvisi bisa. Tapi saya berpandangan, kalau izin itu biarlah di daerah otonomi yang mengeluarkan," ujarnya, Senin (8/4).

Namun, Hatta menegaskan pemberian izin oleh pemerintah kabupaten/kota harus melalui konsultasi dan mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi.

"Tapi sebelum izin itu dikeluarkan harus ada pembicaraan dengan provinsi untuk meyakinkan tata ruangnya benar," kata Hatta.

Proses perizinan usaha, imbuhnya, harus ditingkatkan menjadi lebih akuntabel dan transparan secara administratif sehingga tidak membingungkan investor.

"Akuntabilitasnya yang penting. Jangan sampai nanti daerah mengeluarkan ijin, kemudian apabila menimbulkan masalah yang diperkarakan pusat. Ini tidak dalam rangka untuk mengambil alih kewenangan, tidak," tuturnya.

Seperti diberitakan Bisnis, pemerintah berencana memindahkan kewenangan pemberian izin pertambangan, kehutanan dan perkebunan dari pemerintah kabupten/kota kepada pemerintah provinsi.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan perpindahan kewenangan memberikan izin memudahkan kontrol pemerintah pusat atas potensi penyalahgunaan wewenang pemberian izin oleh pemerintah daerah.

Sumber : Bisnis Indonesia, 08.04.13.

Catatan :

Berita terkait isu diatas, silahkan baca [KU-097/2013] Izin Tambang Ke Provinsi : Solusi Atasi Proyek Bermasalah dan [KU-091/2013] Izin Pertambangan : Akan Dialihkan dari Bupati/Walikota Ke Gubernur.


[English Free Translation]
Coordinating Minister for the Economy Hatta Rajasa assessing authority granting mining, farming, and forestry should remain at the level of district / city government as a form of regional autonomy.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...