Saturday, November 30, 2019

[KU-334/2019] Jalur Ganda KA Jombang-Solo 180 Km Mulai Dipakai


Bisnis.com, JAKARTA -- Jalur ganda kereta api Jombang-Solo sejauh 180 Km beroperasi, guna mendukung aktivitas Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Balai Teknik Perkeretaapian kelas I Wilayah Jawa Bagian Timur, berhasil melaksanakan Switch Over (SO) antara Stasiun Geneng–Stasiun Kedungbanteng, Sabtu (30/11/2019).

Keberhasilan SO ini menjadi tanda mulai dioperasikannya jalur ganda kereta api antara Stasiun Geneng–Stasiun Kedungbanteng sepanjang 37,700 Km’sp (kilometer spoor).

Direktur Jenderal Perkerataapian, Zulkifli menuturkan dengan keberhasilan SO ini, maka selesai pembangunan Jalur Ganda KA Lintas Selatan Jawa antara Kedungbanteng–Madiun sepanjang 57 Km'sp.

Pembangunan Jalur Ganda KA Lintas Selatan ini merupakan Proyek Strategis Nasional yang terbagi menjadi tiga bagian, yakni Kedungbanteng-Madiun (57 Km'sp), Madiun-Jombang (84 Km'sp), dan Jombang-Mojokerto (24 Km'sp).

Saat ini pembangunan Madiun-Jombang sudah selesai pada bulan Oktober lalu dan sudah dioperasikan. Sementara untuk pembangunan Jombang-Mojokerto baru mulai pembangunannya.

"Jadi pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa secara parsial dapat beroperasi baik ke arah timur maupun ke arah barat," ujarnya dalam keterangan, Sabtu (30/11/2019).

Dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019 yang telah diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan akan beroperasi mulai tanggal 1 Desember 2019, jalur ganda ini, sudah diakomodir.

Dengan demikian, lanjutnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bisa melakukan penambahan frekuensi perjalanan kereta api dan penambahan sarana perkeretaapian, untuk memenuhi kebutuhan mobilitas orang dan barang dengan kereta api.

SO tersebut menghubungkan Stasiun Geneng, Stasiun Paron/Ngawi, Stasiun Kedunggalar dan Stasiun Walikukun. Pelaksanaan SO dimulai sejak pukul 05.07 WIB sampai dengan pukul 08.10 WIB, Sabtu (30/11/2019).

Proses SO dilaksanakan pada saat window time atau pada saat tidak ada kereta yang melintas, sehingga mengurangi dampak terhadap operasional kereta api. Maka terhubunglah jalur ganda mulai dari Jombang-Madiun-Solo sejauh 180 KM.

"Dengan selesainya pembangunan jalur ganda maka akan bisa mendorong perekonomian masyarakat, karena frekuensi perjalanan kereta api bisa ditambah, waktu tempuh bisa semakin cepat, dan pada akhirnya pelayanan penumpang secara masal berbasis kereta api menjadi semakin baik," jelasnya.

Sumber : Bisnis, 30.11.19 / Foto : detik.

[English Free Translation]
The 180 km Jombang-Solo double-track railway line finally operates, to support the activities approaching Christmas 2019 and the New Year 2020 (Nataru). Class I Railroad Engineering Institute of the East Java Region, successfully implemented a Switch Over (SO) between Geneng Station and Kedungbanteng Station, Saturday (Nov 30th, 2019). Congrats !

Friday, November 29, 2019

[KU-333/2019] Railink Klaim Jumlah Penumpang Kereta Bandara Terus Meningkat


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kereta Bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta telah beroperasi selama hampir dua tahun. Kereta itu pertama kali beroperasi pada Januari 2018.

Setelah perjalanan selama hampir dua tahun tersebut, Kereta Bandara dinilai tidak terlalu diminati penumpang untuk menjadi akses transportasi ke Bandara. Misalnya saja di Stasiun Batu Ceper yang terletak di Kota Tangerang ini.

Pantauan Kompas.com, stasiun ini lengang, hampir tidak terlihat suasana lalu lalang penumpang yang hendak ke Bandara Soekarno-Hatta.

VP Corporate Secretary and Legal PT Railink, Muchtar mengatakan, meskipun terlihat sepi, penumpang Kereta Bandara terus mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat dari data volume penumpang yang dinilai signifikan.

"Sejak beroperasi KA Bandara Railink di Jakarta volume penumpang mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun," kata dia saat dihubungi Kompas.com melalui pesan teks, Kamis (28/11).

Muchtar memberikan data kenaikan penumpang pada tahun 2018 dengan rata-rata penumpang 1.712 per harinya. "Dan pada akhir bulan Desember sudah mencapai 2.749 penumpang per hari atau mengalami kenaikan 38 persen," ujar dia.

Sedangkan pada tahun 2019, Muchtar melanjutkan, terus ada peningkatan penumpang yang menggunakan jasa KA Bandara. Bahkan pada bulan Oktober 2019, penumpang bisa tembus di angka 5.652 penumpang. "Sampai dengan pertengahan November 2019 okupansi penumpang 32 persen," ujar dia.

Muchtar percaya, selangkah demi selangkah masyarakat mulai beralih menggunakan KA Bandara sebagai transportasi pilihan menuju Bandara Soekarno-Hatta. "Banyak masyarakat yang sudah mulai awereness dengan KA Bandara Railink," ujar dia.

Sumber : Kontan, 28.11.19 / Foto : detik.

[English Free Translation]
VP Rail Corporate Secretary and Legal of PT Railink, Muchtar said, although it looked quiet, passengers of the Airport Train continued to increase. This can be seen from the passenger volume data which is considered significant. Its a good news.

Thursday, November 28, 2019

[KU-332/2019] Menristek Dorong Konten Lokal LRT Jabodebek 100 Persen, Mimpikah?


Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi mendorong agar penggunaan tingkat komponen dalam negeri untuk pembuatan dan pengembangan kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek mencapai 100 persen.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menyatakan dorongan itu melalui penguasaan teknologi dalam mendukung kemandirian teknologi untuk kemajuan industri perkeretaapian Indonesia.

Dia optimistis industri perkeretaapian Indonesia dapat mandiri melalui penguasaan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam negeri. Namun, Menristek menegaskan memang membutuhkan waktu untuk menguasai dan mengembang manufaktur untuk menunjang perkeretaapian Indonesia, dan Indonesia terus bergerak menuju kemandirian teknologi perkeretaapian.

"Khususnya lokomotifnya, motor listriknya dan rem-nya yang masih harus impor, sisanya dibuat sendiri. Artinya, kita terus memperbaiki untuk meningkatkan lokal konten," katanya dalam peninjauan uji coba LRT Jabodebek dari Stasiun Cibubur ke Stasiun Ciracas di Stasiun LRT Cibubur di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok seperti dikutip Antara, Kamis (28/11/2019).

Menristek Bambang menuturkan para teknisi dan karyawan PT INKA sedang meningkatkan kemampuan teknologi, demikian juga Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk penguasaan teknologi kereta cepat.

Menurutnya, LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi penuh pada Juni 2021. "Jadi nanti kalau kereta cepat juga beroperasi kita harapkan tidak lagi kita bergantung kepada semata-mata dari yang luar negeri tapi kita sudah harus mulai menguasai teknologinya itu sendiri dan juga sampai kepada manufaktur," ujarnya.

Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari kereta LRT Jabodebek masih 42 persen dikarenakan komponen utama kereta yaitu sistem propulsi, train control and management system (TCMS) dan sistem pengereman masih impor.

"Gerbongnya dibuat oleh PT INKA sedangkan rel-nya oleh PT Adhi Karya. Bahwa masih ada teknologi yang dibeli dari luar negeri itu wajar. Kita sedang dalam proses penguasaan teknologi agar kandungan dalam negerinya meningkat," katanya.

Pengembangan teknologi dan inovasi di bidang perkeretaapian juga masuk dalam prioritas riset nasional untuk 5 tahun ke depan.

Dalam mengejar kemandirian teknologi perkeretaapian, Menristek mengatakan dalam dunia yang dinamis, tidak harus mengejar 100 persen teknologi dari dasar tapi mengejar mayoritas penguasaan teknologi.

"Dan penguasaan teknologi bukan pekerjaan semalam. Butuh waktu dan kita juga harus punya infrastrukturnya. Contohnya, laboratorium pengujiannya harus kita bangun juga, misalkan untuk kereta cepat," tuturnya.

Ke depan, juga perlu dibangun laboratorium pengujian seperti untuk moda raya terpadu (MRT), LRT, kereta commuter, kereta antar kota, bahkan untuk kereta cepat, jika ingin mengejar penguasaan teknologi di bidang ini.

"Nantinya, kita juga harus menguasai teknologi kereta cepat, di situ pasti dibutuhkan laboratorium pengujian yang banyak, reverse engineering juga harus kita lakukan dan itu butuh waktu," ujarnya.

Sumber : Bisnis, 28.11.19.

[English Free Translation]
The Ministry of Research and Technology encourages that the use of the component level in the country for the construction and development of Jabodebek Integrated Railroads (LRT) reach 100 percent.

Wednesday, November 27, 2019

[KU-331/2019] Jaga Suhu Bumi, Pasar Karbon Wajib Diterapkan


Bisnis.com, JAKARTA - Negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu menyepakati dibentuknya pasar karbon pada Conference of Parties (COP) ke-25 yang akan berlangsung pada 2-13 Desember 2019 di Madrid, Spanyol.

Direktur World Resources Institute (WRI) Indonesia Nirarta Samadhi mengatakan pasar karbon harus ada dan diakuisisi secara global. Tanpa adanya pasar karbon, upaya menjaga suhu bumi agar tidak naik hingga 1,5 derajat pada 2030 sulit tercapai.

"Tidak ada pergerakan sumber daya yang bisa membantu negara-negara untuk mengurangi emisinya. Negara kecil tidak bisa, misal beli teknologi yang bisa kurangi emisi," katanya, Rabu (27/11/2019).

Lebih lanjut, pasar karbon bisa membantu mengadakan mekanisme pendanaan antar negara dalam rangka mengurangi emisi. Dia yakin hal ini akan menjadi diskusi yang hangat pada COP mendatang.

Mengenai pasar karbon ini, Indonesia, kata Nirarta, sudah menunjukkan komitmennya. Untuk merealisasikan hal ini, Indonesia sudah harus memiliki kebijakan harga karbon.

"Karena global carbon pricing policy akan dihasilkan di COP. Kalau ada, maka market terjadi, akan ada revenue baru untuk Indonesia dan negara lain, bisa digunakan untuk beli teknologi," tambahnya.

Selain pasar karbon, isu utama yang akan dibicarakan pada COP25 adalah advance finance dan capacity building. Adapun capacity building menjadi penting karena untuk mengubah energi fosil menjadi energi terbarukan, perlu pelatihan tenaga kerja.

Berdasarkan data Kementerian Perekonomian, sejatinya Indonesia telah menerapkan perdagangan karbon. Namun sifatnya masih business to business.

Hingga 2018, untuk jenis perdagangan karbon clean development mechanism (CDM) terdapat 242 proyek yang telah dikembangkan. Namun dari jumlah tersebut, hanya 202 proyek yang mendapat persetujuan dan 166 proyek yang terdaftar di UNFCCC.

Adapun, 46 dari 166 proyek sudah menerbitkan kredit karbon. Jumlahnya mencapai 32,17 juta ton CO2

Sementara untuk jenis perdagangan verified carbon standard (VCS), total ada 13 proyek. Jumlah kredit karbon yang telah diterbitkan sebanyak 14,14 juta ton CO2.

Terakhir, dari joint crediting mechanism (JCM), terdapat 29 proyek yang total investasinya senilai US$129 juta. Dari 29 proyek, hanya dua proyek yang sudah menerbitkan kredit karbon sebanyak 40 ton CO2.

Sumber : Bisnis, 27.11.19.

[English Free Translation]
Member countries of the United Nations (UN) need to agree on the formation of a carbon market at the 25th Conference of Parties (COP) which will take place on 2-13 December 2019 in Madrid, Spain.

Tuesday, November 26, 2019

[KU-330/2019] KAI Operasikan 13 Kereta Tambahan Sambut Natal Dan Tahun Baru, Ini Perinciannya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyambut masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, KAI telah menyiapkan sarana, prasarana, dan SDM untuk mendukung kelancaran pelaksanaan angkutan Nataru seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, masa angkutan Nataru ditetapkan selama 18 hari yakni mulai tanggal 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

Mengantisipasi melonjaknya jumlah penumpang pada masa angkutan Nataru tersebut, maka PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 13 KA Tambahan, dengan pembagian 8 KA keberangkatan Stasiun Gambir dan 5 KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen.

Sementara, untuk jumlah perjalanan KA Reguler yang beroperasi sebanyak 67 perjalanan dan Lokal sebanyak 34 KA. Sehingga, total jumlah KA yang siap melayani penumpang pada masa angkutan Nataru kali ini akan mencapai hingga 114 perjalanan KA per hari.

Adapun 13 KA Tambahan di Daop 1 Jakarta pada masa angkutan Nataru diantaranya:

Keberangkatan Stasiun Gambir

1. KA Argo Sindoro (62F) relasi Gambir - Semarang Tawang, waktu keberangkatan 00.30 WIB

2. KA Taksaka (98F) relasi Gambir - Yogyakarta, waktu keberangkatan 08.35 WIB

3. KA Argo Dwipangga (60F) relasi Gambir - Solo, waktu keberangkatan 09.45 WIB

4. KA Argo Muria (64F) relasi Gambir - Semarang Tawang, waktu keberangkatan 11.30 WIB

5. KA Sembrani (94F) relasi Gambir - Surabaya Pasar Turi, waktu keberangkatan 15.05 WIB

6. KA Purwojaya (100F) relasi Gambir - Kroya - Cilacap, waktu keberangkatan 16.30 WIB

7. KA Argo Lawu (58F) relasi Gambir - Solo, waktu keberangkatan 22.20 WIB

8. KA Gajayana (92F) relasi Gambir - Malang, waktu keberangkatan 23.55 WIB

Keberangkatan Stasiun Pasar Senen

1. KA Kutojaya Utara (270F) relasi Pasar Senen - Kutoarjo waktu keberangkatan 00.55 WIB

2. KA Sawunggalih (236F) relasi Pasar Senen - Kutoarjo, waktu keberangkatan 09.55 WIB

3. KA Matarmaja Nataru (7018) relasi Pasar Senen - Malang, waktu keberangkatan 09.05 WIB

4. KA Kertajaya Nataru (7014) relasi Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi waktu keberangkatan 05.40 WIB

5. KA Brantas Nataru (7016) relasi Pasar Senen - Blitar, waktu keberangkatan 13.45 WIB

Dari rincian KA Tambahan pada masa angkutan Nataru 2019/2020 tersebut, maka total kapasitas Tempat Duduk (TD) KA Tambahan dapat mencapai hingga 6.916 perhari.

Sedangkan untuk 67 KA Reguler total ketersediaan tempat duduk (TD) sebanyak 40.134 TD perhari yang terbagi menjadi:
- Stasiun Gambir 37 KA jumlah seat 18.448
- Stasiun Pasar Senen 27 KA jumlah seat 19.526
- Stasiun Jakarta Kota 3 KA jumlah seat 2.160.
- Lokal 34 KA jumlah seat 25.952

Sehingga total TD yang disediakan pada masa angkutan Nataru 2019/2020 (Reguler + Tambahan + Lokal) dapat mencapai hingga 73.002 seat perharinya. Artinya, peningkatan volume penumpang selama 18 hari masa angkutan Nataru 2019/2020 diprediksi meningkat sebesar 103,6% dibandingkan masa angkutan Nataru tahun lalu sebanyak 70.426 penumpang.

“Diperkirakan tanggal 21 Desember 2019 menjadi puncak masa Angkutan Nataru 2019/2020. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan tiket KA, dapat melakukan pemesanan mulai 19 November 2019 untuk KA Reguler dan 25 November 2019 untuk KA Tambahan,” jelas Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah, dalam siaran persnya, Selasa (26/11).

Sumber : Kontan, 26.11.19.

[English Free Translation]
Welcoming the Christmas and New Year eve (known as Nataru – Natal & Tahun Baru) 2019/2020, KAI has prepared facilities, infrastructure, and human resources to support the smooth implementation of Nataru transportation as in previous years. This year, the Nataru period is set for 18 days, starting from December 19, 2019 to January 5, 2020. Safety first !

Monday, November 25, 2019

[KU-329/2019] Tambah Empat KA Baru, Begini Penjelasan KAI


KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih belum bisa merangkum respon masyarakat terhadap empat tambahan kereta yang disediakan untuk melayani lonjakan penumpang di periode Natal dan Tahun Baru 2019/2020.

Sebagai informasi, sejak minggu lalu KAI menambah empat kereta, di antaranya adalah Anjasmoro Ekspres relasi Jombang-Yogyakarta-Pasar Senen (pp), Dharmawangsa Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen (pp), Sancaka Utara relasi Surabaya Pasar Turi-Gambringan-Solo Balapan-Kutoarjo (pp) serta Argo Cheribon relasi Pemalang-Gambir dan Tegal-Pemalang.

Keempat kereta ini, terdiri dari kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. "Untuk KA Anjasmoro, Dharmawangsa, dan KA Sancaka Utara yang akan dijalankan mulai 1 Desember 2019, tiketnya sudah mulai dijual ke masyarakat bertahap sejak 1 November 2019," tutur VP Public Relations PT KAI Edy Kuswoyo kepada Kontan, Senin (25/11).

Adapun harga yang dibanderol untuk menikmati layanan KA baru cukup bervariasi, Edy berkata, KA Anjasmoro Ekspres dibanderol mulai dari Rp 270.000-Rp 380.000.

Lalu, KA Dharmawangsa Ekspres mulai harga Rp 160.000-Rp 410.000 dan KA Argo Cheribon dibanderol mulai dari harga Rp 40.000-Rp 240.000, sedangkan KA Sancaka Utara harga sekitar Rp 190.000-Rp 280.000.

Edy melanjutkan, KA Anjasmoro Ekspres relasi Jombang-Yogyakarta-Pasar Senen (pp) tersedia sebanyak, 600 tempat duduk yang terdiri dari, 200 kursi kelas Eksekutif dan 400 kelas Ekonomi.

Sementara itu, untuk KA Dharmawangsa Ekspres, relasi Pasar Turi ke Pasar Senen (pp), tersedia 786 tempat duduk, yang terdiri dari 150 kelas Eksekutif dan 636 kelas Ekonomi.

"Untuk KA Argo Cheribon relasi Tegal-Pemalang disediakan sebanyak 330 tempat duduk yang terdiri dari 250 kursi kelas Eksekutif dan 80 kursi kelas Ekonomi. Harga relasi singkat ini cenderung lebih murah, yakni kelas Eksekutif Rp 50.000 dan kelas Ekonomi Rp 40.000," tambahnya.

Ia melanjutkan, untuk KA Argo Cheribon relasi Pemalang-Gambir PT KAI menyediakan sebanyak 330 tempat duduk yang terdiri dari 250 kursi kelas Eksekutif dan 80 kursi kelas Ekonomi.

Sementara KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasar Turi-Gambingan-Solo Balapan-Kutoarjo (pp) terdapat 456 tempat duduk yang disediakan untuk kelas eksekutif dan bisnis. "Tarif memang sewaktu-waktu dapat berubah karena tarif KA Komersial bersifat dinamis," ujar Edy.

Dalam jangka menengah, KAI juga akan melakukan peremajaan sarana seperti lokomotif, kereta, dan gerbong, melakukan repowering lokomotif sehingga mampu menarik lebih banyak gerbong.

Sementara dalam hal operasional, KAI akan mengoperasikan jalur Cibatu-Garut, mengoperasikan LRT Jabodebek, dan mengoperasian KA Bandara Internasional Adi Soemarmo.

"Yang jelas, KAI akan terus sosialisasikan kehadiran KA-KA baru itu sehingga semakin banyak masyarakat yang akan menggunakan layanan KA baru tersebut," pungkas Edy.
Sumber : Kontan, 25.11.19.

[English Free Translation]
Since last week KAI added four trains, including Anjasmoro Ekspres Jombang-Yogyakarta-Pasar Senen (vice versa), Dharmawangsa Ekspres Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen (vv), North Sancaka Surabaya relations Turi-Gambringan-Solo Balapan-Kutoarjo relations (vv) and Argo Cheribon in the Pemalang-Gambir and Tegal-Pemalang route.

Sunday, November 24, 2019

[KX-328/2019] AXI-KALOGers M4 Nov 2019

JaKaRTa : Penanggalan ndak berasa bakal ganti tahun, dari 2019 ke 2020. Perjalanan waktu satu tahun serasa hitungan hari dan seterusnya, jika kita ndak bisa memanfaatkan waktu sesuai anjuran agama, merugilah. Hal2 lain bisa diulang KECUALI waktu.

Mari manfaatkan waktu dengan baik serta menjalankan hal2 baik dalam kehidupan sehari-hari. Usai beres dengan pemilihan menteri di kabinet, Presiden dan Wakil Presiden RI memilih staf khusus yang kabarnya digaji Rp 51 juta per bulan.

Biarlah itu rejekinya mereka. Insan PT Kereta Api Logistik (KALOG) tengah bersiap menyongsong implementasi struktur organisasi (SO) baru dan disela-sela waktu luang, KALOGers menyempatkan touring ke Dieng. Khusus penggemar motor doank nih karena peminat gowes lain lagi ladangnya he 3x.

Selain kegiatan diatas, ada juga yang ikutan program fit + proper test terkait implementasi SO baru, kunjungan ke berbagai Pelanggan tetap menjadi perhatian khusus, survei ke Daop 9 Jr dan sederet aktifis lainnya. . 

Jangan lupa juga bahwa tgl 25/11 diperingati sebagai Hari Guru. Tanpa mereka, mustahil KALOGers bisa seperti sekarang. Waktunya untuk memberikan penghargaan sekecil apapun dengan cara masing2. Good Luck ! 

Banyak juga kegiatan KALOGers lainnya di akhir pekan, khususnya AXI-KALOGers M4 Nov 2019. Mending langsung lihat dokumentasinya aja ya. Tematiknya perihal bagaimana menjaga anak. Enjoy.


Sumber : X-KALOG / Foto : KALOGers + RAM.

[English Free Translation]
The employees of PT Kereta Api Logistik (KALOG) are preparing to welcome the implementation of the new organizational structure and on the sidelines of free time, KALOGers take a tour to Dieng - especially for motorcycle fans only. Others ?

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...