Rabu, 20 Mei 2015

[KG-138/2015] Introduksi Sistem SAP Di PT KALOG

JaKaRTa: Gong pemanfaatan sistem SAP sudah ditabuh, apapun itu wajib dijalani. Tahap pengenalan sudah selesai dan kini memasuki tahap pembuatan blueprint yang akan diarsipkan sebagai dasar instalasi SAP di PT Kereta Api Logistik (KALOG).

Hari demi hari sekarang ini banyak dihabiskan di ruang rapat karena konsultan biar bagaimana pun membutuhkan masukan agar sistem yang akan diterapkan benar adanya dan bisa berfungsi optimal.

Selasa 19/05 dan Rabu 20/05, kita masuk dalam tim-tim kecil membahas berbagai hal. Tetap semangat dan semoga mancarli.

Dokumentasinya terlampir.



Sumber : Langsung / Foto : RAM – Adjeng Puteri.

[English Free Translation]
SAP system utilization has been sounded, whatever it must be lived. Introduction phase has been completed and now we’re entering the stage of making a blueprint that will be archived as a basic installation of SAP in PT Kereta Api Logistik (KALOG). Let’s do it.

Selasa, 19 Mei 2015

[KU-137/2015] Ini Daftar Proyek Jonan untuk Membangun Transportasi Indonesia

JAKARTA: Kemenhub mempublikasikan berbagai proyek pembangunan di sektor transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian yang dimulai tahun 2015. Kemenhub pun meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawasi proyek-proyek tersebut.

Menhub Ignasius Jonan menjelaskan, berbagai proyek pembangunan infrastruktur dalam 5 tahun ke depan lebih diprioritaskan untuk berbagai daerah yang masih tertinggal dalam hal transportasi. Menurutnya, hal itu merupakan perintah dari Presiden Jokowi langsung.

Berikut merupakan daftar proyek perkeretaapian:
- Pembangunan jaringan KA Sumatera,
- Pembangunan jaringan KA Jawa,
- Pembangunan jaringan KA Sulawesi,
- Studi perencanaan pembangunan jaringan KA Kalimantan,
- Studi perencanaan pembangunan jaringan KA Papua Barat.

Sumber : Kompas, 21.04.15.

[English Free Translation]
Ministry of Transportation (MoT) publicize various development projects in the transport sector by land, sea, air, and railway which began in 2015. MoT also asked the public to participate actively oversee these projects.

Senin, 18 Mei 2015

[KU-136/2015] GATRA : Bentangkan Jalur Kereta Untuk Nusantara

JAKARTA: Pemerataan serta peningkatan infrastruktur di Indonesia masih terus digenjot. Hal ini termaktub dalam tema Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2015-2016.

Tema yang berbunyi: Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Meletakkan Pondasi Pembangunan yang Berkualitas ini segala macam pembangunan diupayakan, termasuk infrastruktur transportasi.

Peningkatan serta pemerataan jalur transportasi terus digalakkan pada pemerintahan Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Tak terkecuali untuk peningkatan jalur transportasi massal berbasis rel. Hal ini diamini oleh Edi Sukmoro, Dirut PT KAI.

Tahun ini, pemerintah fokus untuk melakukan pembangunan jalur Trans Sumatera yang sekarang masih putus-putus. “Sebenarnya di Sumatera sudah ada track-nya, hanya putus-putus,” kata Edi.

Ia menjelaskan, jalur-jalur yang terputus tersebut di antaranya jalur Bakauheni-Tarahan, Palembang-Jambi, Jambi-Pekanbaru, Pekanbaru-Dumai, dan Dumai-Rantauprapat.
“Bakauheni ke Tarahan itu masih kosong, sementara Tarahan-Lampung sudah ada, Dumai-Rantauprapat belum, tapi Rantauprapat sampai Medan itu sudah ada,” katanya.

Dia menambahkan, anggaran untuk kebutuhan sarana untuk KA Trans Sumatera salah satunya berasal dari penyertaan modal negara yang telah diajukan pada 2014 yakni senilai Rp2 triliun.

“Tapi ini belum selesai, kalau RUPS sudah diteken, maka kita tahu kemampuan kita pinjam kembali berapa,” ujarnya. PT KAI akan memprioritaskan penggunaan penyertaan modal negara untuk pembelian rollingstock atau sarana berupa lokomotif, kereta, gerbong, dan alat pemeliharaan jalan rel.

Selamatkan Aset
Selama berpuluh-puluh tahun, aset PT KAI kurang dimanfaatkan secara optimal. Dirut PT KAI mengatakan, beberapa tahun terakhir pihaknya mulai berbenah terkait penataan dan penyelamatan aset milik PT KAI. Edi menjelaskan, hampir 67% aset tanah perusahaan masih bermasalah karena dalam sengketa dan dikuasai pihak lain.

“Dari 270,67 juta meter persegi aset KAI, baru 54% yang sudah clean and clear atau memiliki sertifikat. Selebihnya atau 46% masih dalam proses penyelamatan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, PT KAI telah melakukan berbagai cara, diantaranya dengan melakukan pendataan aset, penertiban aset yang dikuasai pihak lain, penjagaan terhadap aset yang sudah berhasil diselamatkan dan penyertifikatan untuk melegalkan kepemilikan aset-aset tersebut.

Perseroan berupaya menyelamatkan tanah PT KAI seluas 7,3 hektar di Kota Medan yang saat ini beralih fungsi menjadi Medan Center Point yang terdiri dari mall, ruko, apartemen, yang diklaim oleh PT Agra Citra Kharisma (ACK). Per tanggal 21 April 2015, Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) yang dimohonkan PT KAI pada 3 Maret 2014 lalu.

Dengan demikian putusan ini membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan, putusan Pengadilan Tinggi (PT) Medan, dan putusan kasasi MA yang memenangkan PT ACK atas kasus aset tersebut.

“Perjuangan menyelamatkan aset-aset ini tidak mudah karena berhadapan dengan pihak yang merebut aset negara. Aset PT KAI tersebut umumnya berada di kawasan strategis sehingga membuat para mafia tanah tergiur untuk menguasainya,” tegasnya.

Sumber : Majalah GATRA, edisi 30 April-6 Mei 2015.

[English Free Translation]

An article that highlights the company's efforts to keep contributing evenly in land of Indonesia and rescue the efforts to save state assets in order not to fall into the hands are not supposed to. Keep on the right track !

Minggu, 17 Mei 2015

[KG-135/2015] Sssssstt, Ini Nih Aksi KALOGers

JaKaRTa: Berikut ini dokumentasi ulah para KALOGers kalo lagi “datang bulan” (maksudnya baru gajian). Lihat tingkahnya deh. Ada yang minta kawin, ada yang jalan-jalan ke Bandung dan mampir ke Floating Market tapi gak ajak-ajak, ultah serta ada yang hobi kuliner.

Sementara ini sih, cuma itu yang bisa disajikan. Kegiatan lain, menyusul ya. Segini aja bisa bikin heboh, apalagi kalo banyak hi hi hi. Simak dokumentasinya berikut ini.


Sumber : KALOG / Foto : Iwan R – Haydar – Dudi – Rillya.

[English Free Translation]
Please see, the act of the KALOGers while "datang bulan" (meaning new payday). Just take a look their behavior. There’re : wanna married, travelling to Bandung, birthday party and show culinary hobby. Cheers.

Sabtu, 16 Mei 2015

[KG-134/2015] It's SAP Time For KALOG !

JaKaRTa: Hari Jumat 08/05/15 merupakan salah satu tanggal bersejarah bagi PT Kereta Api Logistik (KALOG). Kenapa coba ?

Sebelumnya KALOG baru aja memperoleh pengakuan internasional dengan meraih sertifikat ISO 9001:2008, maka gebrakan selanjutnya adalah melakukan kick-off meeting untuk menerapkan sistem SAP.

Nantinya, sistem ini akan terintegrasi langsung dengan kantor pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ato PT KAI. Ooops iya nih. Kegiatan Kick Off Meeting dibuka oleh Dirut PT. KALOG, yang dilanjutkan dengan sambutan dari D6 PT KAI.

Dalam sambutannya, D6 menjelaskan bahwa pilihan untuk menggunakan SAP sebagai sistem penunjang operasi PT. KAI merupakan sebuah pilihan yang pada awalnya mendapatkan banyak tantangan bahkan penolakan dari banyak pihak.

Akan tetapi, dengan konsistensi dari BOD PT. KAI maka program penerapan SAP ini terus berlanjut dan pada akhirnya secara bertahap berhasil diterapkan. Keberhasilan menerapkan SAP di PT KAI ini mendapatkan apresiasi dari stakeholder PT KAI.

Momentum ini sekaligus membuktikan keberhasilan transformasi di perusahaan pelat merah yang sering mendapatkan banyak penghargaan di era Jonan. Hingga kini masih dapat loh, walau tidak sebanyak di era Jonan. Tapi yang penting, kita kerja bukan untuk mencari penghargaan tetapi tulus untuk menerapkan konsistensi.

Induk perusahaan merasa perlu menularkan SAP kepada PT KALOG sebagai anak perusahaan yang dianggap lebih siap untuk mengimplementasikan sistem ini. Apalagi mayoritas bisnisnya "B-to-B". Rasanya gak ada yang diragukan lagi.

SAP merupakan salah satu sistem untuk memproduksi laporan keuangan yang sesuai dengan standar internasional. Adapun modul-modul yang siap dicangkok yaitu Financial Accounting (FI), Controlling (CO), Cash Management (TR), Fund Management (FM), Material Management (MM), Sales & Distribution (SD), dan Human Resource (HR).

Diharapkan, semua modul ini nantinya akan Go Live per tgl 01/10/15. Implementasi ini bisa dipastikan akan membawa angin perubahan sehingga harus bisa diantisipasi dengan baik, agar proses transisi dan implementasinya berjalan lancar.

Tugas tim ERP KALOG menanti didepan mata. Tidak ada yang tidak mungkin, apalagi sudah mengantongi sertifikasi ISO. Artinya, kesadaran merubah pola berpikir dan bertindak secara sistematis sudah ada. Tinggal memoles dan merapihkan, Insya Allah mancarli.

Its SAP Time !

Sumber : VP QA & IC - Erwin Suryadi.

[English Free Translation]
Friday, May 8th will mark as a historic date for PT Kereta Api Logistik (KALOG). Do you wanna know ? VP QA & IC write a brief story as above.

Jumat, 15 Mei 2015

[KG-133/2015] Tindak Lanjut Koordinasi Tempat Parkir Anyar

JaKaRTa: Upaya untuk membenahi kantor pusat PT Kereta Api Logistik (KALOG) tetap berlangsung. Kini yang jadi sorotan adalah taman parkir. Maklum, semakin banyak tamu dating, nyari parkir jadi rada ribez.

Untuk itu, karena masih ada lahan yang belum optimal, Direktur Pengembangan Usaha (Dirbangus) PT KALOG, berinisaitif mengupayakan segera membangun taman parkir yang dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Maka di hari Jum’at 15/05 siang, diadakan rembugan, dilanjut dengan studi banding ke Stasiun Cikini dan Stasiun Juanda tentang pembangunan, lay-out hingga cara mengelola perparkiran. Ya lumayan dapat gambaran.

Dalam waktu dekat, sambal menunggu proses tender maka akan ditata secara manual hingga kejelasan pemenang tender diumumkan. Intinya, jangan sampe tamu kesulitan cari parkir, bisnis bisa rusak cuma karena masalah sepele.

Ayo kita benahi sama-sama. Cheers. Dokumentasi kegiatan dimaksud, terlampir.


Sumber : Langsung alias Live / Foto : RAM - Romzy.

[English Free Translation]
May 15th on Friday afternoon, management held a discussions, continued with a comparative study to Cikini Station and Juanda Station to see the construction, lay-out up to the parking manner. At least we know how to manage the comfortable parking lot.