Jumat, 24 Juni 2016

[KG-173/2016] Peresmian Kereta Pelabuhan – 24/06/16

JaKaRTa: Setelah sempat tertunda-tunda selama beberapa waktu (tepatnya uji coba angkutan kontainer ini sejak tgl 07/04/16), akhirnya hari Jumat tgl 24/06 siang ini, layanan kereta pelabuhan relasi Stasiun JICT – CDP diresmikan oleh Deputi SDAJ Kemenko Kemaritiman.

Dalam sambutannya, Agung Kuswandono menyampaikan bahwa angkutan kereta api (KA) barang yang selama ini dianggap kurang layak, toh akhirnya bisa beroperasi dengan baik dan bertahan hingga saat ini. Artinya, mitos itu KA barang itu mustahil masuk pelabuhan luluh dengan sendirinya.

Awalnya, sejumlah pengamat menyangsikan keefektifan dan regularitas KA apakah bisa dijamin dan bagaimana bisa melawan tarif trucking yang kadang2 ajaib dan sulit dihadapi. Namun dengan kesungguhan para pihak terkait, syukur Alhamdulillah program nasional ini maujud.

Usai memberikan pesan Menko Kemaritiman, Agung langsung menuju lokasi pemberangkatan loko dengan perangkat lengkap. Sebelum diberangkatkan, loko diberi siraman air kendi dan secara ritual dipecahkan diatas sambungan coupler oleh D7 dari PT KAI kantor pusat.

Turut hadir dalam acara peresmian siang ini, antara lain: Dirkom JICT, Diropsar PT KALOG, PYMY KAPM, Deputy Daop 1 Jak, Direktur dan GM CDP, Dirjen Bea Cukai (BC), Otoritas Pelabuhan (OP), Dirtek Pelindo 2 dan rombongan wartawan serta kantor berita nasional.


--- quote ---

(artikel) Kereta Logistik Tanjung Priok-Cikarang Resmi Beroperasi

Liputan6.com, Jakarta - Kereta api logistik Pelabuhan Tanjung Priok-Cikarang Dry Port (DCP) di Jababeka Bekasi resmi beroperasi pada Jumat 24 Juni 2016 ini.

Keberadaan kereta api logistik ini merupakan hasil kerjasama PT KAI (Kereta Api Logistik) bersama PT Pelindo II (Jakarta International Container Terminal/JICT).

Deputi II Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Agung Kuswandono mengatakan, pengoperasian kereta ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi waktu tunggu kontainer (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut dia, jika proses angkut dan bongkar muat kontainer dengan kereta api bisa berjalan normal maka akan mengurangi angka dwelling time sebanyak 1 hari. Data dari BPS dan Bappenas, per 23 Juni 2016, dwelling time Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta kini mencapai 3,32 hari.

"Hasil pemantauan harian bahwa angka 3,32 hari tersebut sudah berjalan kurang lebih 1 minggu terakhir, semoga akan terus bergerak turun di hari-hari yang akan datang," ujar dia di Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Agung mengaku, sebenarnya kereta ini telah mulai beroperasi sejak 7 April 2016. Pada tanggal itu kereta api logistik ini telah melakukan proses bongkar muat kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok melalui Empaisemen KA JICT Tanjung Priok.

"Spot yang dilayani saat ini baru ke Cikarang Dry Port (CDP) di Jababeka Bekasi. Dengan kapasitas rata-rata per hari 25-30 box kontainer," kata dia.

Direncanakan bila berjalan normal, rata-rata sekitar 250 box dari dan ke Cikarang Dry Port akan terangkut, dengan satu kali trip pada pagi hari jam 08.00 WIB masuk dari CDP ke Emplasemen JICT dan sore hari pukul 16.00 WIB dari Emplasement KAICT menuju CDP

"Kapasitas angkut akan dapat ditingkatkan bila dilakukan penambahan jumlah trip penambahan jumlah lokomotif dan penambahan rel (dari tunggal menjadi ganda), serta penyempurnaan sistem buka tutup pada persimpangan jalan yang banyak terdapat pada jalur tersebut," kata dia.

Agung mengungkapkan, animo pengguna jasa angkutan kontainer dari Emplasemen KA-JICT Tanjung Priok ke CDP ini sebenarnya cukup tinggi mengingat dengan menggunakan kereta api maka akan lebih banyak mengurangi kehilangan waktu perjalanan kontainer dari Tanjung Priok ke CDP bila menggunakan Truk.

"Pemanfaatan kereta api, akan semakin meningkatkan jumlah dan kapasitas yang bisa diangkut bila pihak PT KAI (Kalog) bisa memberikan tawaran harga angkut yang kompetitif, misalnya dengan harga promosi pada tahap awal ini kepada para pengguna jasa," tandas dia.(Dny/Nrm)

Sumber : Liputan6, 24.06.16.

--- unquote ---

Terlampir dokumentasi tambahan untuk acara peresmian siang tadi.


Sumber : KALOG / Foto : Adjeng Putri - Hendriks - RAM.

[English Free Translation]
After being delayed for some time (actually, test container transport since April 7th), finally on this Friday, June 24th afternoon, the port-train service between JICT Station - CDP was inaugurated by the Deputy Ministry for Maritime.

Kamis, 23 Juni 2016

[KG-172/2016] Sembako Gratis & Persiapan Di Stasiun JICT

SuKaCiNTa: Menegaskan komitmennya dalam menghadirkan nilai lebih bagi stakeholder, hari Rabu (22/06) PT Kereta Api Logistik (KALOG) bekerja sama dengan PT Bara Alam Utama (BAU) ngadain kegiatan pembagian sembako gratis sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Paket sembako didistribusikan kepada 680 kepala keluarga (KK) dari 4 (empat) desa : Desa Sukamarga, Tanjung Pinang, Gunung Agung dan Sukacinta. Sembako diserahkan secara simbolis oleh VP Batubara KALOG kepada masing2 Kepala Desa dan disaksikan oleh VP SHE & Security KALOG, PT BAU dan jajaran serta Muspika setempat.

Melalui kegiatan ini, KALOG berharap mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H mendatang.

KALOG berkomitmen untuk dapat melaksanakan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) secara konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari kegiatan perusahaan dan wujud tanggung jawab kepada masyarakat terdekat..

Selain itu, Kamis 23/06 siang ini ada juga kunjungan mendadak dari Direktur Operasi & Pemasaran (GO) untuk melihat2 persiapan yang tengah dilakukan KALOGers dan pihak2 terkait di Stasiun JICT Tanjung Priok Jakarta.

Rencananya, Jumat 24/06 siang bakal ada acara peresmian pengoperasian kereta pelabuhan yang selama ini sudah dujicobakan sejak awal April 2016. Istilahnya tinggal tunggu waktu buat diresmiin doank. Kesananya jozz dehhh.

Dokumentasi 2 (dua) kegiatan diatas, terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM - Dony.

[English Free Translation]
Wednesday (June 22), PT Kereta Api Logistik (KALOG) in cooperation with PT Bara Alam Utama (BAU) held a free food distribution to surrounding community. Meanwhile. Thursday, June 23 afternoon, Director of Operations & Marketing (GO) to conduct spot checks to JICT Tanjung Priok Station.

Rabu, 22 Juni 2016

[KG-171/2016] Cek & Ricek Stasiun JICT – 22/06/16

JaKaRTa: Hari Rabu 22/06 ini melakukan pengecekan ke lapangan, untuk memastikan bahwa office container dan kelengkapannya sudah memadai / lengkap. Secara prinsip, syukur Alhamdulillah bisa diselesaikan sore ini.

Kamis 23/06 rencananya tim penguji akan datang dan selanjutnya tinggal memasang CCTV di kantor perwakilan Bea & Cukai (BC), juga di kantor KALOG dan admin operasi. Kantor Stasiun JICT, toilet dan mushola sudah lebih dulu disiapkan.

Pemasangan umbul2 kemungkinan besar dihindari karena keterbatasan ruang untuk sebuah pesta peresmian kereta pelabuhan. Inginnya diresmikan secara sederhana ditengah situasi ekonomi seperti sekarang ini namun kesannya harus tetap meriah dan bersahaja.

Kita tunggu persiapan akhirnya sedangkan gambar2 berikut, merupakan cerminan sikon di Stasiun JICT saat penataan office container siang ini di Tanjung Priok. Lumayan he he he, panasnya tuh … bikin kerongkongan kering kerontang.

Piiis dan selamat menjalankan ibadah puasa.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday, June 22nd we visit to JICT Station, to ensure the office container and apparatus is adequate / complete for tomorrow’s event. Good luck !

Selasa, 21 Juni 2016

[KG-170/2016] Rapat Di Kemenko Kemaritiman – 21/06/16

JaKaRTa: Seperti biasa, begitu dapat undangan dari kementerian, pasti jadual rapat yang lain gugur dengan sendirinya ato dibatalin dulu. Hal ini berkaitan dengan skala prioritas sehingga perlu dimaklumi adanya.

Begitu juga kondisi hari Selasa 21/06 siang ini. Undangan blon ditangan tetapi perintah rapat udah sampe duluan via telepon. Wajib hadir karena rapat siang ini terkait dengan rencana persiapan peresmian pengoperasian kereta pelabuhan.

Untuk diketahui, uji-coba pengoperasian kereta pelabuhan dari Stasiun JICT ke Cikarang Dry Port (CDP) udah berjalan sejak tgl 07/04/16 dan baru sekarang akan disiapkan acara seremonialnya karena padatnya jadual para tokoh di republik ini.

Persiapan membahas segala hal teknis dan operasional, termasuk urusan protokoler. Setidaknya para pihak yang diundang udah bisa memahami maksud dan tujuan tanpa harus didetilkan disini he he he (keppo juga ya ?).

Udk, hingga saat ini pengoperasian kereta pelabuhan terdiri dari 1 rangkaian dengan komposisi 30 gerbong datar (GD) ato setara dengan 60 TEUs ato 60x20’ (bila membawa kontainer 40’hanya 30 unit saja). Kedepannya akan ditambah hingga 4 (empat) slot kereta p.p.

Lumayan khan ? Coba sekarang dibayangkan klo di pelabuhan Tanjung priok dalam sehari bisa dikurangi antrian 60 unit trailer, khan setidaknya bisa sedikit mengurai kemacetan di Jl. Jampea dan sekitarnya. Ngurangin pendapatan trucking ?

Gak jugalah. Angkutan kereta  juga ada batasnya. Setidaknya sudah ditargetkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) hingga 4x bila volume terus membaik. Manfaat ini memang akan dirasakan bila kemacetan di ibukota semakin menggila, garansinya kargo tiba ditujuan hanya dalam waktu 2 jam doank

Bila tidak berhasil, hanya harga yang bisa menjustifikasi dan itu sangat relatif. Lantas bagaimana dengan optimalisasi 4 (empat) kereta sehari? Sangat dimungkinkan dan thruput sehari 240 TEUs ato 400 TEUs p.p hanyalah 1 (satu) persen dari volume total per hari di area pelabuhan Tanjung Priok. Masih tersisa banyak diluar sana.

Berikut ini suasana rapat yang dihadiri staf ahli dari Kemenko Kemaritiman, JICT, PT KAI Bandung dan Daop 1 Jak, Bea Cukai, CDP serta KALOG. Klo dibutuhin dan mendesak, bakal ada rapat berikut.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
The plan is, within this week's it will be inaugurated port-train operation by the Ministry for Maritime. Therefore, during these days there will be a preparatory extra tight activities to realize these hopes. Let’s work !

Minggu, 19 Juni 2016

[KG-168/2016] AXI-KALOGers M3 Juni 2016

JaKaRTa: Bulan puasa, diyakini sebagian orang aktifitasnya bakal menurun juga. Maksudnya gak sekenceng hari biasa. Secara historis, momen menjelang Lebaran gak kenal kargo memble tuh. Semua angkutan rata2 panen, termasuk angkutan kereta api (KA).

Untuk angkutan penumpang, gak usah komentar deh. Dari H-90 aja udah pada berebut tiket mudik dan balik. Klo angkutan barang ya ramenya (maksudnya lonjakan volumenya) di awal Ramadhan sampe seminggu sebelum Lebaran.

Selain fenomena rutin diatas, aktifitas KALOGers juga gak mati karena perut laper ato pake justifikasi laper gitu keleus. Biasa aja dan tetap semangat dalam segala medan karena kerja hampir 24 jam itu udah jadi habit. Cie cie.

Simak deh liputan berikut ini. Ada yang sibuk nyiapin foto prewed, reuni KALOGers generasi awal, penyelesaian audit lapangan di KPT, tugas kenegaraan (survei, biz trip, pengujian), buk-ber bareng anak yatim, liburan dan yang rutin pasti … jelong2 en kuliner.

Ayooo dilihat rame2 hasil cuplikan dan kiriman foto dari KALOGers semua. Piiiis en sukses selalu. Yang jeli, pasti bisa ngevbaca tema di minggu ke-3 ini he he he. Ayo dicermati.


Sumber: KALOG / Foto : KALOGers.

[English Free Translation]
In the fasting month, it is believed most of the activities will be decreased as well. That is not as good as usual. Historically, moments close to Lebaran not know the cargo down, quite the opposite. All transport modes, the average is increase, including rail freight (KA). KALOGers activities as well as, increasingly, more and so he he he.