Minggu, 20 Januari 2019

[KG-020/2019] AXI-KALOGers M3 Jan 2019


JaKaRTa : Memasuki minggu ke-3 geliat ekonomi, khususnya kiriman ritel berbasis kereta api (KA) kelimpahan muatan sebagai dampak maskapai penerbangan menaikkan harga tinggi sehingga anggota Asperindo rame2 melakukan tindakan shiting alias pergeseran.

Caranya, ada yang sewa pesawat sendiri sedangkan sisanya memindahkan muatan dokumen + ritel menggunakan moda truk + KA (kereta barang). Di Jakarta Gudang (JAKG) peningkatan tsb b'rasa sejak minggu lalu namun di sejumlah outlet ekspeditur saja.

Saat sekarang penyebaran kiriman barang mulai merata dan apakah kejadian ini akan berlangsung lama ato musiman, KALOGers akan tetep memantau secara seksama karena ada kepentingan utama, JAKG harus bisa mengambil peluang emas ini.

Secara umum aktifitas KALOGers mulai minggu ini padat merayap ato meningkat, semisal dengan adanya Kunjungan Industri Mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung tgl 14/01, kemudian Do'a Bersama di tgl 15/01 seiring peresmian gedung fasilitas Gondangdia 3.

Lantas di tgl 16/01 ada kegiatan sosialita bareng kawan logistik di IOH-C, tgl 17/01 kunjungan GU ke Semarang dan menyempatkan mampir ke CY Ronggowarsito serta Jumat ceria tgl 18/01 kegiatan olahraga bersama KALOGers, kali ini kali ke-2 nikmatin kesegaran Monas dan sekitarnya.

Dokumentasi terlampir.

Sumber : KALOG / Foto : KALOGers.

[English Free Translation]
Entering the 3rd week of stretching the economy, railroad-based retail shipping (KA) as an impact of the airlines increased the price so high that Asperindo members made a shiting or shifting action.

Meanwhile the activities of KALOGers gradually increase within this week, such as the presence of the Industrial Visit of the University of Nurtanio Bandung on 14/01, then Prayer Together event on 15/01 as the inauguration of the 3rd Gondangdia facility building and so on.

Sabtu, 19 Januari 2019

[KG-019/2019] Jelong2 Ke Museum Bank Indonesia


JaKaRTa : Kerjaan paling ideal adalah apabila tugas yang diberikan sesuai dengan keinginan dan setelah itu, kita punya waktu luang. Kemana aja dan untuk apa, yang penting positif dan bermanfaat serta gak pake duit kantor.

Masing2 individu kadang punya keinginan berbeda sehingga ya terserah diri masing2 mo ngapain terserah aja. Kebetulan kitaorang hobi dengan sejarah bangsa Indonesia sehingga kepengennya mengeksplorasi museum yang ada.

Faktor yang sangat memungkinkan terlaksananya kegiatan2 KALOGers Goes To Museum karena lokasinya berdekatan dengan kantor dan bisa memanfaatkan waktu istirahat siang ato sore menjelang tutup dengan optimal ha ha ha ....

Berikut ini hasil kunjungan ke Museum Bank Indonesia (MBI) di seputaran area wisata mur-mer Kota Tua Batavia. Selain MBI sebenarnya ada juga Museum Wayang, Museum Bank Mandiri, Museum Gajah serta Museum 3 Dimensi. 

Pokoknya gak salah deh klo punya agenda jalan2 ke museum. Selain menambah wawasan pengetahuan sejarah bangsa, museum juga merupakan miniatur kehidupan yang pernah dilalui bangsa ini di masa lalu.

Punah semua? Gak juga lah yaw. Itu khusus binatang ato mahkluk yang bernyawa. Klo bangunan sepertinya menjadi warisan budaya dan ada yang bermetamorfosa (bank dan lain-lain), maksudnya diperbaiki sehingga diklaim sebagai cagar budaya.

Selamat mengeksplorasi kekayaan budaya Tanah Air. Gak bisa banyak cerita kecuali acung jempol buat usaha mengumpulkan koleksi yang terkait dengan sejarah perbankan di negeri tercinta ini. Bravo !


Sumber : KALOG / Foto : RAM - Angga JO BKALOG.

[English Free Translation]
Factors that are very possible to implement the activities of the KALOGers Goes To Museum because of its location close to the office and everybody can take advantage of the afternoon break or until sunset.

Jumat, 18 Januari 2019

[KG-018/2019] Rapat Penataan JAKG Bersama Ekspeditur - 18/01/19


JaKaRTa : Sebagai tindaklanjut dari pertemuan puncak dengan para ekspeditur di torpus PT KAI tgl 28/12/18 alias setahun lalu, dan pertemuan minggu lalu bersama tim Angkutan Barang (Freight Marketing & Sales) PT KAI, hari ini tugas JO BKALOG untuk mensosialisasikan kepada para ekspeditur, apa yang akan dilakukan pengelola selanjutnya.

Rencana awal yakni menata kawasan JAKG sebaik mungkin karena ini adalah lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang blon bisa dieksekusi. Saat ini dipandang perlu untuk segera ditata agar pola operasi bongkar muat di kawasan JAKG menjadi maksimal + efisien

Kedepannya, program PT KAI yang akan memasang timbangan + conveyor berjalan, akan disesuaikan juga dengan penataan yang dilakukan JO BKALOG. Pertanyaan kenapa JAKG ? Karena saat ini yang blon tertata apik dan perlu pembenahan lanjut, ya JAKG. 

The show must go on dan mari kita kawal supaya semuanya berjalan lancar serta sesuai rencana. Tampak KUPT JAKG tengah memberikan penjelasan atas program JO BKALOG dimaksud.

Dokumentasi terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM - Firril JO BKALOG.

[English Free Translation]
As a follow-up from the previous meeting with the expeditors at PT KAI's HQ in December 28th, 2018 or a year ago, and refers to last week's meeting with PT KAI's Freight Marketing & Sales team, JO BKALOG's task today is to socialize to the expeditors, what the manager will do next.

Kamis, 17 Januari 2019

[KG-017/2019] Tingkatkan Pelayanan, KALOG Express Kelola Gerbong Barang Pada KA Singasari


Corcom KALOG, Jakarta - Hari Kamis tgl 17/01 bertempat di outlet KALOG Express Pasar Senen telah diselenggarakan kegiatan tasyakuran atas pengoperasian Gerbong Barang pada KA Singasari yang dikelola oleh KALOG. Hadir dalam kegiatan tersebut VP BHP Kurir KALOG beserta jajaran, SM Angkutan Barang Daop 1 Jakarta dan jajaran serta Wakil Kepala Stasiun Besar Pasar Senen.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari VP BHP Kurir KALOG (OK) yang mengungkapkan bahwa “KALOG berharap operasional dapat berjalan lancar dan aman ditengah kepadatan Stasiun Pasar Senen pada khususnya”. OK menambahkan bahwa pihaknya optimis KA Singasari mampu menambah pendapatan baik KALOG maupun KAI dalam mencapai RKAP 2019”

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Kepala Stasiun Besar Pasar Senen (PSE). Dalam sambutannya WKSB PSE berharap dengan penambahan KA Singasari dapat mendorong kinerja KA Barang BHP dan memberikan kontribusi positif bagi KALOG dan KAI. Selain itu, untuk memastikan kelancaran operasional diperlukan koordinasi yang baik untuk meminimaisir kendala di lintas.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng sebagai bentuk seremoni pengoperasian Gerbong Barang pada KA Singasari. Terhitung tanggal 17 Januari 2019, KALOG melalui BHP Kurir (KALOG Express) menambah rangkaian Gerbong Barang pada KA Penumpang melalui KA Singasari dengan relasi Pasar Senen – Blitar dengan kapasitas 20 ton untuk perjalanan pulang pergi. 

Pengoperasian tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan melalui penambahan kapasitas untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan pengiriman barang sehingga barang dapat langsung terdistribusi dan terhindar dari risiko penumpukan barang karena keterbatasan kapasitas yang tersedia.

Selain di Pasar Senen, Tasyakuran juga serentak dilaksanakan di stasiun akhir yaitu Stasiun Blitar, dan di kantor Daop 7 Madiun sebagai salah satu titik lintas. Dengan beroperasinya KA Singasari, kapasitas harian KALOG Express yang tersedia secara keseluruhan menjadi 390 ton perhari untuk perjalanan pulang pergi.

Dokumentasi kegiatan terlampir.


Sumber : KALOG CorComm / Foto : Adjeng Putri.

[English Free Translation]
Thursday 17/01 PT Kereta Api Logistik (KALOG) operates and inaugurates freight cars on Singasari Train, with a scheduled departure from Pasar Senen Station (PSE). Present at the opening ceremony was VP BHP Kurir KALOG along with staff, SM Freight Transport Daop 1 Jakarta SM and Deputy Heads of Pasar Senen. Done