Rabu, 17 September 2014

[KA-256/2014] Semua Peserta PPE Batch 6 Lulus


BaNDuNG: Seluruh peserta yang berjumlah 238 orang, berhasil dinyatakan lulus semua setelah mengikuti Program Pembentukan Pribadi Efektif (P3E) selama 10 (sepuluh) hari, tepatnya mulai tgl 08/09 s/d 17/09 di Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdikhub) TNI-AD Cimahi.

Dalam acara penutupan, ada atraksi dari para peserta dan menunjukkan kebolehan, diantaranya senam, PBB bersenjata, snapling dan memilih yel-yel kebanggaan. Dipenghujung acara, dibagikan sertifikat kelulusan oleh EMT. Congrats ya.

Para peserta berasal dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan anak perusahaan, salah satunya PT Kereta Api Logistik (KALOG). Sebanyak 11 (sebelas) orang karyawan KALOG dari berbagai daerah mengikuti kegiatan ini, mulai dari Jakarta, Semarang hingga Surabaya. Semuanya kebagian jatah. Siiiip !

Upacara penutupan P3E disampaikan EMT hari Rabu 17/09. Tujuan pelatihan ini, yakni mempersiapkan kinerja unggul pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan grup, agar lebih tanggap dan cermat dalam menghadapi perkembangan jaman.

Selama pengikuti P3E, para peserta diberi materi mengenai kedisiplinan, tanggung jawab dan lain-lain guna menunjang pembentukan pribadi yang tangguh dan unggul. Mantep deh.

Dua hari sebelumnya, pada Senin 15/09, D6 turut menyampaikan materi pada peserta tentang Transformasi PT. KAI dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Semoga hasil pembekalan ini menjadi modal berkompetisi insan perkeretaapian di masa-masa yang akan datang supaya mak-nyooos.



Rujukan sebelumnya, silahkan baca [KG-246/2014] P3E Batch 6.08/09-17/09/14

Bravo !

Sumber : CorComm PT KAI / Kredit Foto : PT KAI - Filar..

[English Free Translation]
All participants, totaling 238 people, completed successfully  of an Effective Personal Formation Program (P3E) for 10 (ten) days,  started from 08/09 to 17/09 at Pusdikhub TNI-AD in Cimahi. Bravo !

Selasa, 16 September 2014

[KG-255/2014] Kunjungan Dinas GU Ke Surabaya - 16/09/14


SuRaBaYa: Direktur Utama (kode : GU) PT Kereta Api Logistik (KALOG) Budi Noviantoro hari ini berkunjung ke Stasiun Kalimas dan Terminal Barang Kalimas, Surabaya. Kunjungan berlangsung hampir 2 (dua) jam lebih. Sebelumnya sudah ada bincang-bincang dengan salah satu petinggi di PT Teluk Lamong dan vendor.

Dalam kunjungan tersebut, GU memantau produk jadi dari konstruksi slab-track di Stasiun Kalimas. Usai mengontrol CY dan fasilitas pendukung di KLM, beliau menyempatkan berdiskusi dengan tim KALOG dan JO BUMIKALOG, perihal prospek kerjasama angkutan KA dengan pihak pengelola pelabuhan Teluk Lamong.

Sore harinya, GU menyempatkan mampir ke kantor Satker di sekitaran Jl. Diponegoro dan setelah itu langsung diantar menuju bandara Juanda, Surabaya untuk kembali ke Jakarta.

Dalam foto, terlihat GU sedang melihat-lihat hasil pengerjaan slab-track sambil menerima telepon yang bolak-balik berdering. Cheers.


Sumber : KALOG / Foto : RAM

[English Free Translation]
Director of PT Kereta Api Logistik (KALOG) Budi Noviantoro today visited Kalimas Cargo Terminal Kalimas, Surabaya. The visit lasted almost 2 hours more. Previously there was a talk with one of the leaders in the PT Teluk Lamong and other vendors. Good luck !

Senin, 15 September 2014

[KU-254/2014] Historic Ambarawa Train Station to Reopen by Year’s End


SEMARANG: The Ambarawa Railway Museum in Central Java is the site of one of the first train stations in the archipelago built by the Dutch some 140 years ago.

After almost four decades of life as a museum-complete with a vintage engine that chugs along a preserved section of track-the historic location, which lies about 40 kilometers south of Semarang, Central Java, is set to be reopened as a train station by the end of 2014.

“We are currently in the process of land acquisition to reactivate the railway. Hopefully by the end of the year, the train station will begin to operate again,” the spokesman for state owned train operator PT KAI, told The Jakarta Post over the weekend.

When the station closed in 1976 and became a museum, people started to built ersatz homes along the railway tracks that run from Kedungjati to Tuntang in Central Java.

“We are now cooperating with the Transportation Ministry to revive the 36,7 kilometer track from Kedungjati to Tuntang. The ministry is in charge in repairing the railway, while KAI is paying for the compensation for the residents,” he said.



However, he said that 110 families living in Kedungjati district and 127 families in Tuntang district have agreed to relocate from the area.

Source : Jakarta Post, 26.08.14.

[Ringkasan Dalam Bahasa Indonesia]
Stasiun Ambarawa merupakan stasiun pertama (dulu bernama Stasiun Willem) yang dibangun pemerintahan Hindia Belanda 140 tahun lalu. Kini di lokasi tsb akan dibangun Museum Kereta Api Ambarawa. Bahkan PT KAI bekerjasama dengan Dirjen KA Kemenhub tengah merevitalisasi jalur KA Kedungjati ke area Tuntang. Semoga cepat maujud.

Minggu, 14 September 2014

[KG-253/2014] Survei Kantor Anyar


SuRaBaYa: Yang dimaksud kantor baru adalah bila selama ini berkantor didalam kontainer maka setelah berjalan setahun, selayaknya JO BUMIKALOG memiliki kantor sendiri yang representatif. Setidaknya bila ada tamu ato Prinsipal datang khan mewakili.

Selama ini kita mengendalikan aktifitas secara mobile, bisa dari office container tetapi bila sedang bertugas, bisa jadi dari tempat lain. Tapi dalam satu kesempatan WAJIB melihat bentuk fisik kegiatannya. Tidak bisa dianggap mewakili suatu kegiatan dengan kegiatan tidak nyata.

Insya Allah, mulai November 2014 kita sudah menempati "kantor baru" dan bergabung bersama staf PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT BWI dan PT Kereta Api Logistik (KALOG). Kantor ini sebelumnya milik pemerintah daerah kota Surabaya dan dijual karena Tim 4 membutuhkan ruang kantor.

Berikut ini hasil survei Tim 4 terkait pembagian kapling ruangan kantor belum lama ini, sebelum direnovasi oleh pihak kontraktor yang akan ditunjuk. Simak saja dokumentasinya dan semoga segera maujud. Cheers.



Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
After a year of occupying container office at Kalimas cargo terminal, its time for JO BUMIKALOG has a representative office. Will be gathered in the building with PT KAI, PT BWI and PT KALOG. JO BUMIKALOG is a partnership company between PT KALOG (affilated company PT KAI) and PT BWT (affiliated company of PT BWI).

Sabtu, 13 September 2014

[KG-252/2014] Progress Slab-Track KLM – 12/09/14

SuRaBaYa: Terlampir perkembangan terkini pembangunan slab-track di spoor 6, 7 dan 8 Stasiun Kalimas, Surabaya. Pantauan hari Jumát 12/09/14 sore bersama pak Wie (KAPM) menunjukkan sejumlah progress.

Perkembangannya bisa dilihat di sesi foto berikut ini : spoor 6 dan 7 sedang ditimbun batu ballast sedangkan di spoor 8 sudah diuji-coba dengan pengaspalan. Disisi lain, pemasangan wesel sedang dalam pengerjaan (ke arah jalan raya Kalimas / PJL 3).

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Attached the latest developments in the construction of slab-track spoor 6, 7 and 8 at Kalimas Station, Surabaya. In the observation on Friday 12/09 afternoon with pak Wie (KAPM) showed some progress.

Jumat, 12 September 2014

[KU-251/2014] Izin Pertambangan: Hindari Permainan, Perlu Dikelola Satu Atap


Bisnis.com, SURABAYA — Penerbitan izin pertambangan perlu dikelola dengan sistem satu atap sehingga mengurangi potensi tumpang tindih dan permainan di bidang perizinan.

Corporate Affair Manager PT Berau Coal M. Aditya Irawan menguraikan izin pertambangan saat ini diurusi berbagai instansi berbeda. Sehingga sebelum operasional ada puluhan izin antarinstansi yang harus dikantongi.

“Idealnya agar efektif dan transparan perizinan bidang pertambangan bisa dikelola satu atap,” jelasnya di Surabaya, Kamis (11/9/2014).

Dia menggambarkan bagi perusahaan yang sudah mengantongi izin konsesi tidak berarti lantas langsung bisa beroperasi. Bila daerah pertambangan berada di hutan perlu izin pinjam pakai hingga izin pemanfaatan kayu.

Setelah izin tersebut dikantongi, kata dia, perusahaan perlu mengurus izin terminal khusus untuk pengangkutan. Pasalnya, pengangkutan barang tambang maupun peralatan penunjangnya tidak boleh melalui pelabuhan umum.

“Semua rangkaian tersebut bisa menimbulkan inefisiensi dari waktu hingga biaya. Agar transparan lebih baik perizinan tersebut dikelola satu atap,” tegasnya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 11.09.14.

[English Free Translation]
Issuance of mining permits need to be managed with a one-stop system, thereby reducing the potential for overlap and tricks in the field of licensing.

Kamis, 11 September 2014

[KG-250/2014] Cerita PT KAI Soal Kuburan Massal Bangkai KRL Ekonomi di Purwakarta

JaKaRTa: Ini ihwal kuburan KRL yang ada di Stasiun Purwakarta (PWK). Tempo hari, saat mendapat penugasan membenahi areal "kuburan" massal ini, bukannya merinding ehh malah kepengen banget cepet dapet proyeknya he he he ...

Kebetulan ada artikel seputar bangkai KRL yang sudah gak terpakai dan teronggok di areal seluas itu. Coba deh simak cuplikan info dari detik.com buat referensi kita semua. Ini merupakan proyek tahap II. Sebelumnya PT Kereta Api Logistik (KALOG) juga mengerjakan proyek tahap I.

Ratusan gerbong KRL ekonomi bekas ditumpuk-tumpuk di kawasan Sta Purwakarta. Beberapa gerbong tampak berkarat dan terlupas catnya.

"Kereta ini ada yang sudah beroperasi dari tahun 80-an sehingga sudah tak ada lagi suku cadangnya. Ini juga sudah dikanibal jadi memang sudah tidak ada yang tersisa lagi," kata SM Corporate Communications Daop 1 Agus Komarudin.

Agus mengatakan, ada 181 KRL yang ada di Sta Purwakarta. Rencananya akan ada sekitar 30 kereta lain yang akan diangkut dari Manggarai ke lokasi ini. "Kabarnya akan ada kereta lain yang datang kemari," katanya.


Lantas, apakah tumpukan KRL ekonomi yang pernah berjasa tersebut mengganggu pemandangan ? Gak juga tuh. Malah di hari biasa saja menjadi tontonan warga, apalagi di malam minggu. Beuuuuh, top abiz jadi pilihan tempat wakuncar ato plesiran sebagian komunitas pecinta kereta api (KA).

Setidaknya, terdapat 181 bangkai gerbong KRL ekonomi yang sudah tak terpakai lagi di Sta Purwakarta. Gerbong lawas ini sudah tidak bisa diperbaiki lagi karena sudah tua sehingga suku cadangnya sudah tidak ada.

Agus Komarudin menyatakan kereta-kereta bekas ini bisa dijual melalui sistem lelang. Namun sebelum lelang PT KAI harus memisahkan dulu mana kereta milik pemerintah dan mana yang milik KAI. Hal ini perlu dilakukan karena pada masa lalu KRL ekonomi dioperasikan oleh pemerintah melalui Kemenhub.

"Kalau kapan lelangnya itu tergantung pusat," kata Agus. Saat ditanya berapa harga per gerbong akan dilepas PT KAI, Agus belum bisa menjawabnya. "Nanti soal harga dan spesifikasi juga nanti diatur pusat," katanya.

Lantas, apa juga tanggapan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan tentang nasib KRL bekas ini ?

"Bangkai-bangkai kereta itu akan di-scrap dan dijual ke Krakatau Steel," kata Dirut PT KAI Ignasius Jonan. Jonan mengatakan, kereta itu akan dijual secara borongan kepada perusahaan Krakatau Steel.

"Saya tidak mau jual satuan, mending sekaligus semuanya dijual ke Krakatau Steel," katanya.

Sumber : detik.com + prolog RAM / Foto : RAM – Eko DJ.

--- quote ---

(artikel-detik) 4 Kereta Bersejarah Diselamatkan dari Kuburan Massal KRL di Purwakarta.

JAKARTA: Ratusan gerbong KRL yang telah uzur ditumpuk-tumpuk di Sta Purwakarta. PT KAI rencananya akan menjual gerbong-gerbong tua ini ke PT Krakatau Steel untuk dilebur. Namun ada 4 gerbong yang akan diselamatkan dari lokasi ini.

"Yang berasal dari tahun 1974. Kereta-kereta ini merupakan generasi awal KRL," kata Kepala Pusat Arsitektur Desain PT KAI Ella Ubaidi. Ella mengatakan, 4 kereta ini rencananya akan ditempatkan di museum KRL yang akan segera dibangun.

Museum KRL ini akan memberikan gambaran bagaimana sistem kereta listrik bekerja melayani warga Jakarta dan sekitarnya. "Sekarang kan banyak yang tidak tahu dari mana listrik KRL itu berasal, lalu bagaimana mekanismenya," katanya.

--- unquote ---

[English Free Translation]
This is the second phase of the project. Previously, PT Kereta Api Logistik (KALOG) worked on the project phase I. Hundreds of former economic KRL piled in Purwakarta station. Some train seem to rust and chipped paint.