Jumat, 28 Agustus 2015

[KU-236/2015] KAI Bantah Konflik dengan Pelindo II Soal Proyek Kereta

JAKARTA: Dirut PT KAI, Edi Sukmoro menampik tudingan Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli soal bersitegang perseroan dengan PT Pelindo II terkait pembangunan jalur KA barang ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

“Saya sih tidak merasa ada masalah dengan Pelindo II,” kata Edi. Sebelumnya, Rizal menjadikan pembangunan jalur rel KA barang ke pelabuhan sebagai salah satu solusi mengatasi permasalahan lamanya waktu bongkar muat barang (dwelling time) di pelabuhan itu.

Keberadaan ular besi sebagai angkutan barang dianggapnya bisa mengurai kemacetan dan beban jalan di area pelabuhan.

Edi memaparkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pelindo II terkait rencana pembangunan jalur KA penghubung Sta Kereta Logistik Pasoso ke Pelabuhan Tanjung Priok (Terminal JICT/ Koja) sepanjang 1 km. Proyek itu sendiri sudah berlangsung sejak lama namun terkendala oleh masalah lahan.

“Dulunya, (jalur rel) mau dibuat Ditjenka tapi tidak bisa jalan akhirnya dialihkan ke kami. Juli kemarin kami sudah disurati oleh Pak Menhub untuk melanjutkan proyek ini,” tambah Edi.

Disebutkannya, saat ini proses pembebasan lahan sudah masuk tahap akhir dalam hal ini perhitungan harga sudah ada kemudian sosialisasi juga sudah dilakukan ke masyarakat.

Sedangkan untuk lahan yang ada di area pelabuhan merupakan lahan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Edi berharap proyek ini bisa segera dilaksanakan secepatnya.

Sumber : CNN Indonesia, 26.08.15.

[English Free Translation]

President Director of PT KAI, Edi Sukmoro dismissed allegations Coordinating Minister for Maritime and Resources, Rizal Ramli about arguing with PT Pelindo II, related to the construction of railway facilities to the Port of Tanjung Priok, Jakarta. Details as above.

Kamis, 27 Agustus 2015

[KG-235/2015] Sidak Ke Stasiun Cibungur & PUG Cikarang

JaKaRTa: Rabu 26/08 siang hingga malam, kita melakukan operasi malam untuk aktifitas sidak di lapangan. Hasilnya, gak ditemukan apa yang kita khawatirkan. Artinya, semua berjalan sesuai SOP yang berlaku.

Target pertama yakni sidak ke Stasiun Cibungur, dimana KALOG memiliki lahan komersil untuk penumpukan kontainer dan hingga kini tetap dipergunakan sesuai peruntukannya. Pas disidak ba’da Isya ato sekitar jam 19.00-an.

Usai dari Cibungur, sidak dilanjutkan ke Stasiun Lemahabang, sowan ke PPKA karena KS sudah kembali dari kantor dan perjalanan dilanjutkan ke CDP – tepatnya kantor PUG Cikarang (pos pengawas jembatan timbang elektronik).

Kedepannya, semua kereta api (KA) angkutan barang WAJIB ditimbang dan bila melanggar maka konsekuensinya gerbong akan diputus dan diproses di area Cikarang Dry Port (CDP). Selebihnya menunggu perintah lebih lanjut dari PT KAI Daop 1 ato KS yag ditunjuk.

Saat sidak, KA barang yang ditimbang KA ONS dan Syukur Alhamdulillah, proses penimbangan malam itu berjalan lancar dan semua gerbong dalam batas muatan yang diijinkan. PT KAI mengedepankan faktor keselamatan (safety), sehingga jangan heran bila pelaksanaan di lapangan sangat ketat.

Tim sidak kembali ke JKT, jam 22.30 dan tiba di kantor jam 23.45. Thanks God. Beres juga.
Demikian laporan sidak ke beberapa lokasi di daerah Daop 1. Dokumentasi terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday, August 26th, from a.m to p.m, we conduct night operations for inspection activities in the field. The result, we’re not found what we're worried about. That is, all goes according to SOP regulations. Three stations are: Cibungur, Lemahabang and PUG Cikarang (near CDP).

Selasa, 25 Agustus 2015

[KG-233/2015] Dinas Rekon Ke Torpus PT KAI

BaNDuNG: Senin 24/08, tim PT Kereta Api Logistik (KALOG) menggeruduk kantor pusat (torpus) PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Bandung. Tujuannya untuk melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan dan tagihan.

Hal ini penting dilakukan, selain sebagai ajang silaturahim (karena ternyata selama ini hanya dilakukan secara by phone, tidak bertatap muka) dan baru kali ini juga ikut rekon dibawah koordinasi unit biz anyar.

Lumayan, jadi tahu he he he. Semua perwakilan di kantor Daerah Operasi (Daop), mulai Daop 1 JAK hingga Daop 9 JR, hadir semua. Dari tim KALOG, selain tim Keuangan juga hadir perwakilan BHP Kurir, Kontainer dan Angkutan Curah. Siiip.

Tak kurang dari Direktur Utama PT KALOG, pagi itu sempat mampir dan memberikan semangat agar rekon kali ini berjalan lancar dan hasilnya optimal. Jangan lagi ada tagihan salah ato pembayaran terlambat ke torpus via Virtual Account (VA).


Liputannya, silahkan disimak dalam dokumentasi berikut ini, termasuk saat selesai dengan tugas-tugas kantor, kemudian diselingi dengan sesi wisata kuliner, mumpung di Bandung dan jam pas pulang kerja Bro’. Nyam nyam nyam ...


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Monday, August 24th, PT Kereta Api Logistik (KALOG) team visited PT Kereta Api Indonesia (KAI) headquarters in Bandung. The aim is, to carry out the reconciliation of the financial statements for both parties.

Senin, 24 Agustus 2015

[KU-232/2015] Potensi Untung Besar, PT KALOG Ekspansi Bisnis Batubara di Sumsel

JAKARTA: PT Kereta Api Logistik (KALOG) tengah fokus pada pengembangan loading/unloading (LO/LO) batubara di Sumatera Selatan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya produksi batubara di Sumatera Selatan.

Ditambah segmen bisnis LO/LO batubara ini memiliki kontribusi margin dan pendapatan paling besar diantara lini bisnis PT KALOG lainnya.

Sebagai persiapan untuk menjawab kebutuhan yang lebih besar dengan beroperasinya jalur ganda di Sumatera Selatan, PT KALOG telah menyiapkan berbagai rencana pengembangan dan ekspansi bisnis batubara di Sumsel, diantaranya :

1. Investasi Alat, berupa Gantry Crane dan Conveyor Belt. Alat tersebut untuk menunjang kegiatan bongkar muat dengan kapasitas besar hingga 8 juta ton/tahun.

2. Penambahan Rangkaian Gerbong, Pada tahun 2015 ini, aktivitas bongkar muat dari 3-4 rangkaian akan ditingkatkan menjadi menjadi 6 rangkaian.

3. Pembangunan Pelabuhan. PT KALOG juga tengah mempersiapkan Pelabuhan Srengsem, Lampung, sebagai Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Terminal ini akan fokus melayani bongkar atau muat batubara dengan kapasitas hingga 20 juta ton yang diharapkan dapat mulai beroperasi mulai 2016.

4. Pembangunan Jalur Short-Cut. PT Kalog juga akan membangun jalur short cut dari Kertapati yang mampu memotong hingga 100 km. Dari jarak sebelumnya 409 km menjadi 309 km melalui beberapa stasiun di Sumatera Selatan menuju Lampung.

Selain mengembangkan layanan LO/LO batubara, PT KALOG juga terus berusaha meningkatkan layanan KA angkutan petikemas, KA angkutan non peti kemas, pengelolaan area pergudangan serta layanan BHP Kurir melalui Kalog Express.

Sumber : Liputan 6, 22.08.15.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Logistik (KALOG) is focusing on the development of loading / unloading (LO / LO) of coal in South Sumatera. This is in line with the increase in coal production in South Sumatera and target for the company in 2015.

Minggu, 23 Agustus 2015

[KG-231/2015] KALOGers Menyapa Semesta

JaKaRTa:  Gak banyak proloog lagi deh. Edisi hari libur, khususnya hari Minggu menjadi kapling bagi KALOGers buat diinfo-info gitu deh. Jangan dilihat ajang narsis ato selfie-nya doank. Tetap dipandang sebagai ajang silaturahim diantara KALOGers.

Kejadian yang terekam gak jauh-jauh koq. Paling pol 2 (dua) ke belakang. Klo waktunya kelamaan (kepanjangan), ngeri basi juga sih, kecuali yang alamiah dan punya daya tarik tersendiri dari foto yang dikirim, semisal perayaan pernikahan dll.


Bravo !  Have a Good Day.

Sumber : KALOG / Foto : KALOGers.

[English Free Translation]
Do not need too much proloog. Holidays edition, especially Sunday - we plots for KALOGers, to display their daily activities, whether working or relaxing. Do not be seen from the side of his narcissistic or selfie itself. Keep the blog as the arena of friendship between KALOGers.