Rabu, 22 Oktober 2014

[KU-289/2014] PT KAI Dipercaya Exim Bank Beli Loko 50 Unit

SuRaBaYa: Secara jumlah nominal, 50 unit bukan angka yang terlalu besar namun secara nominal jumlah ini amat sangat dibutuhkan pemerintah Amrik untuk menggerakkan roda perekonomiannya. Alih-alih PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan lowongan pekerjaan kepada warga Amrik.

PT KAI dalam masa kepemimpinan Ignasius Jonan boleh dibilang mereformasi sisi mentalitas kerja dan disiplin, namun tidak melupakan target yang harus dicapai perusahaan pelat merah ini agar tetap bisa menggaji karyawannya dengan layak dan tepat waktu. Jangan berbisnis sampe rugi - begitu ungkapan singkatnya.

Yang digeber oleh Dirut PT KAI, merealisasikan angkutan barang hingga 60 persen dan memaksimalkan angkutan penumpang tanpa mengurangi kapasitas, malah bila mungkin ditambah. Persentase investasinya pasti berbeda, angkutan barang porsinya lebih besar sehingga target yang hendak dicapai pun jelas. 

Angkutan penumpang khan sifatnya fluktuatif, kecuali di hari-hari libur nasional. Angkutan barang bila sudah kontrak, jangan berharap bisa di-stop. Tanggal merah pun kadang-kadang dilabrak supaya target optimal he he he.

Berikut ini ada sekelumit info, terkait rencana PT KAI memborong 50 unit loko baru dari GE Amrik. Congrats !

--- quote ---

(artikel) Ex-Im Bank Biayai Pembelian 50 Lokomotif PT KAI

WASHINGTON. PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memperoleh pinjaman kredit sebesar US$ 94,3 juta dari Ex-Im Bank, yang merupakan bank ekspor-impor asal Amerika. Kredit tersebut diberikan untuk membiayai pembelian 50 unit lokomotif buatan General Electric.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada Rabu (15/10) kemarin oleh Fred P. Hochberg Presiden Ex-Im Bank, Russell Stokes CEO GE Transportation, dan Ignasius Jonan CEO PT Kereta Api Indonesia.

Kredit Ex-Im Bank kepada PT KAI juga akan berdampak pada sektor tenaga kerja di AS. Diperkirakan akan ada sekitar 700 pekerjaan baru dari kredit yang diberikan tersebut.

"Ex-Im Bank bangga untuk memfasilitasi transaksi seperti ini, yang akan mendukung 700 pekerjaan yang berkualitas di Amerika. Ini juga sebagai upaya untuk membangun infrastruktur transportasi yang handal di Indonesia dengan produk-produk berkualitas AS," kata Hochberg dalam keterangan persnya kepada KONTAN, Kamis (16/10).

Saat ini KAI mengoperasikan lebih dari 300 lokomotif, baik untuk layanan barang dan penumpang di pulau Jawa dan Sumatera. Langkah penambahan lokomotif ini merupakan untuk KAI meningkatkan dan memodernisasi infrastruktur agar bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dukungan keuangan bank adalah bagian penting dari kemampuan GE untuk meningkatkan ekspor kepada pelanggan global kami seperti PT KAI. Kami akan membangun 50 lokomotif di Pennsylvania dan mengantarkannya tahun depan ke Indonesia," kata Stokes.

Sumber : Kontan, 16.10.14.

Borong 50 (artikel) KAI Lokomotif Baru dari Amerika Serikat

JAKARTA: KAI akhirnya merealisasikan rencana menambah armada kereta barang untuk tahun buku 2014. Sedikitnya 50 lokomotif baru buatan General Electric (GE) Transportation sudah dipesan untuk menambah kapasitas angkutan barang di pulau Sumatera dan Jawa. 

Perusahaan plat merah ini menggandeng perbankan Amerika Serikat (AS), Export Import Bank of The US dalam hal pendanaan. Kedua institusi ini bersama GE Transportation menyepakati pinjaman dana sekitar 94,3 juta dollar AS untuk mendanai pembelian 50 lokomotif tersebut pada Rabu malam (15/10). 

Fred P. Hochberg, Chairman dan President Bank Export Import US mengaku puas bisa memberikan fasilitas pinjaman ke KAI. Ia menilai, KAI bakal diuntungkan dengan kerjasama ini karena mendapat armada lokomotif baru. 

Russell Stokes, President dan Chief Executice Officer GE Transportation bilang pihaknya segera membuat 50 lokomotif di Pennsylavania, AS. Ia menargetkan pengiriman lokomotif ke Indonesia bisa terlaksana tahun depan. PT KAI sendiri memperkirakan lokomotif GE Transportation ini akan tiba di tanah air sekitar kuartal III dan kuartal IV 2015. 

Menurut Bambang Eko, Direktur Komersial KAI, lokomotif ini akan digunakan untuk menambah kapasitas angkutan batubara.

"Rencananya sekitar 39 kereta lokomotif ke Sumatera dan sisanya, 11 kereta untuk Jawa," urainya. Kereta angkutan batubara memang tengah menjadi fokus perhatian KAI. 

Perusahaan transportasi ini tengah mencoba merubah komposisi bisnisnya dengan tidak lagi mengandalkan pendapatan dari kereta penumpang sebagai pemasukan utama. Pendapatan kereta barang ditargetkan bisa menyumbang 60% pendapatan konsolidasi, sedangkan pendapatan kereta penumpang 40%. 

Sumber : Kompas, 17.10.14.

(The Article) KAI Secures $94,3M Credit to Buy GE’s Locomotives. 

JAKARTA: State-owned train operator PT KAI has secured credit worth US$94,3 million from the Export-Import Bank of the United States to finance its purchase of 50 locomotives from American technology giant General Electric (GE) Co. 

The loan agrrement was signed by KAI president director Ignasius Jonan, Ex-Im Bank Chairman and President Fred P. Hochberg and GE Transportation President and CEO Russell Stokes in Washington on Wednesday. 

“Ex-Im is proud to facilitate transactions like this one, which will support 700 quality jobs here in America even as it empowers Indonesia to build an enduring, reliable transportation infrastructure on the foundation of quality US products,” Hochberg said in a written statement. GE will build 50 locomotives in Pennsylvania and deliver them next year to Indonesia, according to GE CEO Stokes. 

Contacted separately, KAI Commercial Director Bambang Eko Martono said the locomotives would be used as freight trains both in Sumatera and Java. 

“The locomotives will be used to transport coal in Sumatera and Java. Thirty nine will be located in Sumatera while the rest will be used in Java,” Bambang said on Thursday. 

Source : The Jakarta Post, 17.10.14. 

--- unquote ---

Harus diakui juga. Fokus PT KAI kini lebih menitikberatkan kepada angkutan barang, dibanding angkutan penumpang. Bukan berarti menelantarkan angkutan penumpang. 
Secara porto folio, margin yang diperoleh selain lebih besar, juga bisa dimanfaatkan menopang investasi angkutan penumpang di masa mendatang. Harus optimis dan percaya diri. Insya Allah.

Sumber : Dari Sana-sini.

Selasa, 21 Oktober 2014

[KG-289/2014] Kunjungan HC Ke Surabaya – 21/10/14


SuRaBaYa: Dalam upaya meningkatkan kompetensi karyawan di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan anak perusahaannya, Manager HC PT Kereta Api Logistik (KALOG) torpus dan staf turun ke Surabaya untuk melakukan sosialisasi.

Bila sesuai jadual semula, semua pegawai dengan pangkat Manager / Asman ato memiliki kategori golongan III keatas, DIWAJIBKAN mengikuti test regulasi perkeretaapian. Penentuan waktu dan lokasi test segera disusulkan.

Hari ini, menjelaskan sekilas materi yang akan diuji terhadap para peserta, mulai dari Undang Undang (UU) hingga Peraturan Dinas (PD). Jadi, gak ada cerita bermalas-malasan karena bila tak lolos ujian ini bisa terkena induksi alias training ke awal lagi ato program pematangan.

Apapun hasilnya, terpulang kepada pribadi masing-masing. Minimal sudah di-briefing ya lumayanlah berbagi kepeningan he he he. Tinggal mboco-mboco buku panduan yang wajib dijadikan rujukan ato pilih pensiun dini nek wes ga kuat ? Terserah.

Usai sosialisasi, tim dari HC torpus diajak berkeliling Kalimas untuk memperlihatkan geliat dan kemajuan pembangunan untuk mewujudkan Stasiun dan Terminal Barang (TB) Kalimas, Surabaya yang akan menjadi tandem bagi TB Sungai Lagoa, Tanjung Priok, Jakarta.

Sekilas liputan saat makan siang dan kunjungan ke lapangan. Bertemu kawan lamo – yang juga mantan staf PT KALOG, Pak Wie.


Sumber : KALOG / Foto : Aris.

[English Free Translation]
In an effort to improve the competence of employees at PT Kereta Api Indonesia (Persero) and its subsidiary, Today, HC Manager of PT Kereta Api Logistik (KALOG) H.Q and staff visit Surabaya to socialize the program. Happy reading.

Senin, 20 Oktober 2014

[KG-288/2014] Kasus Center Point, Kapolda Sumut Berang


SuRaBaYa: Gak aneh kalo di republik ini, masalah hukum jadi mainan orang berduit. Bukan juga sembarang tuduh tetapi menjadi realitas di kehidupan nyata tetapi sulit untuk dibuktikan. Semoga di era baru dan pimpinan baru, kisruh Center Point, Medan bisa terkuak kebenarannya.

Berdasarkan info terakhir, Kapolda Sumut aja sampe berang membaca penetapan Kakan Pertanahan Kota Medan yang ditahan, gara-gara tersangka gak mau menerbitkan sertifikat HGB karena tanahnya masih dalam status sengketa. Yang jadi masalah status tersangkanya itu loh.

Wong yang diatas aja bilang aneh, dasarnya dari mana ? Gimana masyarakat bisa mengerti dan paham kalo dasarnya juga gak jelas ? Mending baca artikel berikut ini, buat nambah-nambah wacana.

--- quote ---

(artikel) Polemik Penetapan Kakan Pertanahan Medan Jadi Tersangka. Kapolda Sumut Berang, Minta Gelar Perkara Ulang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo akhirnya turun tangan terkait kasus Centre Point. Dia pun tampak berang dengan penetapan Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Kota Medan, Dwi Purnama SH MKn beserta Kasi Pemberian Hak-Hak, Hafizunsyah, sebagai tersangka karena tak mau menerbitkan sertifikat Hak Guna Bangunan untuk proyek milik PT Agra Citra Karisma (ACK) tersebut. Gelar perkara ulang pun menjadi permintaan sang kapolda.

Hal itu Sumut Pos ketahui dari pembicaraan Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo dengan Wakapoldasu Brigjen Pol Basarudin, Irwasda Poldasu Kombes Pol Safril Nursal, dan Direktur Ditbinmas Poldasu di Masjid Mapoldasu, Jumat (17/10) siang. Saat itu, terlihat wajah Toba 1 (sebutan untuk Kapoldasu) sedikit berkerut, sembari menanyakan dasar penetapan tersangka terhadap Kakan Pertanahan Kota Medan.

“Masa langsung ditetapkan tersangka. Dasarnya apa? Panggil itu Kasubditnya atau Kompolnya. Jelaskan ke saya dasar penetapan itu,” ungkap Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo singkat yang disambut dengan kata ‘siap jenderal’ oleh Direktur Ditbinmas Poldasu dan Irwasda Poldasu.

Begitu juga ketika mantan Gubernur Akpol itu keluar dari masjid dan diwawancarai Sumut Pos. Dengan singkat dan terkesan tidak mau salah dalam berucap, jenderal polisi dengan pangkat 2 bintang di pundak itu menyebut kalau kasus itu masih dalam penelitian.

“Kasus itu masih lanjut. Saat ini sedang kita teliti. Begitu juga untuk penyelidikan lebih lanjut, sedang kita lakukan, ” ungkap Kapoldasu singkat.

Saat disinggung soal permintaan pihak Kantor Pertanahan Kota Medan untuk kasus itu dibawa ke Mabes Polri terlihat Kapoldasu bijaksana mempersilahkan. Dikatakannya, kalau pihaknya akan mengikuti. Namun, Kapoldasu tidak menjelaskan lebih rinci soal kasus yang sedang ditangani pihaknya itu.

Sementara itu, saat Sumut Pos mengikuti langkah Wakapoldasu yang diikuti sejumlah pejabat utama Poldasu menuju gedung utama Mapoldsu, terdengar Irwasda Poldasu Kombes Pol Safril Nursal memerintahkan Kepala Spri Kapoldasu AKBP Tri Setyadi untuk memanggil Kasubdit II/Harda & Tahbang Ditreskrimum Poldasu AKBP Yusuf Saprudin. Dikatakannya kepada AKBP Tri Setyadi, untuk memerintahkan AKBP Yusuf Saprudin menggelar kembali kasus itu. Begitu juga dengan penyidik kasus itu, dikatakannya untuk turut dihadirkan.

“Tadi sudah saya telepon namun tidak dijawab. Nanti kamu panggil dia dan perintahkan untuk digelar kasus itu,” ungkap Kombes Pol Safril Nursal singkat.

Di sisi lain, informasi diterima Sumut Pos, pihak BPN Pusat telah mendatangi Poldasu untuk mempertanyakan kasus itu. Namun, belum diketahui pasti soal kedatangan pihak BPN Pusat ke Poldasu. Terlebih, pihak Poldasu melalui Irwasda Poldasu Kombes Pol Safril Nursal yang dikonfirmasi Sumut Pos, tidak memberi jawaban. Begitu juga dengan Kabid Humas Poldasu AKBP Helfi Assegaf yang kembali dikonfirmasi Sumut Pos, juga tidak memberi jawaban.

Sebelumnya dari Jakarta, diketahui kalau tim dari Deputi V BPN yang membidangi masalah sengketa lahan, sudah datang ke Medan. Hal inji diungkapkan Kepala Pusat Hukum (Kapuskum) BPN, Kurnia Toha. Saat dikonfirmasi, pejabat ini tampak hati-hati mengeluarkan pernyataan. Awalnya dia hanya mengatakan, semua pihak mestinya bisa memahami Hukum Pertanahan.

“Ya mestinya harus dipahami Hukum Pertanahan. Bahwa jika masih ada sengketa, jika dikeluarkan sertifikat malah bisa ruwet. Tanah yang masih sengketa itu status quo, tidak bisa dikeluarkan sertifikat,” ujar Kurnia Toha di Jakarta, kemarin (17/10).

Seperti diketahui, lahan yang dimintakan HGB oleh PT Agra Citra Karisma untuk Medan Center Point, masih dalam proses sengketa dengan PT KAI. Saat ini, proses penyidikan masih berlangsung di Kejaksaan Agung.

Kurnia berharap, semua pihak bisa memahami persoalan ini secara baik. Terlebih lagi, lanjutnya, lahan yang disengketa merupakan lahan milik PT KAI, yang merupakan perusahaan plat merah di bawah nauangan Kementerian BUMN.

“Apalagi itu milik BUMN, aset negara, baik terdaftar atau pun tidak terdaftar,” terang Kurnia.

Lantas apa yang sudah dan akan dilakukan BPN Pusat untuk melakukan pembelaan kepada kedua jajarannya yang dijadikan tersangka itu? Kurnia mengatakan, dua hari lalu, selama dua hari, tim dari Deputi V BPN yang membidangi masalah sengketa lahan, sudah datang ke Medan.

Saat Tim dari BPN itu ke Medan, apakah juga mendatangi Mapoldasu? Kurnia tidak memberikan kepastian. “Mereka ke Medan bukan hanya untuk urusan ini. Tapi memang termasuk mengurusi kasus ini,” kilahnya.

Apa langkah yang akan dilakukan selanjutnya? “Tentu kita akan terus berupaya mendudukan persoalan yang sebenarnya,” jelasnya.

Di sisi lain, selain tidak memiliki HGB, Centre Point yang telah berdiri megah itu juga tidak memiliki IMB. Terkait itu, DPRD Kota Medan akan meminta klarifikasi kepada Pemko Medan. “Keluhan adik-adik mahasiswa akan kita tindak lanjuti, dengan cara meminta klarifikasi dari Pemko Medan mengapa sampai saat ini bangunan yang belum memiliki IMB dibiarkan begitu saja,” ujar Wakil Ketua DPRD Medan, Burhanudin Sitepu kepada puluhan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Medan, Jumat (17/10) siang.


Pemko Dukung Poldasu
Wakil Ketua DPRD Medan dari Golkar, Iswanda Nanda Ramli pun mengatakan akan mempelajari kasus Centre Point tersebut. Pasalnya, anggota dewan periode 2014-2019 mayoritas diisi oleh muka-muka baru. Untuk itu, perlu pemahaman mendalam mengenai permasalahan ini. “Setelah kita pelajari, maka masalah ini akan kita tindak lanjuti,” katanya didampingi Ihwan Ritonga yang juga Wakil Ketua DPRD dari Gerindra.

Mendengarkan penjelasan dari anggota dewan, akhirnya mahasiswa yang tergabung didalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kota Medan membubarkan diri.

Sementara itu pernyataan mengejutkan keluar dari Pemko Medan mengenai kasus Center Point yang pada akhirnya pihak penyidik Poldasu menetapkan Kakan Pertanahan Medan sebagai tersangka karena tidak kunjung menerbitkan sertfikat HGB.

“Apa yang dilakukan oleh Poldasu (penetapan status tersangka Kakan BPN) sudah benar, karena menghambat permohonan penerbitan HGB yang diajukan oleh PT Agra Citra Karisma (ACK),” ujar Kasubag Bantuan Hukum, Bambang di Balai Kota, Jumat (17/10).

Secara hukum, kata dia, apa yang dilakukan oleh penyidik Poldasu sudah sesuai dengan keputusan. “PT ACK kan sudah memenangkan kasus ini baik di tingkat Pengadilan Negeri (PN) sampai Mahkamah Agung (MA), sehingga berharap dapat memiliki sertfikat kepemilikan. Sedangkan proses peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Kementerian BUMN seharusnya tidak menjadi penghalang BPN menerbitkan HGB,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Subdit II/Harda & Tahbang Ditreskrimum Poldasu menetapkan Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan, Dwi Purnama SH M.Kn dan Kasi Pemberian Hak-Hak pada Kantor Pertanahan Kota Medan, Hafizunsyah sebagai tersangka kejahatan dalam jabatan, terhitung sejak Jumat lalu. 

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah pemeriksaan terhadap 4 orang saksi, Drs Zainal Abidin, Handoko Lie, Budi Darmansyah SH dan Fahmiludin SH yang merupakan pihak pelapor atas laporan nomor SPK/1883/VII/2014/SPKT I tertanggal 22 Juli 2014. Dalam laporan itu, pihak pelapor merasa dirugikan karena pengajuan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 22/ACKH/VII/2013 tertanggal 4 Juli 2013, ditolak oleh Kantor Pertanahan Kota Medan.

Dalam surat bernomor 1749/12.71-600/X/2013 tertanggal 25 Oktober 2013 yang sebagai penolakan penerbitan sertifikat HGB itu, disebutkan kalau penerbitan HGB tidak bisa dilakukan karena objek seluas 35.955 M2 di Jalan Jawa Kelurahan Gang Buntu Kecamatan Medan Timur yang dimohonkan untuk penerbitan sertifikat HGB-nya, masih dalam sengketa karena pengajuan Peninjauan Kembali oleh pihak PT Kereta Api Indonesia.

Begitu juga dengan peraturan Kepala BPN RI Nomor 1 tahun 2010 dan Peraturan. Menteri Agraria/Kepala BPN RI pada pasal 126 Nomor 3 Tahun 1997 tentang ketentuan pelaksanaan peraturan pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran tanah pada pasal 45 ayat 1 huruf e, juga dituangkan dalam surat penolakan penerbitan sertifikat HGB, sebagai alasan Kantor Pertanahan Kota Medan tidak dapat menerbitkan HGB pada objek yang saat ini sudah berdiri bangunan Centre Point itu. (ain/sam/dik/rbb)

Sumber : SUMUT POS, 18.10.14.


--- unquote ---

Catatan,
Rujukan terkait dengan informasi kisruh tanah sengketa milik PT KAI di Medan, silahkan baca : [KU-281/2014] PT KAI Soroti Penetapan Tersangka Kakan Pertanahan Medan. Pemilik Center Point Panik – edisi 13 Oktober 2014, [KG-276/2014] Sengketa Tanah PT KAI Terus Bergolak Di Gang Buntu Medan – edisi 08 Oktober 2014, [KU-160/2014] Tak Ingin Merugi, Tempuh Jalur Hukum - edisi 12 Juni 2014, [KA-110/2014] DU & D8 Menjadi Pembicara Publik - edisi 23 April 2014, [KU-109/2014] Rahudman Terseret 5 Surat – edisi 22 April 2014, [KU-072/2014] Dua Mantan Walikota Medan Jadi Tersangka Korupsi Pengalihan Tanah PT KAI – edisi 15 Maret 2014, [KA-067/2014] PT KAI Melawan Mafia Tanah & Mafia Peradilan – edisi 10 Maret 2014 dan [KU-065/2014] Mafia Tanah Menang, Aset PT KAI Rawan Diserobot – edisi 08 Maret 2014.

[English Free Translation]
North Sumatera Police chief Insp Eko Hadi Sutedjo intervened regarding the case of Centre Point. He looked furious with the determination of Kakan Pertanahan Medan, Dwi Purnama along with Kasi Pemberian Hak, Hafizunsyah, as a suspect because he refused to issue a certificate for the project belongs to PT. Agra Citra Karisma (ACK).

Minggu, 19 Oktober 2014

[KU-287/2014] Gaet Belanda, Museum KA Ambarawa Akan Jadi Yang Terbesar di Asia


AMBARAWA: Museum Kereta Api di Ambarawa direncanakan menjadi museum kereta api terbesar di Asia. Saat ini PT KAI bekerjasama dengan Nederlands Smalspoor Museum dari Belanda mulai mempromosikan Museum Ambarawa ke Belanda.

EVP Conservation, Maintenance, and Architecture Design, PT KAI, Ella Ubaidi mengatakan, bentuk kerjasama yaitu saling mempromosikan museum antarnegara.

"Promosi bersama, museum PT KAI akan dipromosikan di Belanda nanti bisa dapat banyak tamu segmen Eropa. Nanti promosi museum mereka di kita," kata Ella usai penandatanganan kerja sama antara PT KAI dengan pengelola Nederlands Smalspoor Museum, di Lawangsewu, Kota Semarang, Jumat (17/10).

Selain itu akan ada sharing pengetahuan untuk merawat kereta uap yang nantinya digunakan untuk kereta wisata. Pihak Belanda akan mengirimkan ahli ke Semarang untuk memberikan pengetahuan terkait perawatan dan mengaktifkan kembali kereta uap yang ada.


"Bentuk bantuan dari Belanda nanti mengirim ahli untuk mengajari memperbaiki kereta uap. Kita punya 28 kereta uap yang kemungkinan besar bisa dihidupkan kembali," tandasnya.

Ella menegaskan kemungkinan museum KA Ambarawa akan menjadi museum terbesar terlebih lagi jika rel dari Semarang-Magelang sudah selesai direstorasi semuanya.

"Insyaallah jadi museum KA terbesar di Asia bahkan bisa di dunia. Jalan rel dari Semarang ke Magelang akan direstorasi. Bisa dipakai tidak hanya KA umum, tapi bisa dalam kemasan KA wisata," tutur Ella.

Sumber : detik, 17.10.14.

Catatan : 
Liputan khusus dari editor blog ini, tentang Stasiun Ambarawa, silahkan baca di [KG-279/2014] Amazing Ambarawa ! – edisi Sabtu, 11 Oktober 2014.

[English Free Translation]
Railway Museum in Ambarawa planned to be the largest railway museum in Asia. Currently, PT Kereta Api Indonesia (Persero) cooperated with Nederlands Smalspoor Museum and began to promote the Ambarawa’s Museum to the Netherlands. Both ways.

Sabtu, 18 Oktober 2014

[KG-286/2014] Ana Married, Riestu Juga - 18/10/14


SuRaBaYa: Dua KALOGers melepas masa lajangnya. Yang pertama Ana Iswari, sekretaris Direktur Pengembangan Usaha (Dirbangus / GB) PT Kereta Api Logistik kantor pusat dan yang ke-2 Riestu Rimba Nugroho - KTB SCT Lahat menikah juga.

Untuk Ana, hanya sedikit orang KALOG yang tahu dan bisa sharing informasinya (jadi, harap maklum) sedangkan untuk Riestu si anak rimba dari Suka Cinta, lumayanlah rada banyak gaul dan dikenal luas. Selamat jadi jeme Lahat be yo. He he he.

Riestu berhasil menyunting Allin Dwi Linda dan membawanya ke pelaminan. Resepsi pernikahannya dilaksanakan hari Sabtu 18/10, mulai pukul 08.00 s/d selesai. Acara berlangsung di kota Lahat.
Pihak KALOGers diwakili Mohammad Edward - KTB KPT dan juga mantan KALOGers mang BS / Budi Susanto dan keluarga, yang mewakili tim Kurcaci he he he.


Untuk Ana maupun Riestu, selamat menempuh hidup baru ya.

Sumber : KALOG / Foto : Edward - Budi Susanto.

[English Free Translation]
Two KALOGers celebrating their wedding day. The first Ana Iswari, secretary Business Development Director (Dirbangus / GB) PT Kereta Api Logistik headquarters and the 2nd Riestu Rimba Nugroho - KTB SCT Lahat got married too. We congratulate for taking a new life for both couples.

Jumat, 17 Oktober 2014

[KG-285/2014] Proyek Garapan PT KALOG Mendatang


JaKaRTa: Bagi PT Kereta Api Logistik (KALOG) walaupun target tahun 2014 sudah melebihi RKAP namun upaya-upaya mengamankan target tahun 2015 tetap dijalankan. Maklum ada kenaikan cukup significant hampir 2x lipat.

Tugas bagian pengembangan usaha pun digenjot untuk melirik potensi-potensi yang masih dioptimalkan via angkutan kereta api barang. Bisa dalam bentuk kontainer ato juga bentuk lain. Banyak pilihan dan disesuaikan dengan jenis komoditi. Customize banget deh.

Syaratnya ya volume harus kudu rada banyak, berbeda sifat bisnisnya dengan angkutan truk yang bisa mengamankan angkutan ritel. Setiap moda memang memiliki plus minus, jadi harus jeli dalam memanfaatkan peluang. Nah, peluang didapat bila kita berani blusukan sehingga benar-benar menjiwai logistik secara utuh.

Tak harus sempurna namun esensinya harus bisa ditangkap. Setelah itu tinggal memoles dengan kombinasi harga dan servis. Hasilnya, solusi bagi Pelanggan yang membutuhkan jaminan waktu dan kontinuitas dalam jangka panjang.

Tahun 2015 menjadi tantangan baru dalam meraih pundi-pundi tambahan dari angkutan semen, pasir ato proyek karena industri logistik akan terus menggeliat dan maju terus tanpa ada yang bisa membatasi jumlahnya. Sepanjang ada pembangunan, disitulah industri logistik akan tumbuh.


Sumber : KALOG / Foto : Edi Sudiarto.

[English Free Translation]
For PT Kereta Api Logistik (KALOG), although the target for 2014 is more than the annual budget, but to secure 2015 fixed target a lot of efforts to do. Understandably there were significant increases almost 2-fold in the next year. Create new biz and there is a must.

Kamis, 16 Oktober 2014

[KU-284/2014] Aktifkan 2.500 Km Jalur Kereta Api

JAKARTA: PT KAI mendorong pemerintah melakukan reaktivasi 2.500 km jalur KA yang saat ini mati. Reaktivasi diperlukan di tengah kebutuhan transportasi massal yang bebas macet.

"Kondisi lalu lintas yang crowded salah satunya bisa diatasi dengan optimalisasi moda transportasi massal seperti KA. Reaktivasi jalur KA yang sudah lama tidak dioperasikan sudah menjadi salah satu program PT KAI," ujar VP Head of Corporate Communication PT KAI, Makmur Syaheran kemarin.

Menurutnya, jalur KA yang ada di seluruh Indonesia sebelumnya sepanjang 8.000 km. Namun, karena satu dan lain hal, terdapat beberapa jalur yang akhirnya ditutup. Di Jabar, beberapa jalur yang hingga saat ini masih ditutup diantaranya Bandung-Ciwidey.

"Saat ini jalur KA yang aktif di seluruh Indonesia sepanjang 5.500 km," sebutnya. Beroperasinya 5.500 km jalur KA, lanjutnya, setelah pemerintah melakukan reaktivasi beberapa jalur KA yang sebelumnya ditutup. Diakuinya, jalur KA sepanjang 2.500 km sisanya menjadi target PT KAI untuk dilakukan reaktivasi.

Namun demikian, reaktivasi jalur KA hanya bisa dilakukan pemerintah karena sesuai UU, pengadaan infrastruktur rel KA adalah tanggung jawab pemerintah. PT KAI, lanjutnya, akan berpatokan pada sejarah tanah yang tertuang dalam surat tanah.

Dalam hal ini, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan rencana reaktivasi jalur KA yang telah lama ditutup. Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan sejumlah uang untuk proses perpindahan warga yang menempati aset PT KAI. Nominalnya bervariasi tergantung besar kecilnya bangunan tsb.

"Ini tidak akan sama dengan ganti rugi. Kami akan memberikan uang pindah saja. Karena lahannya merupakan aset milik PT KAI. Kalau ganti rugi, itu jika lahannya milik warga dan terkena dampak reaktivasi ini," katanya.

Sebelumnya, Manajer Humas Daop 2 Bandung, Zunerfin mengatakan hal yang sama. Ada beberapa jalur KA mati yang sebelumnya pernah dioperasikan. Di antaranya adalah Bandung-Soreang-Ciwidey, Rancaekek-Tanjungsari, Banjar-Cijulang, dan lainnya.

Sumber : Sindo, 20.09.14 / Kredit Foto : Semboyan35.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Indonesia (Persero) to encourage the government to reactivate 2,500 km railway line that currently doesn’t work. Reactivation is required in the middle of the need for mass transportation jam free.