Selasa, 22 Juli 2014

[KU-199/2014] "Ignasius Jonan: Double Track of Consistency "


JAKARTA: Indonesia's economic structure is remarkably sturdy as it has weathered the global slump of 2008/09 surprisingly well. Over the past decade, growth figures were above 4.6 percent and, unlike many of its neighbours, it has been in a relatively stable political condition during this period. The country's chronic infrastructure woes, however, could jeopardize the sustainability of this growth.

Traffic jams due to a fourishing automotive sales (1.2 million units; 2013) and limited development of new roads are causing losses on a large scale. The Indonesia railway has yet to live up to its role as the backbone of the country's transportation system.

During this opportune era of nation building the Ministry of State-Owned Enterprises (BUMN) gave the task to revamp PT KAI to Ignasius Jonan who, since appointment in 2009, has undertaken every major decision for the sake of making PT KAI a customer-focused & service-oriented company, as all public service companies should be.

"As a mode of transportation for both passengers and cargo, the position of the railway is becoming increasingly important, particularly on an island as densely populated as Java. Comparing our situation to California, which has only 55-60 million inhabitants, Java on the other hand has 120 million. Revamping efforts became crucial, or else our logistics costs would be disrupted. We wouldn't use air transport to travel from Cirebon to Tegal, or to reach the regency of Pekalongan, for example, because there simply is no airline service to reach these regions," Jonan pointed out.

Considering the chronic financial problems PT KAI found itself in 2008, most capable CEO's would have shun away from such an appointment. Jonan was considered the right man for the job, perhaps because he had a proven track record for getting companies into a positive direction: From 1989-1990 he turn around the tax consulting division of Arthur Andersen in the firm's Surabaya office, from 2001-2006 he turned around Bahana Pembinaan Usaha Indonesia. Then he re-established the investment banking business for Citigroup in Indonesia from 2006-2008.

Jonan aims to do more than put PT KAI on track. He is working on 2 goals targets. Most urgent is the constructing of the 12,3 km double track Batuceper-Soetta Airport service for which reportedly Rp 1.78 billion in PT KAI's funds have been allocated in partnership with PT AP II.

Another goal, Jonan is chasing to increase ridership to 1,2 million/day by 2018 from its current passenger ridership of approximately 600.000/day. Jonan is a person who gets rid of the strong current of “Asal Bapak Senang” Indonesian business culture existing in PT KAI, and he brings energy to decrease administrative bottlenecks.

Jonan, known as stern and straightforward in moving corporate agenda forward, seemed as the leader to deal with the chronic problems at PT KAI. Rejecting a proposed solution to block inter-Java trains from entering Jakarta at certain times, Jonan said “It’s not going to happened. You cannot manipulate traffic like that as these sorts of things were the ones leading to create accidents in the past”.

A commuter line train ticket is currently sold for Rp 5.000 per passenger. “The Indonesians middle class are quite egoistical. If the train is packed, they complain, even though the ticket price is very very inexpensive. And the reason for the low price is to achieve good affordability,” Jonan explained.

On being asked about his decision to combine the economy AC, and business classes into a single class Jonan responded. “The decision was based on the consideration that everywhere in the world a public service that is considered as a basic necessity cannot be differentiated by class,” Jonan said.

The major challenge according to Jonan in achieving the improvements he has set for the Indonesian railway is consistency. “And to foster a culture of consistency we need to use the appropriate ‘stick & carrot’”.

Information technology was another area Jonan emphasized to solve the hassles that had become a tradition in the Indonesia Railways System. The Rail Ticketing System (RTS) introduce in the past three years was consideres ceucial ini improving the service rendered to train riders. The system forced all employees to play by the rules of the organization, eliminating the opportunitu to engage in corruption related activities.

Moreover, IT was also a significant help loss in the middle man or pander ticketing sales. The implementation of the one seat one passenger principle, with the requirement of having the identical name on the ID card and the ticket.

It has also contributed in easing the process of obtaining tickets. Today, train tickets can be purchased at mini markets as well as at the post office, on the website www.kereta-api.co.id. PT KAI was listed as a finalist among the five awardees for IT innovation during the Teknologi Informasi Excellence Award 2012 Asia Pasifik in August 2012.

A wind of change appears to be blowing through the PT KAI. The public, as well as several statesmen have expressed its appreciation for the positive change with PT KAI, particularly in how the organization has dealt with the massive annual exodus that occurs on Idul Fitri. It is hoped that further progress and development will be seen from the railway.

Source : Sorotan Magazine, VOL.XXIII/2/2014, Thursday, 16.07.14.

Senin, 21 Juli 2014

[KG-198/2014] Posko Angkutan Lebaran Dimulai !


SuRaBaYa: Ritual tahunan bagi staf dan pimpinan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sesungguhnya tercermin dari penyelenggaraan angkutan arus mudik yang lancar, aman dn terkendali. Yang dilibatkan pun mulai dari anak perusahaan, personil TNI + Polri, Pramukai hingga komunitas pencinta kereta api.

Gak tanggung-tanggung, bakal ada 5 (lima) juta pemudik akan menggunakan Kereta Api (KA) selama masa mudik Lebaran tahun ini, diperkirakan 4.5 juta sampai 5 Juta pemudik menggunakan kereta api, naik dibandingkan tahun kemarin dengan 4.3 juta pemudik.

Dibutuhkan kesiapan khusus dan keikhlasan dalam melayani para pemudik yang akan merayakan Hari Raya di kampung halaman. Hal ini diutarakan oleh Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan, saat menjadi Inspektur Upacara Apel Kesiapan Angkutan Lebaran 2014 di Stasiun Gambir, Senin (21/7).

"Kepada petugas di lapangan, saya meminta agar dapat melaksanakan tugas dengan baik," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) dalam kata sambutannya.
.
Menhub menyampaikan, pada angkutan Lebaran tahun ini, jalur ganda lintas utara sudah bisa digunakan sehingga kapasitas lintas di jalur utara bisa ditingkatkan. Selain itu, dengan meningkatnya jumlah KA yang melintas di jalur tersebut, juga bisa membuktikan kehandalannya.

Selanjutnya, mobilitas pemudik yang besar selama arus mudik harus mendapatkan pelayanan terbaik dari seluruh instansi terkait, terutama PT KAI dalam konteks jasa perkeretaapian.

"Tidak boleh ada penumpang yang telantar. Berikanlah segala hak-hak yang dimiliki penumpang," ujar Mangindaan kepada para peserta apel yang diikuti oleh pegawai PT. KAI, TNI, Marinir, Brimob, Pramuka dan Masyarakat Pecinta Kereta Api.

Pada apel ini, Menhub menyambut bergabungnya 2.500 personel gabungan antara TNI dan Polri guna mengamankan angkutan kereta api selama musim mudik Lebaran tahun ini. Posko angkutan Lebaran mulai diefektifkan per tgl 21/07/14.

Dijelaskan oleh Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan setelah apel selesai, para petugas gabungan ini akan membantu pengamanan baik di stasiun maupun di dalam kereta api. "Setiap rangkaian kereta api akan diamankan dua personel keamanan," jelas Jonan.


Sepintas, suasana posko yang dilakukan oleh rekan-rekan PT KAI dan anak perusahaan di Stasiun Surabaya Pasar Turi (SBI). Semoga mancarli.

Sumber : KAI-KALOG / Foto : Humaska - RAM.

[English Free Translation]
The annual ritual for the staff and management of PT Kereta Api Indonesia (Persero) is reflected in the actual implementation of “mudik” with specific program : must smooth, safe and under-controlled. The parties involved began with subsidiary companies, military personnel + Polri, Pramuka till train-loving community.

Minggu, 20 Juli 2014

[KU-197/2014] Kereta Barang Masih Terkendala Stasiun Khusus


JAKARTA: Pembangunan jalur ganda sepanjang pantura Jawa  telah meningkatkan lalu lintas penumpang dan barang. Perjalanan KA yang semula 12-13 jam dari Jakarta ke Surabaya kini bisa ditempuh dalam 9-10 jam. Sementara KA barang dari semula 20 jam kini menjadi 17 jam.

Namun, untuk KA barang seharusnya bisa lebih cepat andaikan pembangunan jalur ganda itu juga dibarengi dengan pembangunan stasiun khusus untuk bongkar muat. Saat ini stasiun untuk bongkar muat hanya menyediakan satu jalur, akibatnya kereta barang pun harus antre.

“Kami sedang mencoba memecahkan masalah ini. Sta Kalimas, Pasoso, dan Sungai Lagoa yang sangat penting untuk bongkar muat hanya mempunyai satu jalur,” kata VP Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI dalam Forum Ekonomi Nusantara.

PT KAI siap menerima pembagian beban logistik secar bertahap dari jalur pantura. Syaratnya pemerintah harus mendistribusikan dukungan secara adil bagi angkutan jalan dan kereta api.

Dirut PT Kalog, Budi Noviantoro, mengatakan bahwa biaya logistik menggunakan KA selama ini dipandang mahal daripada dengan truk karena penggunaan jalan rentan kecurangan, terutama dalam hal tonase.

“Beban maskimal satu truk itu 30 ton, tetapi banyak truk yang masih kelebihan muatan. Sementara kami sangat ketat mematuhi beban maksimal karena keamanan perjalanan KA harus diutamakan, “ katanya.

Ia juga mempertanyakan biaya pemeliharaan infrastruktur KA yang belum dibayarkan pemerintah. Sementara itu, perusahaan kargo yang menggunakan moda angkutan roda empat merasa tersaingi dengan keberadaan jalur ganda. Menurut pengusaha kargo, biaya pengiriman kargo dengan KA lebih murah 15 persen dibanding truk.

Sumber : Kompas, 21.06.14 / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Construction of double track along the northern coast of Java has increased the traffic of passengers and goods. Original railway journey can reach 12-13 hours from Jakarta to Surabaya, now can be completed within 9-10 hours. While the freight train of the original 20 hours to 17 hours.

Sabtu, 19 Juli 2014

[KG-196/2014] Ketibaan KA Angkutan Mobil – 19/07/14


WaRu: Kereta Api (KA) kontainer  yang mengangkut kendaraan milik Auto2000 akhirnya tiba di Stasiun Waru, Surabaya. Kemarin KA diberangkatkan dari TPK (Stasiun Tanjung Priok) jam 17.12 dan tiba di Stasiun Waru hari Sabtu 19/07 jam 13.45.

Perjalanan cukup lama karena secara fisik KA kontainer harus masuk Stasiun Kalimas (KLM) dan kemudian diberangkatkan kembali ke Stasiun Sidotopo (SDT) sebelum akhirnya melintas langsung ke Stasiun WR. Ada beberapa persinggahan yang harus dilalui.

Sebenarnya KA 2520 sudah tiba di KLM jam 11.45 namun berhubung menunggu saat pergantian masinis sehingga baru bisa diberangkatkan jam 12.15. Dari KLM KA ini diberangkatkan dengan status KLB karena hanya membawa 2 (dua) GD angkutan mobil doank !

Seperti diketahui lalu lintas via KLM sudah cukup padat sekarang ini sehingga diperlukan pengaturan yang ekstra ketat. Dua unit kontainer 40’ yang tiba di WR mempunyai prefix : KMTU 923707-5 dan GLDU 088440-6.

Proses penurunan dari KA ke CY dan kemudian mengeluarkan 6 (enam) unit mobil berjalan sekitar 1 jam lebih. Tipe mobil yang dibawa kali ini, yakni kendaraan kecil seperti Agya, Etios dan Yaris model terbaru.

Terlampir dokumentasi kegiatan siang ini dan selamat menyimak. Laporan sebelumnya, mulai pertemuan hingga persiapan akhir, silahkan baca : [KG-195/2014] Uji-coba Angkutan Mobil JAKG-WR, [KG-192/2014] KALOG Garap Angkutan Mobil,  [KG-188/2014] Tim Auto2000 Kunjungi JAKG – 11/07/14, [KG-186/2014] Kunjungan Ke PDC Cibitung – 07/07/14 dan [KG-183/2014] Rapat Persiapan KA Angkutan Mobil.



Syukur Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan semoga setelah Lebaran bisa segera dijalankan KA angkutan mobil reguler. Tujuannya membantu pemerintah mengurangi beban jalan raya dan mengalihkan sebagian angkutan ke moda KA.

Warga ingin jalan darat lancar dan pemerintah bisa menekan biaya perbaikan jalan raya yang setiap tahun dianggarkan hanya untuk memoles ketebalan aspal dan menambal jalan yang berstatus gali lubang tutup lubang. Dalam kesempatan ini, khusus angkutan KA ini dikawal staf KALOG yang narsis he he he. Nyobain double-cabinnya CC 206 loh. Top !


Mbok ya dibuat untuk jalur ganda berikut ato membangun infrastruktur rel KA di tempat-tempat yang membutuhkan jalur distribusi logistik ke area tertentu. Supaya murah loh, bukan jadinya mahal. Ciao.

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Railway container transport vehicles belongs to Auto2000 finally arrived at the Waru station, Surabaya. Train departured from TPK (Tanjung Priok Station) Friday, 18/07 17:12 and arrive at the Waru station Saturday 19/07 13:45 hours. Discharging activity of these car running smoothly. Thanks God.

Jumat, 18 Juli 2014

[KG-195/2014] Uji-Coba Angkutan Mobil JAKG-WR

JaKaRTa: Setelah berdiskusi secara intensif dalam beberapa pertemuan terakhir, Jum├ít 18/07 dilakukan proses muat 6 (enam) unit mobil produk Toyota kedalam kontainer 40’, relasi Jakarta Gudang (JAKG) – Waru (WR).

Dua unit kontainer 40’ digunakan dalam kegiatan tersebut : KMTU 923707-5 dan GLDU 088044-6. Bagi pihak Auto2000 maupun PT Kereta Api Logistik (KALOG) selaku logistics provider, aktifitas ini merupakan barang baru dan perlu kesepahaman untuk menghindari hal-hal yang gak perlu.

KA 2520 yang membawa angkutan ini berangkat dari TPK 17.12 dan prediksi tiba di Stasiun Kalimas (KLM) Sabtu 19/07 jam 08.30-an. Usai bongkar, unit akan langsung dikirim ke Auto2000 PDC Waru, Surabaya.


Rujukan sebelumnya, silahkan baca, [KG-192/2014] KALOG Garap Angkutan Mobil,  [KG-188/2014] Tim Auto2000 Kunjungi JAKG – 11/07/14, [KG-186/2014] Kunjungan Ke PDC Cibitung – 07/07/14 dan [KG-183/2014] Rapat Persiapan KA Angkutan Mobil.

Bila semuanya berjalan lancar, Inshaa Allah mulai bulan Agustus 2014 akan ada kabar gembira lagi. Mohon bersabar dan kita lihat dulu hasil uji-coba perdana ini. Cheers.

Sumber : KALOG.

[English Free Translation]
After intensive discussions in the last few meetings, Friday 18/07 done unloading process six (6) units of Toyota products into 40 'container, for new route : JAKG - WR.

Kamis, 17 Juli 2014

[KU-194/2014] Industri Alat Berat Terkena Dampak Kenaikan Royalti Batubara


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sektor industri dipastikan akan terkena dampak rencana pemerintah untuk menaikkan tarif royalti batubara.

Selain produsen batubara kecil yang diperkirakan banyak yang akan gulung tikar, rencana tersebut juga berdampak pada bisnis perusahaan yang menjual alat-alat berat serta perusahaan pembiayaan alat-alat berat yang cenderung melemah.

Memang sektor pertambangan yang selama ini menjadi bisnis primadona terlihat melemah sejak 2013 lalu yang terus berlanjut hingga pertengahan 2014.

Salah satu penyebabnya adalah harga batubara yang belum kunjung membaik dan beberapa kebijakan di sektor pertambangan juga turut membuat sektor ini kehilangan gairah. Salah satunya regulasi hilirisasi mineral yang melarangan ekspor barang mineral yang diimplementasikan pada awal 2014.

Kinerja kurang menarik dari industri pertambangan ini tentu saja berimbas pada penjualan alat berat. Kondisi ini semakin diperparah jika pemerintah menaikkan tarif royalti batubara.

"Meski tidak secara langsung, kondisi tersebut berimbas pada penjualan alat berat yang mengalami tekanan khusus di sektor pertambangan pada tahun ini," ujar Sara K Loebis, Corporate Secretary United Tractors, Selasa (15/7/2014).

Sara mengakui bahwa dirinya belum memiliki data konkrit mengenai dampak dari rencana penaikan tarif royalti batubara. Pasalnya, semua tergantung dari rencana produksi dari produsen batubara. "Bagi kami yang menjual alat-alat berat, dampak tersebut terasa tidak secara langsung. Yang pasti, kondisi saat ini, kami hanya mengganti alat-alat berat yang sudah usang," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, akhirnya pemerintah tetap menyorongkan rencana kenaikan tarif royalti batubara, setelah sempat menunda rencana ini beberapa waktu lalu. Saat ini, rumusan rencana tersebut tengah dituntaskan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan akan segera disampaikan ke Menteri Koordinator Perekonomian.

Rumusan Kementerian ESDM menyepakati untuk mengerek besaran tarif royalti secara progresif ketika harga batubara acuan (HBA) menembus 80 dolar AS per ton akan dikenakan pungutan windfall (keuntungan).

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9/2012 tentang Penerimaan Negara Non-Pajak di Kementerian ESDM menetapkan beberapa tarif royalti batubara. Tarif royalti batubara untuk izin usaha pertambangan (IUP) berkalori rendah atawa di bawah 5.100 kilo kalori per kilogram (kkal/kg) sebesar 3 persen dari harga jual. Tarif royalti batubara kualitas sedang kadar 5.100 kkal/kg hingga 6.100 kkal/kg sebesar 5 persen dari harga jual.

Sedangkan tarif royalti batubara kualitas tinggi atau di atas 6.100 kkal/kg mencapai 7 persen dari harga jual. Sementara, tarif royalti plus pengembangan batubara pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) dipungut rata 13,5 persen dari harga jual.

Dengan kondisi seperti itu, lanjut Sara, tahun ini United Tractors telah mengalihkan fokus penjualan ke sektor di luar mining, yakni konstruksi, perkebunan dan kehutanan. Pengalihan ini tak lepas dari kondisi tahun 2013 lalu dimana United Tractors hanya menjual 4.200 unit alat-alat berat.

Karena itu, kata Sara tahun ini tidak ada target pertumbuhan penjualan alat-alat berat di sektor mining. Sedangkan untuk sektor di konstruksi, perkebunan, dan kehutanan ditargetkan akan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 5 persen.

Dari penjelasan Sara di atas menunjukkan bahwa kinerja sektor pertambangan yang melemah ini sangat dirasakan oleh pada penjualan alat berat. Kondisi ini, tentu akan berimbas pula pada bisnis pembiayaan alat berat. Tahun lalu, data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia menunjukkan bahwa bisnis pembiayaan alat berat turun hingga 35 persen. Sedangkan tahun ini, banyak yang memprediksi akan ada penurunan yang cukup besar, meski ada harapan pertumbuhan di kisaran 30-35 persen.

Di sisi lain, data asosiasi juga memperlihatkan bahwa sejak 2011 hingga saat ini pembiayaan alat berat untuk sektor pertambangan masih dominan. Bahkan pada 2011 dan 2013 menguasai lebih dari 50 persen pembiayaan alat berat. Namun, seiring meredupnya sektor pertambangan sejak 2013, dominasi tersebut mulai turun meski tidak signifikan. Pasalnya, kue di sektor lain belum mampu menggantikan pendapatan di sektor pertambangan.

Kondisi ini membuat masing-masing perusahaan pembiayaan telah menyiapkan strategi khusus. Ada yang masih tetap konsisten dengan syarat konsumen mempunyai alternatif ke sektor lain. Atau tetap membiayai alat berat di sektor pertambangan tetapi dengan hitungan risiko yang terukur.

Sumber : TribunNews, 17.07.14.

[English Free Translation]
A number of industry sectors will be affected by the government plans to raise coal royalty rates. In addition to the small coal producer is expected many will go out of business, the plan also have an impact on the company's business that sells heavy equipment and company pre-financing heavy equipment which tends to weaken.

Rabu, 16 Juli 2014

[KG-193/2014] Tim KALOG BHP Kurir Sidak Ke JAKK – 16/07/14


JaKaRTa: Kegiatan bisnis yang sudah rutin berjalan, biasanya mengandalkan kebiasaan. Artinya bila sehari-hari begitu ya jalan aja. Sedangkan bila akan ada kunjungan, biasanya membuat kejutan bagi tamu-tamu yang akan datang.

Seperti halnya kebiasaan terdahulu, di PT Kereta Api Logistik (KALOG) kadang butuh sentuhan inspeksi mendadak alias sidak yakni kunjungan yang tidak diagendakan, sehingga terlihat jelas wajah aslinya. Beneran kerja ato cuma supaya dilihat bekerja he he he.

Rabu 16/07 siang, GM BHP Kurir Andi Asri dan VP Operational Army Hani melakukan sidak ke Stasiun Jakarta Kota (JAKK) dan melihat aktifitas KALOG JAKK yang baru dibuka belum lama ini, hampir bersamaan dengan pembukaan kantor cabang Tanjung Priok.

Hasilnya, lumayan deh. Selain tetap beraktifitas normal walau di bulan puasa, juga proses pembenahan lahan penumpukan dan area parker terus dikebut agar secepatnya bisa difungsikan. Customer harus mendapatkan pelayanan terbaik.

Berikut ini liputannya.


Disela-sela kesibukan kerja, belakangan ini banyak media massa yang memburu informasi angkutan lebaran, baik penumpang maupun barang. Untuk area penumpang, jelas-jelas domainnya PT KAI namun begitu berurusan dengan angkutan barang, kini PT KALOG yang diburu.

Dalam sebuah kesempatan, beberapa media mencoba meminta penjelasan dalam wawancara singkat. Kebetulan pada saat di lokasi ada kepala cabang BHP Kurir KALOG cabang Manggarai Dody Jusfiar sedang diwawancara untuk mengisi Sindo TV. Jadilah seleb dadakan. Cek deh dokumentasinya berikut ini. 



Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday 16/07 afternoon, GM Retail Biz (BHP Kurir) Andi Asri and VP Operational Army Hani conduct sudden inspection (sidak) to Jakarta Kota Station (JAKK) and see the activity KALOG Jakk which recently opened, juxtaposed with the position of the branch offices of Tanjung Priok.