Rabu, 31 Juli 2013

[KG-209/2013] Posko Lebaran 1434 H + Angkutan Barang Libur

JAKARTA: Sesuai pemberitahuan tertulis dari  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta bahwa mulai tanggal 1 – 18 Agustus 2013, semua pimpinan manajerial di induk maupun anak perusahaan wajib mengikuti Posko Boarding Lebaran selama aktifitas pemudik pergi dan pulang kembali dari kampung halaman usai.

Tujuan dari Posko ini, yakni untuk kelancaran angkutan penumpang menjelang, selama dan sesudah Lebaran 1434 H. PT Kereta Api Logistik (KALOG) sebagai salah satu anak perusahaan pun telah menyiapkan petugas jaga di Posko yang telah ditentukan.

Tercatat 9 (sembilan) stasiun kereta api (KA) yang akan mendapat tambahan pengawalan, yakni : Gambir, Jakarta Kota, Pasar Senen, Tanah Abang, Manggarai, Tanjung Priuk, Jatinegara, Bekasi dan Bogor.

Guna mendukung kelancaran angkutan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) meliburkan angkutan KA kontainer di P. Jawa mulai H-2 hingga H+2 (tanggal 6-11 Agustus 2013) dan ONS/Parcel mulai H-5 hingga H+9 (tanggal 3-18 Agustus 2013).

Untuk area Sumatera, angkutan barang – semisal batu bara - ada yang terus beroperasi seperti biasa dan ada juga yang libur karena kegiatan di tambang (hulu) memang libur. Jalur KA di Sumatera agak unik karena frekuensi angkutan penumpang jauh lebih sedikit dibanding frekuensi angkutan barang.

Demikian informasi ini kami sampaikan, untuk diketahui oleh para-pihak yang berkepentingan dan terkait. Bila ada perubahan, akan diinformasikan sesegera mungkin.

Terima kasih.

Sumber : KALOG.


[English Free Translation]
Appropriate written notice of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta that began on August 1 to 18, 2013, all the managerial level in the parent and its subsidiaries shall follow Posko Boarding Lebaran during the activity going to and returning from their home after (known as “mudik).

On the other hand, to support the smooth transit of passengers during Lebaran 1434 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) will stop the container railway transport in Java areas, started to H-2 to H +2 (dated 6 to 11 August 2013) and ONS / Parcel starting H-5 to H +9 (dated 3 to 18 August 2013).

Selasa, 30 Juli 2013

[KU-208/2013] Sumsel : Jalintim Siap Dilewati Pemudik

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang - Batas Sumsel-Jambi dan Palembang - Batas Sumsel-Lampung sepanjang 395 Km dalam keadaan baik dan siap untuk dilalui pemudik.

Hal itu di ungkapkan oleh Heru Setiawan ST MT MSi Kepala Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Satuan  Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Sumatera Selatan, usai melakukan pengecekan akhir pekerjaan perawatan dan perbaikan Jalintim di kawan OKI, Minggu (28/7/2013).

Menurut Heru, untuk tahun 2013 ruas Jalintim mendapat kucuran dana sebesar Rp 252 miliar, untuk pekerjaan perbaikan, perawatan dan peningkatan jalan. Adapun panjang jalan yang dikerjakan meliputi 222 Km (Palembang - Batas Jambi), dan 173 Km (Palembang - Batas Lampung).


"Ini hari terakhir pekerjaan, ruas Jalintim ini dapat dikatakan dalam kondisi baik," kata Heru kepada sejumlah wartawan.

Dia jelas, secara umum pekerjaan Major untuk ruas jalintim sudah selesai. Dan semua akan selesai 100 persen (termasuk pekerjaan minor)pada habis lebaran.

Dengan kondisi jalan saat ini, kata Heru, waktu tempuh Palembang -Batas Sumsel-Lampung dapat ditempuh dalam 4 jam.

Dia tambahkan, lebar jalan Palembang hingga Batas Sumsel-Lampung semua sudah sesuai standar nasional yakni 7 meter. Sedangkan untuk Palembang hingga Batas Sumsel-Jambi, tinggal 10 Km lagi yang masih di bawah 7 meter.

Sementara itu, disinggung ruas jalan penghubung Betung - Muara Beliti, menurut Heru, memang ada tiga jembatan yang rusak akibat banjir namun sudah ditangani, yakni jembatan Durian, Luri dan Bandung.

Disamping itu juga terjadi kerusakan sepanjang 9 Km akibat tergerus. Ditambahkan oleh Heru, untuk menjamin kenyamanan pemudik, pihaknya juga menyiagakan 2 posko, masing-masing di KM 112 dan KM 147.

"Selain menyiagakan alat berat, masing-masing 2 unit, di posko juga kita siapkan material berupa aggregat, jika sewaktu-waktu diperlukan," katanya.

Sumber : Sriwijaya Post, 28.07.13.

[English Free Translation]
Eastern Cross Roads (Jalintim) between Palembang, South Sumatera - Jambi and Palembang - Lampung along 395 Km are in good condition and ready for the travelers passed.

Senin, 29 Juli 2013

[KG-207/2013] "KA Babaranjang" Anjlok Di SCT

JAKARTA: Walau tidak fatal, kereta api (KA) angkutan batu bara rangkaian panjang alias Babaranjang yang tengah menjalani uji-coba dari lintas menuju Balai Yasa Lahat dan kembali ke lintas, mengalami kecelakaan di stasiun KA Suka Cinta (SCT) Senin 29/07 sekitar pukul 01.00 dini hari tadi.

Dari total 45 gerbong kosong, 2 gerbong diantaranya dilaporkan anjlok dan berada dalam posisi miring sehingga harus dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden anjlokan Senin subuh tersebut.

Aktifitas di sekitar dimana ada 2 (dua) stockpile batu bara perusahaan swasta yang memanfaatkan jalur SCT ke Kertapati, Palembang, diprediksi mengalami keterlambatan operasional. Kategori kecelakaan termasuk ringan.

Semoga semua aktifitas di Sumatera Selatan bisa kembali pulih dan beroperasi sebagaimana mestinya. Gak terpengaruh dengan insiden di SCT ini. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah menurunkan tim, sesaat setelah kejadian.

Sumber : Dari Sana-sini.

[English Free Translation]

Monday, 29/07 early morning about 01.00 it was a Babaranjang’s train slump in an empty  condition and happened to be in the trial of a cross towards Balai Yasa Lahat vice versa. There were no fatalities in the accident.

Minggu, 28 Juli 2013

[KU-206/2013] Pasokan BBM dan LPG Sumatera Terancam Karena Pencurian

SRIPOKU.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengkhawatirkan adanya potensi penurunan pendapatan negara, akibat turunnya lifting minyak mentah.

Selain itu, penurunan pendapatan itu juga bisa disebabkan gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di Sumatera bagian Selatan, kalau aktivitas penjarahan minyak di pipa Tempino-Plaju tidak segera dihentikan.

Terhitung sejak 24 Juli, Pertamina telah menetapkan status darurat dan menghentikan kegiatan pemompaan minyak mentah dari Tempino menuju Plaju.

"Dengan demikian pemompaan minyak mentah baik dari Tempino maupun Bentayan ke kilang Plaju terhenti dengan rate rata-rata 12.000 BBLS per hari," ujar Vice Presiden Corporate Communication Ali Mundakir, Minggu (28/7/2013).

Semula, kata dia, aktvitas penjarahan minyak hanya terkonsentrasi di wilayah Bayung Lencir, Musi Banyuasin. Karenanya, pemompaan dari Bentayan yang segmen pipanya terletak setelah Bayung Lencir, sempat dilanjutkan untuk dikirimkan ke Kilang Pertamina RU III Plaju dengan bantuan pasokan kondensat dari Conoco Phillip.

"Ini kerugian negara yang besar sekali karena lifting minyak otomatis berkurang secara signifikan," ungkap Ali.
Namun, mengetahui pemompaan dari Tempino dihentikan, penjarah mulai bergeser ke segmen Bentayan-Plaju yang sebelumnya tidak terjamah, dengan ditemukannya jejak illegal tapping di segmen pipa tersebut pada Sabtu (27/07/2013).

"Jelas ini merupakan kondisi yang kontradiktif di tengah upaya pemerintah untuk mencapai target lifting yang telah ditetapkan APBN," papar Ali Mundakir.

Bahkan, pasokan kondensat dari Conoco Phillip juga terhenti akibat pipa penyalur kondensat dari Conoco Philip mengalami kebocoran akibat ilegal tapping. Untuk itu, terhitung sejak Sabtu (27/7) pukul 15.50 WIB, semua sumur minyak di Bentayan Ramba terpaksa dimatikan dan tidak berproduksi untuk mencegah penuhnya tangki penampung minyak mentah.

"Jika lifting tidak tercapai, tentunnya target pendapatan negara akan berkurang," tandasnya.

Sumber : Sriwijaya Post, 28.07.13.

[English Free Translation]

PT Pertamina (Persero) concerned about the potential decline in state revenues due to the decline in crude oil lifting. In addition, the decline in revenue was also due to supply disruptions of fuel oil (BBM) and LPG gas in South Sumatera, that activity looting in the oil-pipeline Tempino Plaju not be stopped.

Sabtu, 27 Juli 2013

[KU-205/2013] Kisah Penjaga Perlintasan Kereta Yang Tak Pernah Lebaran Bareng Keluarga

Jakarta - Ketika ribuan orang berbondong-bondong mudik menikmati lebaran di kampung bersama keluarga. Hal berbeda dirasakan penjaga perlintasan kereta api. Mereka bertugas menjaga perlintasan masing-masing.

Turasman (54) penjaga pintu rel kereta api Cipinang Lontar, Jakarta Timur hanya bisa mengigit jari. Sebagai penjaga pintu kereta api dirinya telah berkerja sejak tahun 1980.

"Kurang lebih sudah 33 tahun belum pernah bisa pulang kampung, sekalinya pulang itu sekali itu pun tahun 1988," ujar Turasman saat berbincang-bincang detikcom di pos penjagaanya, Minggu (21/7/2013).

Kakek dari tiga orang cucu tersebut memiliki Kampung di Kebumen, Jawa Tengah. Dia harus mengabadikan dirinya melayani masyarakat meski di hari raya Idul Fitri.

"Keterbatasan waktu dan izin, mau nggak mau kita nggak bisa pulang kampung karena jaga perlintasan kereta," tuturnya.

Turasman mengatakan jelang H-7 intensitas kereta yang berangkat ke Jawa akan semakin tinggi. Dalam sehari bisa 200 kereta melintas.

"Kalau sudah mau dekat-dekat bisa tiap 2 menit sekali kereta lewat," imbuhnya.

Meski begitu tak sepatah kata keluhan yang keluar dari mulutnya. Menurutnya sebagai penjaga kereta ia memiliki tanggung jawab penuh.

"Kalau macet kendaraan padat kita benar-benar repot, apalagi kalau kendaraan susah diatur. Kita mah berharap selama jaga pintu tidak ada kejadian apa-apa," imbuhnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Suwono (35) pria asa Purworejo merupakan penjaga perlintasan kereta api Pisangan Baru. Sudah hampir 15 tahun tidak merasakan kehangatan ritual Idul Fitri di kampung.

"Kita mah sudah biasa, paling kalau lebaran cuma istri sama anak saja yang pulang," tuturnya.

Bersyukur ketiga orang putranya masih dapat mengerti pekerjaan orang tuanya. Suwono menceritakan pengalaman idul fitri tahun lalu. Ketika itu ia hanya bisa menikmati malam takbiran di pos mungil berukuran 3x4 meter.

"Malam takbiran juga kita harus stanby. Alhamdulillah anak pada ngerti semua kerjaan bapaknya, paling kalau anak-anak mau pulang kampung kita cari hari libur lain," kata Suswono sambil tersenyum.

Sumber : detikNews, 21.07.13.

[English Free Translation]
When thousands of people flocked homecoming enjoy Eid with family in the village. It felt different guard rail crossings. They are in charge of guarding crossings respectively. Read the story above.

Jumat, 26 Juli 2013

[KU-204/2013] Sumsel Jadi Proyek Percontohan Gasifikasi


Bisnis.com, PALEMBANG - Sumatra Selatan terpilih menjadi lokasi proyek percontohan untuk pengembangan teknologi gasifikasi batu bara bawah permukaan untuk mengoptimalkan penggunaan komoditas tersebut.

Pilot project yang dilakukan oleh Badan Litbang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kementerian ESDM ini akan diterapkan di wilayah kerja pertambangan PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel Izromaita mengatakan jika teknologi gasifikasi batu bara bawah permukaan (underground coal gasification / UCG) berhasil diterapkan maka dapat menjawab kendala penambangan yang kerap terjadi selama ini.

"Kendala selama ini kan menambang butuh lahan luas belum lagi konflik dengan masyarakat terkait lahan maupun transportasi angkutan, teknologi ini sendiri akan menjawab kendala-kendala itu,"katanya, Kamis (25/7/2013).

Menurut dia, UCG tidak memerlukan lahan yang luas karena proses gasifikasi langsung di bawah permukaan. Selain itu UCG menghilangkan tahapan pengangkutan yang biasa dilakukan pada gasifikasi batu bara di permukaan.

Dia melanjutkan terpilihnya Sumsel menjadi lokasi proyek percontohan ini berdasarkan pada cadangan batu bara yang luas disertai dukungan pemerintah daerah dan kesiapan dari PTBA.

Izro mengatakan teknologi ini sebetulnya sudah diterapkan oleh negara lain, seperti Rusia, Selandia Baru dan Amerika. Oleh karena itu pihaknya optimistis eksploitasi dengan UCG di Sumsel juga dapat berhasil.

"Setelah Lebaran nanti akan ada penandatanganan kerja sama PTBA dan Balitbang ESDM. Studinya sendiri dilakukan selama 2013 -- 2014,"paparnya.

Pemerintah sendiri menargetkan pemanfaatan UCG untuk pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) dengan kapasitas sebesar 5 MW dapat terealisasi pada 2015 mendatang.

Sementara itu Koordinator Riset Eksploitasi Tambang dan Pengelolaan Sumber Daya Mineral Balitbang Kementerian ESDM, Nendariono, mengatakan selain memiliki potensi batu bara yang besar, Sumsel juga sudah mempunyai infrastruktur gas (SSWJ).

"Secara nasional, potensi sumber daya batu bara untuk UCG kedalaman 300 meter -- 1.000 meter diperkirakan mencapai 280 miliar ton dan sebagian besar ada di Sumsel,"katanya.

Dia mengatakan kegiatan UCG diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan batu bara nasional yang ramah lingkungan dan menambah pasokan energi. Hanya saja regulasi tentang UCG dalam bentuk Peraturan Menteri belum ada.

Di dalam peta jalan pengembangan UCG yang disusun Balitbang, selain ditargetkan untuk pembangkit listrik pada 2015, pihaknya juga akan mengkaji aplikasi UCG syngas untuk SNG atau BBM pada 2017 sehingga dapat mencapai komersialisasi UCG untuk bahan bakar itu.

Sumber : Bisnis Indonesia, 25.07.13.

[English Free Translation]

South Sumatera was chosen to be the pilot project for the development of coal gasification technology below the surface, to optimize the use of the commodity.

Kamis, 25 Juli 2013

[KG-203/2013] “KALOG 3” On Track !

JAKARTA: Setelah sukses mengoperasikan kereta api angkutan (KA) kontainer “KALOG 1” dan “KALOG 2” serta guna mengantisipasi peningkatan volume barang di masa-masa mendatang, PT Kereta Api Logistik (KALOG) mulai besok akan meluncurkan servis terbaru, “KALOG 3”.

Jadual KALOG 3 - bila semuanya mancarli – akan dioperasikan setiap tanggal genap dari Sungai Lagoa (SAO), Jakarta dan tanggal ganjil dari Benteng (BET), Surabaya. Waktu pemberangkatan dari SAO jam 06.55.

Sementara segitu dulu. Kalo ada perkembangan lebih lanjut, pasti diinfo koq.

Sumber : KALOG.

[English Free Translation]

After successfully operate container railway transport "KALOG 1" and "KALOG 2" (existing) and in anticipation of an increase in the volume of goods in the future, PT Kereta Api Logistik (KALOG) starting tomorrow will launch a new service, "KALOG 3". Congrats !

Rabu, 24 Juli 2013

[KG-202/2013] Saat KALOGers Jalan Bareng



JAKARTA: Banyak cara untuk mengungkapkan kebersamaan, kadang orang menilainya narsis abiiiiz. Tapi ya terserah aja mau menilai seperti apa. Toh kadang-kadang orang bisa lupa diri saat berkumpul bersama. Percaya deh dan setiap orang pernah mengalaminya.

Alkisah, ini momen setelah acara perpisahan Fika sekaligus buka bersama di awal Ramadhan lalu. Bisa dibayangkan dalam perjalanan pulang ke stasiun awal Juanda, kereta api (KA) Commuter Line (CL) dimanfaatkan buat ajang bergaya. Sempat juga sidak ke KALOG Manggarai he he he.

Kita yang melihat pun kadang senang, jalan bersama, berkumpul dan menghilangkan penat usai menuntaskan pekerjaan sehari-hari. Kebiasaan bersilaturahim sampai kapan pun gak akan sirna, bahkan membawa berkah bagi yang bisa membinanya selama mungkin.



Menjaga tali silaturahim itu wajib hukumnya dan gak boleh sampe terputus. Makanya walau sudah gak di KALOG, kadang masih ada alumnus yang join dan jalan bareng buat mengenang memori selagi menimba ilmu di KALOG. Mantabz.

Ngoong-ngomong, mo lihat gaya KALOGers (sebutan bagi insan KALOG) saat jalan bareng ? Cap cis cus ... lihat aja deh fotonya. Cheeers !

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Moment at leisure time is the preferred gathering with a friend. Cud co-workers, teammates or friends in other communities. Go out for KALOGers become mandatory for the suggestion boredom reliever at work. So, it’s positive activities instead, aren’t you ?.

Selasa, 23 Juli 2013

[KU-201/2013] Inilah Cara City Check-In Lewat Bandara Kuala Namu


Bisnis.com, MEDAN - PT Railink megoperasikan kereta api khusus Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) yang akan beroperasi secara resmi pada Kamis (25/7/2013) bersamaan dengan peresmian bandara tersebut.

Transportasi menuju bandara yang diklaim termegah di Indonesia itu antara lain menggunakan bus transportasi pemadu moda, taksi, kendaraan pribadi, dan KA khusus bandara Airport Railink Services (ARS). Calon penumpang dapat melakukan city check-in di stasiun Railink Medan.

Bagaimana cara penumpang untuk melakukan city check in di Stasiun Besar Medan? General Manager PT Ralink Bodhaswara Setiawan Jusri menjelaskan bagaimana calon penumpang memanfaatkan jasa KA Bandara Kuala Namu ini. 

"Untuk penumpang yang ingin berangkat ke Bandara Kuala Namu menggunakan KA ARS, saat ini ada dua akses utama yaitu di Stasiun KA reguler dan drop off area Railink," ujarnya kepada Bisnis, Senin (22/7/2013).

Akses pertama, melalui stasiun KA reguler di lantai dasar Stasiun Besar Medan. Di tempat penjualan tiket stasiun terdapat loket penjualan tiket KA ARS dan petugas layanan pelanggan Railink. 

Calon penumpang dapat membeli tiket KA yang dipatok Rp80.000 di loket tersebut secara tunai. Kemudian calon penumpang masuk ke area stasiun, lalu naik melalui eskalator yang ada di tengah-tengah stasiun menuju ruang tunggu KA ARS. 

Akses kedua, melalui drop off city check in Railink yang berada di lantai dua tepat disamping kiri pintu masuk stasiun reguler. Di drop off area,kendaraan hanya diperbolehkan untuk menurunkan penumpang dan barang.

Di pintu drop off, calon penumpang berjalan masuk ke area ticketing.Tersedia dua pilihan untuk membeli tiket di area ini. Calon penumpang bisa menggunakan transaksi tunai maupun nontunai.

Jika calon penumpang menggunakan transaksi non tunai, tersedia mesin tiket otomatis yang akan mengeluarkan tiket KA bandara berupa kartu elektronik. 

Pembayaran bisa menggunakan kartu prabayar, kartu debit, kartu kredit dari Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank Mega dan Bank DKI serta kartu berlogo Visa. Pemesanan dapat dilakukan maksimal 7 hari sebelum hari keberangkatan.

Calon penumpang juga tetap bisa melakukan pembelian tiket dengan cara transaksi tunai. Di area ticketing, Railink menyediakan tiga titik loket dan petugas layanan pelanggan untuk pembelian tiket secara tunai.

Setelah memperoleh tiket berupa kartu, calon penumpang bisa berjalan melalui sky bridge menuju ruang tunggu. Di sky bridge, calon penumpang memasukkan kartu elektronik ke dalam mesin gate. Kartu elektronik ini berfungsi sebagai boarding pass untuk memasuki ruang tunggu KA.

Sekitar 10-15 menit menjelang keberangkatan, petugas KA ARS akan mengumumkan bagi calon penumpang untuk memasuki peron keberangkatan. Ketika pintu KA telah terbuka secara otimatis, penumpang baru diperbolehkan naik.

Ketika tiba di Stasiun KA Bandara Kuala Namu, penumpang bisa berjalan menuju terminal melalui lantai dasar stasiun. Saat ini, bangunan stasiun belum selesai sepenuhnya terutama travelator pada sisi kiri dan kanan stasiun.

"Kalau bangunan ARS sudah jadi, di sisi kiri dan kanan itu ada travelator seperti eskalator. Penumpang tinggal naik ke situ, langsung sampai ke lantai berikutnya, lalu langsung ke terminal keberangkatan bandara," jelasnya. 

Sumber : Bisnis Indonesia, 22.07.13.

[English Free Translation]

PT Railink operate special trains from Kuala Namu International Airport (KNIA) which will operate officially on Thursday (07/25/2013), in conjunction with the inauguration of the airport.

Senin, 22 Juli 2013

[KU-200/2013] PT KAI Beli 100 Lokomotif dari AS dan Jerman.



PT KAI telah memesan 100 loko baru buatan Amerika Serikat dan Jerman. Loko tersebut diperkirakan bakal datang bertahap hingga akhir tahun 2014. Direktur Sarana PT KAI mengatakan, PT KAI sejak tahun lalu telah memesan 100 loko dengan tipe 206 dari pabrik GE di AS.

"Nilai investasi 1 loko harganya Rp 24 M," katanya. Disebutkannya, dari jumlah itu baru 50 loko yang sudah berhasil dikirimkan ke Indonesia. Dia menambahkan, begitu loko tersebut datang ke Indonesia, PT KAI langsung melakukan berbagai pengujian terkait kualitas barang, seperti uji statis, uji beban, uji taktis dan uji dinamis.

Dengan begitu, loko yang dibeli sesuai dengan pesanan PT KAI. Dari 50 loko yang datang, pihak PT KAI sudah melakukan uji terhadap 37 unit loko, sementara sisanya pengujian masih terus berlangsung. Salah satu uji terkahir yang akan dilakukan adalah uji operasional, yaitu mengetes kemampuan loko untuk digunakan di medan yang berat seperti tanjakan atau lereng yang curam.

Setelah semua pengujian dapat diselesaikan, pihaknya akan meminta Kemenhub untuk menerbitkan sertifikasi atas loko yang baru dibeli tersebut. PT KAI berharap Kemenhub juga bergerak cepat sehingga semua loko yang telah lulus uji bisa segera mendapat sertifikasi.

”Kalau sertifkasinya sudah dapat kita tenang, karena bisa untuk mendukung angkutan Lebaran," tambahnya. Selain membeli 100 loko untuk KA penumpang, PT KAI juga telah membeli 44 loko jenis 205 dari Jerman. Loko jenis ini lebih banyak berfungsi untuk pengangkutan barang. Puluhan loko ini sudah didatangkan dan siap beroperasi untuk mengangkut batubara di Sumatera.

Sumber : Kompas, 17.06.13.

[English Free Translation]

PT KAI has ordered 100 new locomotives made ​​in USA and Germany. The locomotives is expected to arrive in stages until end of 2014. PT KAI said, since last year they has been ordered 100 locomotives with CC206 types of GE factory in the U.S.

Minggu, 21 Juli 2013

[KU-199/2013] 71 Persen Orang Indonesia Menyuap di Pelayanan Publik


SRIPOKU.COM - Survei terbaru Transparency International Indonesia (TII) menunjukkan, empat dari 10 masyarakat di Indonesia membayar suap untuk mendapatkan pelayanan publik.

Temuan TII juga menyebutkan, 36 persen responden di Indonesia membayar suap untuk mengakses delapan jenis layanan publik dasar seperti pajak, catatan sipil, perizinan, polisi, peradilan, atau layanan pertanahan.
Menurut survei ini, praktik suap paling banyak dilakukan sebagai pelicin urusan atau memercepat layanan, yakni sekitar 71 persen.

"Responden yang membayarkan suap untuk layanan publik, paling banyak di polisi, peradilan, layanan catatan sipil, dan perizinan," kata pengurus TII Wahyudi Thohary, dalam jumpa pers, Selasa (9/7/2013) sore di Jakarta, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia Heyder Affan.

Hasil penelitian terbaru yang melibatkan 1.000 orang responden, digelar di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar, sejak September 2012 dan berakhir empat bulan lalu.
Sebagian responden juga menilai, faktor kedekatan (personal contact) sangat penting untuk mengakses pelayanan publik.

"74 persen responden menyatakan, kolusi penting untuk mendapatkan fasilitas publik," ujar Wahyudi, membacakan hasil survei.

Praktik korupsi di Indonesia, menurut kesimpulan survei ini, juga tidak terlepas dari pengaruh 'pebisnis besar' terhadap pemerintah, walaupun menurut TII, negara-negara lain di Asia Tenggara dianggap lebih parah.

Dalam temuan lainnya, TII juga menyebutkan partai politik, polisi, pejabat publik, parlemen, dan peradilan, merupakan lembaga yang dinilai paling korup.

Tidak Mau Melapor
Sekalipun demikian, menurut survei TII, mayoritas responden menyatakan optimistis dapat berperan dalam pemberantasan korupsi.

"80 persen warga bersedia bertindak konkret, baik dalam bentuk memberi tekanan (petisi atau protes), bergabung dalam organisasi antikorupsi, menolak suap, membangun wacana melalui media sosial, maupun melaporkan kejadian korupsi di sekitarnya," papar TII.

Sayangnya, menurut hasil survei, di Indonesia belum cukup tersedia perlindungan dan saluran yang efektif bagi warga untuk melakukan pengaduan dan pelaporan korupsi.

"Masyarakat di Indonesia masih enggan melaporkan kejadian korupsi dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara," ungkap Wahyudi.

"Mayoritas saksi tindak pidana korupsi takut melapor tindak korupsi karena khawatir dengan konsekuensinya," tambahnya.

Di negara-negara Asia Tenggara lain, lembaga antikorupsi paling diminati untuk melaporkan tindak korupsi. Sementara, di Indonesia, warga cenderung melapor langsung ke lembaga publik.

Dalam rekomendasinya, TII meminta pemerintah dan masyarakat memerkuat lembaga-lembaga antikorupsi, memonitor efektivitas reformasi pelayanan publik, dan melibatkan warga dalam upaya-upaya melawan korupsi.

Sumber : Sriwijaya Post, 11.07.13.

[English Free Translation]

The latest survey of Transparency International Indonesia (TII) shows, four of the 10 people in Indonesia to pay bribes to obtain public services.

Jumat, 19 Juli 2013

[KG-197/2013] Pelatihan “How To Write Job Description” – 12/07/13




JAKARTA: Jumat 12/07 bertempat di Menara Peninsula, Jakarta. Kami mewakili perusahaan, turut berpartisipasi dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Asprinet selama sehari penuh. Nikmatnya, diadakan pas bulan Puasa he he he, mantabz !

Walau perut krucuk-krucuk tapi semangat menambah ilmu jangan pernah mati. Apalagi yang ditugaskan perusahaan cukup penting yakni "How To Write Job Description" alias menuliskan uraian tugas masing-masing personal dalam suatu departemen / bagian.

Bukan hal mudah, berguru satu dapat ilmu segambreng tetapi setidaknya bisa menyempurnakan kerangka berfikir tim yang diutus, dikala perusahaan membutuhkan untuk menyempurnakan job description yang sudah ada saat ini.

Adapun yang mendapat kesempatan menghadiri momen ini yakni VP Operation, Manager Human Capital dan Manager Forwarding. Kombinasi staf dari beberapa departemen, semoga saja bisa memenuhi harapan perusahaan kedepannya.

Pengajar pelatihan Sahala P. Sinurat pernah membantu uraian pekerjaan di perusahaan rokok BAT, perusahaan batubara KPC dlsb. Lumayan buat menambah wawasan. Tinggal diseriusi saja dan dicocokkan dengan struktur organisasi yang ada agar tidak tumpang tindih namun tepat guna dan manfaat. Kita berbuat semampu yang kita bisa.

Keep the FAITH !

Thanks for sharing the ideas.

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Friday 12/07, Asprinet (event organizer) held a full-day training at Menara Peninsula Hotel, Jakarta. We represent companies, participated in training with the theme is "How To Write Job Description".

Kamis, 18 Juli 2013

[KG-196/2013] Info Dari Dapur IT KALOG

JAKARTA: Setelah memasang server baru minggu lalu, kini alamat email berdomain “.....@kalogistics.co.id” sudah bisa dipergunakan lagi. Apalagi dengan dedicated mail-server, semoga kedepannya arus komunikasi dari dan ke KALOG lebih lancar, baik dengan pihak eksternal maupun internal.

Secara bertahap, sosialisasi alamat email baru ini mulai diberlakukan sejak tanggal 15/07 dan dari sisi pemasaran, penggunaan domain baru ini sangat menguntungkan keberadaan perusahaan PT Kereta Api Logistik atau yang lebih sering disingkat “KALOG”.

Selain itu, guna menghindari “phising” (membuat sesuatu yang mirip), KALOG sudah mengalokasikan domain www.kalogistics.co.id dan www.kalogistik.co.id menjadi satu layanan website resmi di masa-masa mendatang.  

Saat ini, proses modifikasi website tengah diproses dan perlu waktu beberapa bulan untuk menuntaskannya. Mohon bersabar.

Ciao.


Sumber : KALOG.

[English Free Translation]
Starting this week, KALOG put up a dedicated mail-server and campaign through the official website or www.kalogistik.co.id www.kalogistics.co.id into one channel. Congrats !

Rabu, 17 Juli 2013

[KU-195/2013] Fuad: Banyak Pengusaha Tambang Tak Bayar Pajak


TEMPO.CO, Jakarta- Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany menyatakan sampai saat ini masih banyak perusahaan tambang yang tak patuh membayar pajak. Hal ini menanggapi pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad beberapa waktu lalu yang mengatakan 60 persen perusahaan tambang tidak bayar pajak.

"Apa yang disampaikan beliau (Abraham Samad) kemungkinan benar. Tapi saya tidak bisa banyak bicara karena ini masalah kepatuhan yang tidak bisa kami buka," kata Fuad di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kamis, 4 Juli 2013.

Ia mengaku pernah diundang oleh KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan SKK Migas untuk membahas sektor pertambangan. Menurut dia, KPK sudah memprioritaskan pengawasan sektor tambang karena banyaknya stakeholder seperti perusahaan tambang, Pemerintah Daerah, dan penegak hukum, yang berkepentingan.

"Interaksinya memang belum optimal untuk usaha tambang. Dan pihak-pihak yang terkait banyak sekali. Sehingga KPK membantu Kemenkeu agar penerimaan pajak di sektor tambang bisa tinggi," katanya.

Direktorat Jenderal Pajak, kata Fuad, terus meminta data dengan melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah, Kementerian ESDM, dan surveyor independen. Ia pun mengaku pihaknya selama ini sangat kesulitan untuk mendapatkan data seperti data produksi, data ekspor, dan data penjualan. 

"Dan hasil tambang itu kan diangkut oleh tongkang-tongkang lewat pelabuhan kecil dan sungai-sungai. DJP tidak punya kemampuan untuk memonitor itu," katanya.

Oleh karena itu, Fuad mengatakan pihaknya sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak seperti Pelindo, Syahbandar, dan otoritas daerah untuk mengawasi arus pertambangan. "Yang awasi pertambangan banyak sekali instansinya. Saya sangat mengapresiasi jika KPK bantu Direktorat Pajak dan Kemenkeu untuk bidang ini," katanya.
Sumber : Tempo, 04.07.13.
[English Free Translation]

Director General of Taxation Fuad Rahmany said until now there are many mining companies that do not pay taxes dutifully. It was responding to a statement Chairman Corruption Eradication Commission or Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad some time ago, that 60 per cent of mining companies do not pay taxes.

Selasa, 16 Juli 2013

[KU-194/2013] Warga Belakang Stasiun Kertapati Ngotot Bertahan


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ratusan warga yang bermukim di RT 8 Kecamatan Kertapati Palembang, tepatnya di belakang Stasiun Kereta Api (KA) Kertapati Palembang, tetap pilih bertahan dan menolak untuk digusur PT Bukit Asam (PTBA). Penolakan ratusan warga ini dibuktikan dengan berbondong-bondong mendatangi Kantor PTBA Dermaga Kertapati (Derti) Palembang, Jumat (12/7/2013).

Meskipun lahan tanah yang ditempati warga merupakan hak milik dari PTBA, warga tetap bersikukuh untuk tetap bertahan mendiami pemukiman. Warga pilih tetap bertahan. lantaran ganti rugi dari PTBA dinilai kecil dan tak sebanding. Ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga ini, secara spontanitas datang berkumpul melakukan aksi damai.

"Tidak sesuai ganti ruginya dan sangat tidak manusiawi, makanya kami datang untuk bertanya langsung dengan orang PTBA. Katannya Kamis nanti sudah ada jawaban tentang ganti ruginya," ujar Ana (42), salah satu dari 20 warga yang diterima pihak PTBA untuk berdialog.

Ana bersama warga lainnnya mengatakan, ganti rugi dari PTBA yang tiba-tiba melakukan pengukuran rumah warga sangat tidak sesuai bagi warga RT 08. Harga ganti rugi berkisar Rp 5-25 juta. Padahal pemukiman warga RT sebelumnya, ganti rugi yang diberikan nilainya besar yakni Rp 40-140 juta.

"Rumah saya cuma diganti rugi Rp 25 juta, nilai itu sangat tidak sebanding. Pokoknya jika tidak sesuai, kami akan tetap bertahan," ujar Ana yang mengaku sudah tinggal dipemukiman 20 tahun lebih.

Sama halnya diungkapkan Basri (52), warga lainnnya yang juga bersikukuh menolak dengan nilai ganti rugi PTBA yang sangat tidak sebanding. Basri yang kesehariannnya bekerja sebagai penarik becak ini, meminta ganti rugi harus sesuai dan sebanding.

"Rumah saya cuma diganti rugi lima juta yang sangat tidak manusiawi. Mau tinggal di mana saya dan kelurga jika ganti ruginya sangat kecil," ungkap Basri.

pihak PTBA Derti Palembang menolak untuk menjelaksan secara detail perihal ganti rugi bagi wrga RT 08 yang lokasinya berdekatan. Begitu pun juga dengan bangunan SDN 219 dan satu membangun musala yang juga bakalan terkena penggusuran.

"Tidak ada aksi warga, semuanya sudah beres. Masalah ganti rugi itu ada tim mengurusinya. Maaf saya tidak bisa berkometar, karena ada tim yang lebih mengerti," ujar Zamrul Hakim yang diketahui sebagai Manager Humas PTBA Derti Palembang.

Sumber : Sriwijaya Post, 12.07.13.

[English Free Translation]

Hundreds of residents who live in RT 8 Kertapati Palembang, exactly behind the Kertapati’s Railway Station (KA), Palembang, keep select survived and refused to be evicted by PT Bukit Asam (PTBA). Rejection is evidenced by the hundreds of people flock to Dermaga Kertapati PTBA Office (Derti) Palembang, Friday (07/12/2013).

Senin, 15 Juli 2013

[KU-193/2013] Pemilihan Ulang Gubernur Sumsel - KPU Palembang Siap Gelar Pemilukada Lagi


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - KPU Kota Palembang siap melaksanakan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan sebagaimana yang sudah diputuskan Mahkamah Konstitusi.

"Kita siap untuk melaksanakan pemungutan suara ulang," kata Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang, Abdul Karim ketika ditanya mengenai pelaksanaan pemungutan suara ulang di Palembang, Jumat (12/7/2013).

Menurut dia, untuk logistik dan anggaran pelaksanaan pemungutan suara ulang itu merupakan kewenangan KPU Provinsi Sumatera Selatan.

Untuk kebutuhan logistik sama dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur Sumsel sebelumnya, kata dia.

Ia mengatakan, untuk tempat pemungutan suara jumlahnya juga tidak ada penambahan yakni sebanyak 2.650 buah ditambah di PPK.

Mengenai kotak suara mana yang akan digunakan, nanti berkoordinasi dengan KPU Provinsi Sumsel, ujarnya.

Ia mengaku, tidak menduga kalau di Kota Palembang akan dilaksanakan pemungutan suara ulang, karena secara teknis pelaksanaan memang ada kekurangan, tetapi secara umum sudah dilakukan dengan baik dan tidak ada keberatan di tingkat TPS.

Pemungutan suara ulang di Palembang tidak terkait dengan aspek penyelenggara, tetapi adanya aspek berhubungan dengan peserta pilkada itu sendiri, ujarnya.

Sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (11/7) memerintahkan kepada KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan seluruh TPS di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

MK juga membatalkan Keputusan KPU Sumatera Selatan tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2013 pada 13 Juni 2013. (ant)

Sumber : Sriwijaya Post, 13.07.13.

Catatan,
Rujukan sebelumnya, silahkan baca [KU-190/2013] Pemilihan Gubernur Sumsel – MK Perintahkan Pemilihan Ulang di Lima Daerah, edisi hari Jumat, 12 Juli 2013.

[English Free Translation]

KPU Palembang ready to implement the re-election vote for governor and lieutenant governor of South Sumatera, as the Constitutional Court / Mahkamah Konstitusional has decided.

Minggu, 14 Juli 2013

[KG-192/2013] Fika's Farewell Party 11/07/13


JAKARTA: Hari yang ditunggu Fika akhirnya datang juga. Tanggal 12/07 merupakan hari terakhir dirinya membaktikan diri di PT Kereta Api Logistik (KALOG) Kantor Pusat, Jakarta. Per tanggal 15/07 sudah ada tantangan baru buat dihadapi. Top !

Fika Fatmila merupakan angkatan pertama Srikandi KALOG di bagian Keuangan, bersama-sama dengan Wenny, Woro, Dama, As3 dan Afni, juga merupakan cheerleaders (semua yang disebut sudah "lulus") bila ada kegiatan rame-rame di Torpus. Waktu terus bergulir dan masanya regenerasi, maka mau tak mau organisasi beradaptasi dengan proses bisnis.

Oh ya kebetulan Fika memilih resign di bulan penuh berkah, yakni Ramadhan, khan berarti puasa juga ... Ya jadinya skalian buka bersama (buk-ber)-lah acaranya. Lokasi yang dipilih Bebek Kaleyo di kawasan Tebet dan ginilah jadinya klo KALOGERs muda-mudi disatukan, bikin hebooooh.

Akan ada waktu seseorang berkarya di kurun waktu tertentu, ada juga loyalis yang seumur hidup mengabdi di satu perusahaan. Semuanya merupakan pilihan hidup. Kalo pekerjaan enak nikmati, ruwet ya cari kerja lain. Hidup sudah susah dan jangan dibuat tambah sulit.

Banyak kenangan tersimpan saat kita berkarya, ada suka maupun duka. Biarlah dia menjadi pelengkap kehidupan kita karena inilah yang bisa kita wariskan kepada anak cucu kita, Insya Allah. Aamiin YRA.

Goodbye Fika, friendship's forever. Thanks for dinner ya.

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Fika’s awaited day finally came. 12/07 is the last day he devoted himself to PT Kereta Api Logistik (KALOG) Head Office, Jakarta. As of 15/07 she will face for new challenges. Good luck !

Sabtu, 13 Juli 2013

[KU-191/2013] KA Pelabuhan Tahap Pembahasan Teknis



SUARA MERDEKA : Wacana pembuatan jalur KA barang masuk Pelabuhan Tanjung Emas kini tengah dalam pembahasan teknis. Pelindo III Cabang Tanjung Emas merespons positif upaya PT KAI itu guna efisiensi biaya forwarding ekspor-impor. Demikian menurut GM Terminal Peti Kemas Semarang (TPKM), Iwan Sabatini. 

"Kami sudah mulai membicarakan secara teknis dengan PT KAI. Dengan adanya KA barang masuk ke pelabuhan, jelas biaya menjadi lebih efisien," katanya. Cara itu, kata dia, akan berpengaruh kepada berkurangnya beban jalan Pantura oleh kendaraan berat. Beban jalan yang berkurang akan menambah usia jalan. 

Seperti diberitakan sebelumnya, PT KAI telah merencanakan membuat jalur KA barang sampai ke Pelabuhan Tanjung Emas. Direncanakan, di sekitar Alas Tua akan dijadikan terminal Peti Kemas.

Sumber : Suara Merdeka, 10.07.13 / Foto : RAM.

[English Free Translation]
According to Iwan Sabatini – GM Semarang Container Terminal, plan of railway goods in the Port of Tanjung Emas now in technical discussions. IPC III Tanjung Emas Branch responded positively PT KAI's efforts to increase the efficiency of export-import forwarding costs