Friday, January 31, 2020

[KU-031/2020] Dirut KAI Pastikan Kereta Cibatu-Garut Terjangkau Masyarakat


REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Penyelesaian proyek reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut tinggal menghitung hari. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memastikan kesiapan sarana dan prasarana jelang pengoperasian kembali jalur yang telah mati sejak 36 tahun silam itu.

Satu rangkaian kereta inspeksi milik PT KAI untuk kali pertama masuk ke Stasiun Garut, Jumat (31/1). Rombongan yang langsung dipimpin Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro itu mengecek ketahanan jalur dari Stasiun Cibatu ke Stasiun Garut. Pada sekira pukul 11.15 kereta inspeksi mulai memasuki Stasiun Garut.

Antusias warga yang ingin langsung melihat kereta itu dari dekat pun tak terbendung. Ketika kereta berhenti di stasiun, warga pun mulai mendekatinya, mengabadikan momen dengan mengambil foto.

"Saya merasa bahagia sekali dan mengucapkan terima kasih kepada pemerimtah dan masyarakat yang mendukung reaktivasi tembus sampai Stasiun Garut," kata Edi di Stasiun Garut, Jumat.

Dia ingin menyaksikan langsung kesiapan Stasiun Garut. Ia mengatakan, jalur kereta yang terakhir digunakan pada 1983 itu dicencakan akan diuji coba operasi mulai Februari 2020.

Dalam uji coba itu nantinya bukan hanya dengan lokomotif, melaikan juga membawa rangkaian kereta dan penumpangnya. Hal itu dinilai perlu lantaran jalur baru itu harus terus dilewati terus untuk menguji ketahanan rel.

"Kita mumgkin akan resmikan uji coba pada pekan kedua Februari. Semua kiri kanan akan kita lengkapi dan berharap masyarakat Garut, Wanaraja, bisa naik. Bisa bablas ke Cibatu, Bandung, bahkan Jakarta, bisa dengan harga terjangkau," kata dia.

Edi mengatakan, uji coba dilakukan juga sekaligus untuk menunggu perizinan turun dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Ia berharap perizinan itu dapat cepat dikeluarkan oleh Kemenhub.

Selama uji coba, masyarakat Garut akan digratiskan jika ingin menaiki kereta api Cibatu-Garut. Namun, belum dipastikan berapa lama tiket kereta api Cibatu-Garut akan digratiskan.

"Saya sudah komunikasi dengan Dirjen (Perkeretaapian). Secepatnya kalau bisa. Minggi ke dua kita uji coba, 7-10 hari setelah itu kalau perizinan turun, kita bisa operasikan secara komersial," kata dia.

Edi mengaku belum mengetahui besaran harga tiket yang akan diberlakukan untuk kereta api Cibatu-Garut. Besaran harga tiket disebut masih dalam perhitungan. Namun, ia memastikan tiket akan dipatok dengan harga terangkau oleh masyarakat Kabupaten Garut.

Menurut dia, dengan harga tiket yang terjangkau, akan semakin banyak orang yang menggunakan kereta api untuk datang ke Garut. Dampaknya, perekonomian di daerah berjuluk "Swiss van Java" dapat terbangun.

Edi menambahkan, kereta Cibatu-Garut juga untuk memawa barang. Sebab, ia menilai Kabupaten Garut memiliki banyak potensi yang dapat dibawa ke luar wilayahnya, baik hasil kerajinan tangan maupun hasil bumi.

Menurut dia, kapasitas Stasiun Garut bisa memuat kereta hingga 16 rangkaian. Namun, tahap pertama kereta yang beropesi kemungkinan hanya delapan rangkaian ditambah dua rangkaian untuk barang.

Kendati demikian, dikarenakan jalur Cibatu-Garut masih single track, dalam sehari hanya akan ada empat perjalanan Cibatu-Garut. Sementara untuk mengatasi antusias penumpang, rangkaian kereta akan dibuat panjang.

Sumber : Republika, 31.01.20 / Foto : Kontan.

[English Free Translation]
Completion of the Cibatu-Garut railroad reactivation project is just a matter of days. PT Kereta Api Indonesia (KAI) continues to ensure the readiness of facilities and infrastructure ahead of the re-operation of the track that has been not active since 36 years ago.

Thursday, January 30, 2020

[KU-030/2020] Lewat Dokumen Grondkaart, PT KAI Berhasil Selamatkan Tanah Negara di Lubuklinggau


SRIPOKU.COM, Palembang - Lewat dokumen Grondkaart atau peta zaman Belanda, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang berhasil menyelamatkan aset negara, berupa tanah yang telah disertifikat dengan luas 10.047 m² di kota Lubuklinggau, Rabu (29/1/2020).

Penyerahan sertifikat itu, diberikan langsung oleh Kepala BPN Lubuklinggau Dr A Bukhori kepada Deputy EVP Divre III Palembang Waroso, didampingi Senior Manager Aset Mario Eduard Setyahadi di kantor PT KAI Jalan Ahmad Yani Palembang.

Manager Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan 3 buah sertifikat yang diterima ini berada di Kelurahan Lubuk Linggau, Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan dengan total luas aset 10.047 m².

Dalam pengurusan sertifikat ini PT KAI (Persero) menggunakan dokumen-dokumen pendukung yang salah satu nya adalah Grondkaart dengan nomor 116 tahun 1931, nomor 115 dan 116 tahun 1931 yang kemudian digunakan dalam persyaratan pembuatan sertifikat tanah ke BPN Lubuklinggau.

"Alhamdulillah dengan diberikannya sertifikat ini kita berhasil menyelamatkan aset negara di Lubuklinggau, " ujarnya. Aida menjelaskan, dengan terbitnya sertifikat ini PT KAI (Persero) Divre III Palembang sah dan terbukti

secara legalitas mendapatkan pengakuan hukum dalam mengamankan aset nya melalui dokumen grondkaart. Saat ini, di wilayah Divre III Palembang masih banyk terdapat aset PT KAI yang belum bersertifikat tetapi dalam bentuk dokumen Grondkaart yang secara bertahap akan disertifikatkan.

Lahan milik PT KAI hingga saat ini masih banyak dimanfaatkan secara sepihak dan tidak sah, oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Lahan-lahan tersebut pada umumnya dijadikan untuk tempat tinggal, bisnis, dan bercocok tanam.

"Masih banyak lahan kita dikuasai sepihak oleh oknum tak bertanggung jawab. Perlahan semua aset akan kita sertifikatkan kembali, demi mengamankan aset negara," jelas Aida. Kepala BPN Lubuklinggau, Dr A Bukhori mengatakan dokumen grondkaart sudah memberikan bukti kuat bahwa lahan tersebut milik negara.

Melalui dokumen itu lahan negara bisa didaftarkan dan dibuatkan sertifikat hak pakai. "Dokumen groonkart sudah kuat sebagai bukti kepemilikan lahan negara. Maka itu kita bantu PT KAI selamatkan aset negara," ungkapnya.

Sumber : Sripoku, 29.01.20.

[English Free Translation]
Through Grondkaart documents or maps of the Dutch era, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Regional Division III Palembang managed to save state assets, in the form of certified land with an area of ​​10,047 m² in the city of Lubuklinggau, Wednesday (Jan 29th, 2020).

Wednesday, January 29, 2020

[KU-029/2020] Jalur Rangkasbitung-Labuan Kembali Aktif, KEK Tanjung Lesung Bakal Tumbuh Pesat


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengaktifkan kembali (reaktivasi) rel kereta api jalur Rangkasbitung-Labuan. Proses reaktifasi berlangsung dua tahap, yaitu tahap pertama sepanjang 18,7 kilometer (km) antara Rangkasbitung - Pandeglang dan tahap kedua sepanjang 37,9 km antara Pandeglang - Labuan.

Adapun tahap pertama direncanakan selesai pada tahun 2020. "Insya Allah akhir tahun ini kelar," kata Budi dalam keterangan tertulis yang diperoleh Kontan.co.id, Kamis (23/1). Pada tahap pertama, fokus Kemenhub ialah pada peningkatan elektrifikasi, di mana jalur Rangkasbitung-Pandeglang akan menggunakan kereta lokal dan bukan KRL Commuterline.

Sementara, jika animo masyarakat yang memakai kereta api di jalur tersebut relatif tinggi, yaitu mencapai 50 perjalanan per hari, maka Kemenhub akan menggantinya menjadi Commuterline.

"Nanti suatu hari kalau sudah dibutuhkan permintaan banyak, baru kita tingkatkan. Kalau sudah di atas 50 perjalanan sehari, kami pakai KRL. Kalau lebih dari 100, baru kami double track (rel ganda)," terang Budi.

Lebih dalam, Budi berharap reaktivasi rel ini bisa membuat warga mengembangkan daerahnya menjadi sentra ekonomi. Menurutnya, industri bisa ikut mengembangkan komersial di daerah baru sehingga Serang bisa jadi kota Mandiri.

Untuk mempercepat hal itu bisa terjadi, Budi meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk ikut mengembangkan daerah-masing melalui pengintegrasian jalur kereta api dengan moda transportasi darat, seperti angkutan perkotaan, bus dan taksi.

"Dengan adanya kebangkitan lalu lintas, pengembangan memungkinkan jauh lebih cepat. Kebangkitan lalu lintas membuat kebutuhan kebutuhan komersial dan hunian meningkat. Jadi dampaknya akan besar," urai Budi.

Sementara reaktivasi tahap 2, tambah Budi, akan dilakukan setelah tahap 1 selesai. Menanggapi kabar tersebut, Poernomo Siswoprasetijo, Direktur Utama PT Banten West Java selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, mengaku siap bekerja sama untuk mensukseskan upaya penguatan konektivitas yang dilakukan Kemenhub.

Seperti yang diketahui, jalur Rangkasbitung-Labuan dulunya berperan penting dalam mengkoneksikan transportasi berbasis rel dari wilayah pesisir barat Banten seperti Kota Labuan dan Pandeglang menuju Jakarta.

"Selain kami masih dalam usaha pembangunan kamar hotel dan pembangunan jalan, di bulan Februari 2020 nanti kami akan menyelenggarakan event travel mart di mana kita akan membuat perjanjian kerja sama dengan para agen tour and travel untuk memudahkan wisatawan datang ke Tanjung Lesung," terang Poernomo dalam keterangan tertulis tersebut.

Hal itu karena PT Banten West Java, salah satu unit usaha Jababeka Group, sadar bahwa upaya pembangunan reaktivasi rel tersebut bakal mendongkrak kunjungan wisatawan ke KEK Tanjung Lesung. "Karena jika rel kereta api jadi dan kereta api beroperasi, opsi untuk untuk pergi ke Tanjung Lesung jadi makin beragam, sehingga bisa meminimalisir biaya perjalanan dan juga waktu tempuh yang lebih cepat," tutup Poernomo.

Sumber : Kontan, 23.01.20 / Foto : Liputan6.

[English Free Translation]
The Ministry of Transportation (read : MoT or Kemenhub) will reactivate the Rangkasbitung-Labuan railroad track. The process of reactivation took place in two stages, the first stage being 18.7 kilometers (km) between Rangkasbitung - Pandeglang and the second phase of 37.9 km between Pandeglang – Labuan.

Tuesday, January 28, 2020

[KU-028/2020] Kemenhub Siapkan Rp 159 M untuk PT KAI Kelola 5 Kereta Perintis


Jakarta - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melakukan penandatanganan kontrak kereta perintis dengan PT KAI (Persero) tahun anggaran 2020. Dengan penandatanganan ini, PT KAI resmi mengelola 5 kereta perintis.

Alokasi anggaran yang disediakan untuk pengelolaan kereta perintis sebesar Rp 159.021.353.440 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Danto Restyawan mengatakan tahun sebelumnya sebesar Rp 179.477.307.180, berkurangnya biaya tersebut karena efisiensi oleh KAI.

"Ini kan kegiatan rutin tiap tahun, di mana kita tugaskan KAI untuk mengelola kereta perintis. Tiap tahun jumlah penumpangnya meningkat jadi efisiensi," kata Danto di kantornya, Selasa (28/1/2020).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro dan disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Adapun rincian alokasi anggaran di setiap daerah angkutan perintis sebagai berikut:
1. KA Cut Meutia sebesar Rp 18.831.875.654,-
2. KA Lembah Anai sebesar Rp 12.785.492.886,-
3. KA Minangkabau Ekspres sebesar Rp 19.504.586.270,-
4. KA LRT Sumatera Selatan sebesar Rp 98.741.395.760,-
5. KA Bathara Kresna sebesar Rp 9.149.002.890,-

"Dengan penandatanganan ini diharapkan PT KAI melaksanakan pelayanan kepada masyarakat kelas ekonomi dengan sebaik-baiknya sesuai kesepakatan bersama. Kita berharap kereta perintis 2020 dapat berjalan dengan baik," tambah Danto.

Sumber : detikFinance, 28.01.20.

[English Free Translation]
The Directorate General of Railways of the Ministry of Transportation signed the pioneer train contract with PT KAI (Persero) in the 2020 fiscal year. With this signing, PT KAI officially manages 5 pioneer trains. Done !

Monday, January 27, 2020

[KU-027/2020] Setelah 36 Tahun, PT KAI Reaktivitasi Jalur Cibatu-Garut


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mereaktivitasi jalur Cibatu-Garut yang sebelumnya telah nonaktif selama kurang lebih 36 tahun. Aktifnya jalur sepanjang 19,5 km ini, ditandai dengan datangnya sebuah lokomotif pertama di Stasiun Garut pada Kamis (23/1) lalu.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Noxy Citrea Bridara mengatakan, kedatangan lokomotif tersebut merupakan bagian dari rangkaian uji teknis sebelum jalur Cibatu - Garut kembali dioperasikan untuk umum.

"Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan uji coba menggunakan kereta kerja sebanyak dua kali, yaitu pada 19 Januari dan 21 Januari 2020," ujar Noxy pada keterangan tertulis yang diterima Kontan, Sabtu (25/1).

Pada uji coba yang dilakukan Kamis (23/1) lalu, PT KAI menggunakan lokomotif dengan nomor CC 2017723. Lokomotif ini berangkat dari Stasiun Cibatu pada pukul 11.09 WIB dan tiba di Stasiun Garut pada pukul 12.17 WIB dengan kecepatan sekitar 20-25 km/jam.

Noxy memaparkan, uji coba ini dilakukan untuk mengecek jalur yang sudah tersambung dari Cibatu ke Garut. Selain pengecekan, uji coba ini juga berfungsi untuk menguji kekuatan rel dengan menggunakan sarana yang paling berat, yaitu lokomotif.

"Alhamdulillah, uji coba lokomotif berjalan lancar. (Rute yang ditempuh) Dimulai dari Stasiun Cibatu, Stasiun Pasir Jengkol, Stasiun Wanaraja, dan berakhir di Stasiun Garut," kata Noxy.

Kemudian, Noxy memperkirakan peresmian jalur Cibatu-Garut ini akan dilakukan pada akhir bulan Januari atau awal Februari 2020. Untuk informasi detail terkait dengan informasi kereta, jadwal, dan juga harga tiket, nantinya akan diumumkan lebih lanjut.

“Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, agar PT KAI dapat segera melayani masyarakat Garut dan sekitarnya untuk menikmati perjalanan menggunakan kereta api,” pungkasnya.

Sumber : Kontan, 26.01.20.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Indonesia (KAI) reactivates the Cibatu-Garut route which had previously been inactive for around 36 years. The active track along the 19.5 km, marked by the arrival of the first locomotive at Garut Station on Thursday – Jan 23rd, 2020. Done.

Sunday, January 26, 2020

[KX-026/2020] AXI-KALOGers M4 Jan 2020

JaKaRTa : Isu besar yang bisa mempengaruhi kondisi perekonomian global di awal tahun 2020 yakni merebaknya virus Corona dari daratan RRCina, tepatnya propinsi Hubei di kota Wuhan, ke seluruh penjuru dunia..Indikasi ada walau tidak merata.

Pemerintah RRCina bahkan sudah mengisolasi warganya tidak boleh masuk + keluar kota Wuhan, ditambah lagi dengan diputusnya jalur transportasi kereta api, angkutan darat hingga pesawat udara. Kita nantikan kelanjutannya.

Sementara ini, biz KALOG belum terpengaruh banyak dan berharap semuanya bisa diatasi oleh pemerintah Indonesia. Aktifitas KALOGers pun sejauh ini masih konsisten dan di jalur yang benar.

Aktifitas KALOGers lainnya yakni CorComm yang siap ambil cuti melahirkan 3 bulan kedepan, pergantian di tampuk VP Corporate Service, fit & proper test untuk mengisi SO baru KALOG di bulan Februari, dan seterusnya.

Mantan KALOG juga tetap peduli dengan isu perkeretaapian, sekaligus berbagi pengalaman dengan insan Angkutan Barang Daop 1 Jakarta di kantor Cikini, syukur alhamdulillah mancarli. Kapan di KALOG nih he he he ...

Mohon maklum, tematik kali ini pun disesuaikan dengan kekhawatiran banyak orang terhadap virus Corona sehingga kami mengangkat kiat2 ato saran2 yang bisa dipakai untuk menghindari penyebaran virus ini.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua dari bencana apapun. Aamiin YRA.


Sumber : X-KALOG / Foto : KALOGers – RAM / Ilustrasi : berbagai media cetak.

[English Free Translation]
A major issue that could affect global economic conditions in early 2020 is the spread of the Corona virus from mainland China, precisely in the province of Hubei in the city of Wuhan, to all corners of the world ... There are indications though uneven. For KALOG, so far, the business is proceeding as it should but must be vigilant. Do not forget keep praying for our safety.

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...