Sunday, September 30, 2012

[KU-236/2012] Bumi Resources Wajib Gelar Public Expose Paling Lambat 2 Oktober 2012



JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) didesak untuk melakukan “Public Expose" (PE) selambat-lambatnya tanggal 2 Oktober 2012. Dua perusahaan grup Bakrie itu harus memberikan penjelasan kepada public terkait tuduhan induk usaha keduanya, Bumi Plc, tentang penghilangan dana dalam laporan keuangan.
     
Direktur Pengawasan Anggota Bursa (AB) Bursa Efek Indonesia (BEI), Uriep Prasetyo, mengatakan BUMI harus menindaklanjuti jawaban yang sudah disampaikan kepada public bahwa perusahaan itu mengaku belum mengetahui apa-apa tentang rencana Bumi Plc membentuk tim khusus untuk investigasi laporan keuangannya.

"Maka hari ini (27/9) kita sudah bikin surat lagi ke mereka supaya mereka melakukan Public Expose ke publik. Tanggal 2 Oktober nanti mereka harus melakukan Public Expose," tegasnya di Jakarta, Kamis (27/9).

Setidaknya, kata Uriep, ada empat poin yang harus dijelaskan dalam PE itu nantinya. Pertama tentang laporan keuangan, utang, penjelasan terhadap pemberitaan media akhir-akhir ini, dan terakhir meminta penjelasan soal penurunan ratingnya oleh Standard & Poor"s (S&P). "Itu semua harus dijelaskan ke public," terangnya.

Dari hasil PE itu BEI akan menilai substansinya. Seandainya dari penjelasan yang sudah dilakukan dinilai cukup menjawab maka pemeriksaan terhadap kedua emiten ini dihentikan. "Tetapi jika memang masih belum clear biasanya akan kita panggil," terusnya.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sendiri menyatakan tidak akan melanjutkan penelusuran terkait kisruh antara Bumi Plc dengan BUMI dan BRAU itu jika terbukti tidak ditemukan transaksi material atas dugaan penyimpangan dari kinerja keuangan dan operasi.
     
"Kalau (transaksi) material harus di-disclose. Kalau ternyata tidak ada penyimpangan, ya nggak usah. Bapepam-LK posisinya menunggu hasil keseluruhan audit dari Bumi Plc," kata Ketua Bapepam-LK, Ngalim Sawega, kemarin.
     
Hingga saat ini Bapepam-LK masih menantikan hasil pemeriksaan BEI kepada BUMI, serta final audit internal yang dilakukan tim dari Bumi Plc. Jika disimpulkan tidak ada fakta yang merugikan pemegang saham publik, termasuk jika ada dugaan penyimpangan namun bukan salah satu transaksi material, kasus dianggap selesai.(gen)

Sumber : JPNN, 28.09.12.

Catatan : Informasi terkait, baca [KU-233/2012] Bumi Resources Menuju Kebangkrutan Finansial ? – edisi 27/09/12 dan [KU-223/2012] Bumi Resources Near Bankruptcy, Panin Sekuritas Analyst Says – edisi 11/09/12.


[English Free Translation]
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) and PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) urged to do Public Expose (PE) no later than October 2, 2012. Two Bakrie group companies must give an explanation to the allegations public holding company of both the Bumi Plc, about the disappearance of funds in the financial statements.

Friday, September 28, 2012

[KU-235/2012] Editorial Bisnis : Revolusi Kereta Api



Sejak Senin (24/6) ada dua berita menarik mengenai kereta api di harian ini. Pertama, PT Kereta Api Indonesia, melalui anak usahanya PT KAI Commuter Jabodetabek, akan menaikkan tarif kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Rp2.000 per penumpang mulai 1 Oktober 2012. Kedua, sebanyak 20 unit kereta rel listrik yang dipesan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.

Berita pertama biasanya disambut pro dan kontra dari para penggunanya. Kita masih ingat ketika manajemen PT KAI menaikkan tiket untuk kelas ekonomi KRL Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi protes keras di mana-mana.

Kini PT KAI Commuter Jabodetabek terpaksa menaikkan tarif karena selama 4 tahun, BUMN ini terus merugi karena mengoperasikan KRL tersebut. Itu pun tarif baru belum juga dapat menutup biaya operasi, apalagi tarif dasar listrik (TDL) ikut naik.

Biaya operasi untuk setiap penumpang KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota-Bogor Rp10.700, sedangkan tarif saat ini hanya Rp7.000, rencananya dinaikkan menjadi Rp9.000 per penumpang. Dengan penaikan tarif itu, setidaknya dalam 3 bulan pascakenaikan BUMN itu akan mendapat tambahan dana Rp50 miliar dengan asumsi penumpang per hari mencapai 300.000 orang. Maklum, BUMN ini akan banyak berinvestasi hingga tujuh tahun ke depan.

Pada 2012-2019 bersama anak usahanya PT KCJ akan berinvestasi Rp7 triliun, baik untuk penambahan kereta api juga prasarana seperti perbaikan stasiun, peron, stabling dan peningkatan SDM. Kita memahami penaikan harga itu diiringi dengan pelayanan yang lebih baik kepada penumpang.

Itulah sebabnya ki­­­ta menaruh harapan kedatangan KRL dari Jepang itu akan membuat penum­pang semakin nyaman. Tahun ini penambahan KRL ditargetkan 90 unit, sebelumnya 30 unit telah tiba pada April dan Mei. Dengan penambahan 20 unit KRL tersebut, maka total armada KRL yang te­­­lah dibeli sejak 2008 sebanyak 268 unit.

Pengadaan armada akan dilakukan setiap tahun hingga akhir 2019, sehingga program pemerintah untuk mengangkut 1,2 juta penumpang per hari dapat terwujud pada akhir 2019 dengan dukungan sebanyak 1.440 armada.

Harian ini mengingatkan realisasi program 1,2 juta penumpang harus diikuti dengan peningkatan kapasitas prasarana seperti stabling (tempat parkir KRL), penambahan gardu listrik termasuk penambahan daya listrik, perbaikan persinyalan, peninggian dan per­panjangan peron serta penambahan kapasitas perawatan sarana. Hal yang lebih penting adalah kesiap­an sumber daya manusia yang melayani kepentingan publik.

Itulah sebabnya kita mendukung langkah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan menggelontorkan anggaran Rp300 Milliar untuk pembangunan gedung pusat pelatihan dan pendidikan di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) di Madiun, Jawa Timur. Lembaga ini disiapkan sebagai pusat pelatihan dan pendidikan perkeretaapian di Indonesia.

Pada 2013-2016 akan dibangun workshop, penambahan gedung kelas, stasiun simulasi, aditorium, menara air, railtrack dan sintelis kereta api, perpustakaan, dan ruang rekreasi. Kita berharap revolusi yang dilakukan manajemen KAI selama 3 tahun terakhir harus dilakukan secara konsisten sehingga berbuah pelayanan terbaik bagi para penggunanya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 26.09,12.

[English Free Translation]
Since Monday (24/6) There are two interesting news about railway transportation biz. First, PT Kereta Api Indonesia (KAI) or Indonesian Railways, through its subsidiary PT KAI Commuter Jabodetabek, will raise electric train (KRL) Commuter Line’s fares IDR 2,000 per passenger from October 1, 2012. Secondly, as many as 20 electric train units ordered by PT KAI Commuter Jabodetabek arrived at Tanjung Priok, Indonesia.

[KU-234/2012] PT Kereta Api Indonesia Berulang Tahun Hari Ini



BANDUNG, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia merayakan hari ulang tahunnya pada Jumat (28/9/2012) yang bertepatan dengan Hari Kereta Api. Peringatan ke-67 ini memiliki tekad meningkatkan ketertiban dan layanan bagi penumpang sehingga berdampak pada pertumbuhan pendapatan.

Jalur Kereta Api

Peringatan ulang tahun dilakukan di kantor pusat PT KAI di Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, dengan apel yang diikuti karyawan PT KAI. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan beserta pejabat dari Kementerian Perhubungan.

Menurut Jonan dalam sambutannya, PT KAI sudah memulai komitmen peningkatan layanan dari sistemboarding yang sudah diterapkan. Sistem ini mengharuskan pemegang tiket memiliki nama yang sama seperti tertera di kartu pengenal identitas.

Begitu pula dengan kebijakan satu tiket satu tempat duduk untuk seluruh kelas kereta api. Larangan merokok di dalam kereta api juga sudah dilakukan sejak beberapa bulan ini.

“Kami terus berkomitmen untuk menyelenggarakan perjalanan kereta api yang aman dan lancar,” kata Jonan.

Beberapa hal yang sudah dilakukan PT KAI pada 2012 adalah peluncuran berbagai produk seperti KA Ekonomi AC Maguwo Ekspres jurusan Purwokerto-Yogyakarta. Kereta ini diluncurkan sebelum arus mudik Lebaran. Begitu pula dengan dua kereta yang diluncurkan setelah Lebaran, yakni KA Majapahit jurusan Pasar Senen-Malang dan KA Menoreh jurusan Pasar Senen-Semarang.

Untuk pemesanan tiket, PT KAI baru-baru ini meluncurkan layanan reservasi tiket melalui internet diwebsite mereka, www.kereta-api.co.id. Bahkan, dalam waktu dekat PT KAI juga merilis pemesanan tiket melalui smartphone.

Sumber : BUMN, 28.09.12.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Indonesia (KAI) celebrates his anni versary on Friday (09/28/2012), which coincided with the Railways. The 67's celebration have the determination to improve passenger service order and so the impact on revenue growth.

Thursday, September 27, 2012

[KU-233/2012] Bumi Resources Menuju Kebangkrutan Finansial?


JAKARTA, KOMPAS.com — Disebut sebagai perusahaan penambangan dan penjualan batu bara yang diprakarsai keluarga Bakrie dengan cadangan batu bara terbesar di Indonesia, nama besar melekat di PT Bumi Resources Tbk. Namun, kebangkrutan finansial membayangi perusahaan itu. Benarkah?

Menurut analis Panin Sekuritas, Fajar Indra, jawabannya iya. Tentu saja ada dasar pertimbangan untuk menentukan hal itu. Indra menggunakan metode Altman Score untuk menguji solvabilitas keuangan BUMI dari kebangkrutan finansial. Ia menggunakan neraca semester-1 tahun 2012 BUMI sebagai bahan dasar perhitungan.

Jika koefisien Z < 1,1, maka perusahaan berada dalam zona tidak aman atau menuju kebangkrutan. "Koefisien Z BUMI sangat kecil, yakni 0,0982 saja. Maka dapat disimpulkan bahwa BUMI saat ini berada dalam zona tidak aman atau menuju kebangkrutan finansial," kata Indra di Jakarta, Rabu (29/8/2012).

Total cadangan BUMI sebesar 2,8 miliar ton dimiliki anak usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin). Tahun ini, BUMI menargetkan produksi batu bara mencapai 75 juta ton, naik 13,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, performa keuangan BUMI pada semester satu tahun ini sangat buruk. Solvabilitasnya sangat lemah. BUMI mencatatkan kerugian sebesar 322 juta dollar AS pada semester ini, setelah mencatatkan keuntungan sebesar 232 juta dollar AS pada semester pertama tahun lalu.

Ada beberapa faktor yang disinyalkan menyebabkan jatuhnya performa BUMI semester pertama tahun ini. Faktor pertama adalah tergerusnya margin laba BUMI diakibatkan melonjaknya biaya produksi sebesar 9,2 persen per ton yang tidak diimbangi oleh naiknya harga jual. "Hal ini terjadi hampir di semua perusahaan batu bara di Indonesia karena memburuknya harga batu bara dunia," kata Fajar.

Faktor kedua adalah tingginya beban keuangan yang harus dibayar serta kerugian atas transaksi derivatif. Laporan keuangan BUMI mencatat bahkan jumlah beban keuangan yang harus dibayar lebih tinggi dari laba usahanya sendiri. Hal ini tentunya memperlihatkan betapa buruknya solvabilitas BUMI dalam membayar utang-utangnya.

BUMI akan memperpanjang masa investasi dana senilai 231 juta dollar AS di PT Recapital Asset Management. Dengan kata lain, BUMI gagal mencairkan investasinya untuk melakukan refinancing. "Terlebih dalam 2 tahun, 

BUMI memiliki tanggal jatuh tempo untuk utangnya kepada CIC masing-masing sebesar 600 juta dollar AS untuk trance kedua dan 700 juta dollar AS untuk trance berikutnya," kata Fajar.

Sumber :  Kompas, 29.09.12.

[English Free Translation]
Referred to as the company's coal mining and sales initiated by the Bakrie family with the largest coal reserves in Indonesia, a big name attached to PT Bumi Resources Tbk. However, the looming financial collapse of the company. Really?

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...