Kamis, 24 September 2015

[KU-262/2015] Satgas: KAI "Ngos-ngosan" untuk Bangun Rel di Pelabuhan Tanjung Priok

JAKARTA: Tugas PT KAI melakukan aktivasi rel kereta barang sekaligus membangun rel baru ke PelabuhanTanjung Priok, Jakarta, dinilai tak mudah. Pasalnya, saat ini KAI juga sedang membangun rel kereta menuju Bandara Internasional Soetta.

Kepala Satgas Percepatan Dwelling Time, Agung Kuswandono berharap kereta ke Pelabuhan Tanjung Priok bisa segara beroperasi secepatnya. Menurut Agung, kondisi tersebut telah membuat KAI "berkeringat" atau kerja keras.

"Membangun ini tidak mudah karena ternyata di sisi Soekarno-Hatta juga Pak Presiden Jokowi akan menengok hasil KA bandara. Jadi ini 'keringetan' teman-teman KAI," ujar Agung. Ia menuturkan, KAI meminta waktu merampungkan pengerjaan proyek itu hingga akhir Februari 2016.

Pengerjaan proyek rel baru akan dimulai pada Oktober 2015 sedangkan aktivasi rel ke Pelabuhan Tanjung Priok sedang dikerjakan. Khusus untuk pembangunan rel baru, Agung mengatakan saat ini pembebasan lahan sudah 95%.

Dia mengakui pembangunan jalur kereta baru membutuhkan waktu yang tak sedikit, selain pembebasan lahan, sosialisasi kepada masyarakat juga dinilai penting.

Sumber : Kompas, 23.09.15.

[English Free Translation]
The big task of PT KAI to re-activate rail freight trains as well as build a new rail to PelabuhanTanjung Priok, Jakarta, is considered not easy. Because, now PT KAI is building a railway to the International Airport Soetta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar