Senin, 14 September 2015

[KU-253/2015] ESDM Bentuk Tim Transisi Perubahan KK ke IUPK

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah membentuk tim transisi perubahan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Tim tersebut diketuai oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubata (Dirjen Minerba) Bambang Gatot Ariyono.

"Sudah dibentuk timnya. Jadi semua Kontrak Karya ini kan sesuai dengan di UU Minerba, bahwa dihormati sampai habis masa kontraknya. Jadi sebelum masa kontrak mereka habis, Kontrak Karya belum bisa menjadi IUPK," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Teguh Pamudji, Jumat (11/9).

Seperti contoh PT Freeport Indonesia, tak bisa mengubah rezim Kontrak Karya Menjadi IUPK apabila dilakukan sebelum tahun 2021. "Iya dong, karena kita menghormati UU dan kontrak, silahkan mengajukan perubahan, nanti tim yang mereview," jelasnya.

Tim transisi tersebut, kata Teguh, nantinya akan dibantu tenaga ahli hukum yang sudah ditunjuk Kementerian ESDM. Sayangnya, Teguh enggan menyebut nama dari anggota tim transisi tersebut.

Sementara Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono tidak menampik bahwa nantinya tim akan dikepalai olehnya. "Tapi saya belum diberi tahu, yang jelas kalau urusannya Minerba jadinya begitu (saya kepalanya). Saya main logika aja. Kalau ketuanya saya ya wajar karena saya yang tanggung jawab di sini." jelasnya di Kantor Dirjen Minerba, Jumat (11/9).

Sejauh ini kata Bambang, ia belum mengetahui tugas dari tim transisi tersebut. Pasalnya belum ada koordinasi yang diberikan dari Menteri ESDM, Sudirman Said. "Ya belum tahu lah (tugasnya)," pungkasnya.

Sumber : Kontan, 11.09.15.

[English Free Translation]
Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) has formed a transition team changes in the Contract of Work (or Kontrak Karya or KK) into Special Mining Permit (read: Izin Usaha Pertambangan Khusus or IUPK). The team is headed by the Director General of Mineral and Batubata, Bambang Gatot Ariyono.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar