Sabtu, 30 Mei 2015

[KG-147/2015] “START Project KALOG”

JaKaRTa: Bagi karyawan di lingkungan PT Kereta Api Logistik (KALOG) yang nanya terkait tema “START PROJECT”.  Ada sebagian karyawan yang berpikir apa ini proyek baru ato ada juga yang bingung, bahkan bisa jadi ada yang apatis alias cu’ek bebek.

Berbagai pemikiran yang muncul dari KALOGers (baca : insan KALOG) merupakan sebuah hal yang wajar dikarenakan dalam kesehariannya para karyawan memiliki kesibukan yang tinggi dalam rangka mencapai target pendapatan yang telah ditargetkan oleh induk perusahaan.

Kebingungan itu akan menjadi sedikit berkurang, apabila yang dimunculkan adalah KALOG akan menerapkan SAP. Nah, selanjutnya yang menjadi persoalan adalah memang jumlah kebingungan tidak sebesar START Project.

Ngomongin SAP bukan perkara gampang, tapi gak susah juga, asal commit dan serius. Pertanyaan umum yang lazim muncul “emang KALOG udah siap pake SAP” ? Ato juga “SAP itu singkatan Setan Aja Pusing, gimana manusia “? Ato “SAP khan mahal” ? dan seterusnya.

Pertanyaan-pertanyaan diatas muncul, menurut hemat Penulis, hal yang wajar dalam sebuah usaha untuk melakukan perubahan. Saat ini KALOG memang sudah mengantungi sertifikat ISO 9001:2008, dan akan melanjutkan kiprahnya untuk menjadi salah satu perusahaan logistik kelas dunia dengan menggunakan SAP sebagai sistem yang menunjang operasi perusahaan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, setelah sebelumnya dilakukan kick-off meeting yang dibuka oleh D6 PT. KAI (Persero) dan Dirut PT. KALOG beberapa waktu lalu, maka agenda selanjutnya melakukan rapat steering committee yang pertama kalinya pada tgl 26/05/15 yang dihadiri oleh Board of Director (BoD) PT. KALOG dan Dirut PT. Asyst.

Dirut PT. KALOG menyampaikan bahwa penerapan SAP ini menjadi prioritas utama yang harus dituntaskan dan tidak ada lagi tawar menawar bagi siapapun. Selanjutnya, Dirut PT KALOG mengesahkan nama proyek beserta logo, yang disebut “START Project”.

Penjabaran START Project, yakni “To STANDARDIZE KALOG’s business process with TEAMWORK and make it more ACCURATE and REAL-TIME so we can TRANSFORM forward”. Dalam bahasa Indonesianya berarti : Men-Standarisasi-kan bisnis proses KALOG dengan Kerjasama Tim dan membuatnya lebih Akurat dan Tepat Waktu sehingga kita dapat Berubah maju ke depan.

Melihat tag line yang dicanangkan, falsafah SAP ini ternyata memperkuat falsafah ISO 9001:2008. Jadi dengan semakin kentalnya kultur penerapan ISO 9001:2008 dalam organisasi KALOG, maka seharusnya pola transformasi (change management) tidaklah seberat yang diperkirakan.

So, Let’s START our SAP PROJECT to become a world class logistics company in Indonesia.

Oleh : Erwin Suryadi - VP IC & QA / Change Management Leader.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar