Sabtu, 31 Mei 2014

[KU-148/2014] PT KAI Perbesar Angkutan Barang


JAKARTA: PT KAI berencana memperbesar kontribusi pendapatan dari angkutan barang hingga sebesar 60% terhadap total pendapatan. Sisanya, barulah ditargetkan dari angkutan penumpang.

"Saat ini, pendapatan kami yang 60% masih penumpang dan 40% barang, kelak akan diubah sebaliknya," kata Dirku PT KAI. Sebenarnya, rencana ini sudah disiapkan KAI sejak 2 tahun yang lalu. Tak heran jika PT KAI mengalokasikan dana belanja hingga Rp 7,2 T khusus untuk mengembangkan bisnis angkutan barang.

Tanpa merinci alokasi per tahun, Kurniadi menyatakan, dana  tersebut akan digunakan untuk belanja kereta barang dan infrastruktur. KAI berniat menambah kereta barang di 2 lokasi. Pertama, berbelanja 600 kereta angkutan batubara, termasuk mengembangkan 2 jalur ganda kereta batubara di Sumatera. Rencananya, jalur Tanjung Enim Baru – Tarahan akan dikembangkan untuk angkutan batubara Bukit Asam.

Adapun jalur Tanjung Enim Baru - Simpang – Kertapati dikembangkan untuk angkutan batubara perusahaan swasta. Kedua, berbelanja 1.200 gerbong kereta barang baru di Jawa.

Pilihan PT KAI untuk belanja ribuan gerbong kereta barang ini dalam rangka menyambut pengoperasian rel ganda Jakarta-Surabaya yang pembangunannya hampir rampung.

Sumber : Kompas, 30.05.14.

[English Free Translation]
PT KAI plans to increase revenues from the transportation of goods by as much as 60% of total revenue. The rest, then targeted from passenger transportation.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar