Senin, 19 Mei 2014

[KA-136/2014] Dirut PT KAI: Jadwal Perjalanan Kereta Api Yang Baru Akan Mulai Berlaku Per 1 Juni 2014

JAKARTA: Jadwal ini dipengaruhi sebagian besar oleh dimulainya penggunaan jalur ganda lintas utara di Jawa yang hampir selesai pada saat dimulainya jadwal baru tersebut.

Pada saat ini, petak jalan yang belum tersambung jalur ganda hanyalah Petak Tandes sampai Pasar Turi saja.

Seluruh insan perkeretaapian menghaturkan terima kasih kepada Pemerintah dan Negara yang telah bersusah payah membangun jalur ganda lintas utara tersebut dengan dukungan rekan rekan KAI diseluruh lintas mulai Cirebon sampai Surabaya.

Apakah arti jadwal baru tersebut?

1. Perubahan jadwal keberangkatan hampir seluruh KA penumpang dan angkutan barang terutama yang melintasi Jalur Utara Jawa.

2. Perubahan jadwal keberangkatan yang diharapkan lebih memenuhi aspirasi Pelanggan baik angkutan penumpang maupun angkutan barang.

3. Mengurangi persilangan sehingga mengurangi waktu dinas awak KA dan mengurangi resiko kecelakaan akibat persilangan.

4. Memperbanyak frekuensi perjalanan KA lintas utara Jawa sehingga kapasitas angkut barang dan penumpang akan lebih banyak lagi, yang diperkirakan dapat menambah kapasitas/frekuensi perjalanan KA di Jawa hingga 50% atau 40% secara nasional. Apabila proyek DDT lintas Cikarang - Manggarai atau bahkan sampai Tanjung Priok dapat diselesaikan, maka kapasitas lintas di Jawa akan bertambah sekurangnya 60%! 

5. Penghematan penggunaan BBM pada perjalanan yang sama sekitar 7% karena berkurangnya persilangan/antrian dan berkurangnya waktu tempuh lintas utara rata rata 45 menit.

6. Kesempatan angkutan penumpang maupun barang yang lebih besar di Jawa yang diperkirakan sekitar 50% tambahan dapat direncanakan secara bertahap mulai saat ini sampai 3 tahun mendatang. 

Lalu apa antisipasi KAI?

1. Kita semua harus berbenah, meningkatkan layanan di stasiun seperti loket tiket, kebersihan, keamanan, customer service yang informatif serta pengaturan perjalanan yang lebih aman.

2. Meningkatkan kualitas prasarana yang bertujuan mengurangi gangguan jalan rel dan persinyalan, mengantisipasi longsoran dan perlintasan liar, serta meningkatkan kualitas jalan rel sehingga kecepatan bisa optimal.

3. Meningkatkan disiplin seluruh Awak KA dan jajaran operasi, mulai PPKA, KP, PAP, para Kepala Stasiun, PKOC, dan unit kerja pengaturan Crew KA.

4. Mendorong secara bersama sama agar KA Logistik mempercepat lokasi bongkar muat barang di Jawa bersama dengan jajaran Prasarana.

5. Meningkatkan kehandalan dan kualitas Sarana seluruhnya. Ini sulit sekali dicapai, perlu dedikasi tanpa batas, perlu manusia manusia yang tidak rewel karena kerja lembur akibat dari kebobrokan perawatan Sarana dimasa lalu.

6. Peningkatan keamanan di atas KA, kenyamanan tanpa asongan dan perokok adalah harga mati! 

7. Akhirnya, kesigapan dan kreativitas jajaran Komersial yang proaktif membuka pasar baru dan melayani dengan lebih baik menjadi wajib. Silahkan minta pindah ke unit kerja lain kalau tidak sanggup. Jajaran Komersial diperuntukkan bagi Personil yang berkreativitas tinggi dalam menciptakan pasar baru dan pelayanan prima.

Direktorat Operasi bertanggungjawab untuk sosialisasi jadwal baru dengan segala implikasi detilnya kepada semua Personil lintas korsa selambatnya akhir minggu depan harus selesai!!!

Sanggupkah kita? Pasti sanggup! 

Dalam 5 tahun hingga hari ini,  kita telah tumbuh luar Biasa yaitu: jumlah angkutan barang naik lebih dari 60% dan jumlah penumpang yang diangkut naik sekitar 30%, pendapatan naik sekitar 100%, biaya tenaga kerja naik hampir 225%, dan keuntungan sekitar 250% ! Hebat, tapi jangan lengah karena dunia terus berubah dan dunia selalu menuntut layanan lebih baik.

Ayo bersemangat membangun KAI yang lebih baik bagi masyarakat dan bangsa yang kita cintai.

Sumber : Ignasius Jonan via milis internal, 18.05.14, .

[English Free Translation]
Last weekend, CEO of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan cast a general overview of when the double track on the north coast is ready to operate and how PT KAI will respond to these developments. The CEO explained clearly. Happy reading.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar