Selasa, 06 Mei 2014

[KU-123/2014] KALOG Perbaiki Sarana Bongkar Muat

JAKARTA: PT Kereta Api Logistik (KALOG) menyiapkan anggaran Rp 179 M untuk pengembangan bisnis logistik angkutan KA. Pengadaan tersebut bukan pada pengadaan gerbong atau lok, tetapi digunakan untuk investasi perbaikan sarana dan fasilitas bongkar muat.

Direktur Operasi dan Pemasaran PT KALOG, Dwiyana Slamet Riyadi (foto saat masih berdinas di PT KAI, sebelah kanan) mengatakan, anggaran pengembangan tersebut juga berada di luar dari investasi join operation bersama perusahaan lain.

"Anggaran ini untuk pengembangan fasilitas bongkar muat, diantaranya pemasangan gantry crane, perluasan terminal barang, pembangunan terminal barang baru, serta pengembangan pusat pergudangan. Semuanya demi menambah kualitas layanan kepada pelanggan di sektor logistik," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya membidik efisiensi. "Misalnya untuk angkutan otomotif, kami melakukan modifikasi mengikuti keinginan customer tanpa mengabaikan keselamatan. Dari tingkat safety itu yang kami tawarkan di samping efisiensi waktu," ujarnya.

Dia juga membantah anggapan kalangan pengusaha yang menyebutkan biaya logistik PT KALOG lebih mahal dibandingkan biaya logistik angkutan darat. Menurutnya, dari segi harga, PT KALOG masih kompetitif dibanding logistik darat melalui angkutan truk.

Sumber : Investor Daily, 22.04.14 (dengan sejumlah perbaikan – editor).

[English Free Translation]

PT Kereta Api Logistik (KALOG) prepared a budget of Rp 179 M for the development of railway transport logistics business. Procurement is not on the procuring wagons, but used for the improvement of facilities investment and unloading facilities.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar