Minggu, 04 Mei 2014

[KA-121/2014] Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) : Konsistensi

JaKaRTa: Berikut ini kami sampaikan pesan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan yang disampaikan via  milist internal perusahaan di akhir pekan. Untuk bacaan penyehat jasmani dan rohani.

Semoga bermanfaat dan tetap konsisten !.

--- quote ---

Rekan- rekan,

Selama 5 tahun belakangan, KAI PELAN PELAN BERUBAH MENGIKUTI PERKEMBANGAN ZAMAN. 

KAI telah berevolusi dalam pelayanan, dalam tata kelola, dalam bermasyarakat, dan dalam perbaikan tiada henti.

KAI dan anak perusahaan telah mengubah tata cara pemesanan tiket, mengatur kebersihan stasiun dan kereta, mengurangi kecelakaan, memperbaiki ketepatan waktu perjalanan, mengurangi gangguan operasi, menggunakan e-ticketing untuk KRL, menerapkan sistem boarding yang jauh lebih ketat dari kebanyakan Bandara di Indonesia, menerapkan satu tempat duduk untuk satu penumpang, menggunakan pengatur suhu ruangan untuk hampir semua kereta penumpang,  apa lagi?

Ya, menghilangkan penumpang diatas atap, menghilangkan copet dan pencuri dalam perjalanan secara besar-besaran, menghilangkan asongan di peron dan di dalam perjalanan kereta api. Lalu apa lagi?

Mengambil kembali tanah tanah KAI yang diduduki pihak lain secara tidak sah, menertibkan penggunaan aset yang tidak sesuai peruntukan, menertibkan rumah dinas, terus?

Mengubah wajah kereta api yang lebih melayani melalui perubahan seragam kerja, melalui layanan pelanggan dan loket yang ramah, menciptakan lebih dari 4 ribu titik penjualan diluar stasiun, menciptakan pembelian tiket via Internet dan call center, terus?

Memperbaiki kenyamanan dan keamanan stasiun dan perjalanan kereta, mengelola Parkir yang lebih aman, lalu?

Memperbaiki tata kelola perlahan-lahan dengan menggunakan Sistem SAP, menertibkan pencatatan dan pengadaan yang kompetitif, berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat sebagai tanggungjawab sosial, lalu?

Lalu KAI secara lembaga dan belasan insan KAI secara total memperoleh lebih dari 100 penghargaan dalam 5 tahun terakhir ini.

Lalu mau apa lagi?

Ah, masih banyak yang harus diperbaiki dan dibuat termasuk KA Basoetta, peningkatan kapasitas KRL sd 1.2 juta penumpang dalam 3 tahun mendatang, meremajakan kereta penumpang yang sudah tua dan usang, meningkatkan kapasitas angkut barang sampai 60 juta ton dalam 3 tahun mendatang, mencapai 300 juta penumpang per tahun di tahun 2016, bahkan 500 juta penumpang ditahun 2018.

Apa yang perlu dilakukan untuk terus berkembang sesuai kebutuhan pelanggan? Satu Kata: KONSISTEN.

Konsistensi merupakan kultur baru bagi KAI, bagi masyarakat secara umum dan bagi bangsa kita.

Konsistensi atas semua standard pelayanan, perawatan, disiplin operasi dan disiplin etika kerja, termasuk kebersihan kereta, kebersihan stasiun, kehandalan sarana dan prasarana, tata kelola yang makin bersih, etos kerja tanpa kenal lelah untuk perbaikan.

Konsistensi yang tanpa cela akan membuat kita mampu naik ke tangga pencapaian berikutnya, mencapai titik yang lebih tinggi dari segala segi, yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Siap atau tidak siap harus tetap siap untuk konsisten atas semua perbaikan dan standard yang baik tanpa kenal lelah.

Selamat bekerja.

Oleh : Ignasius Jonan via milis internal, 02.05.14.

[English Free Translation]

President Director of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan catapult writings, which emphasize the importance of “consistency” during the period of change. Sustainable change. Happy reading.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar