Minggu, 09 Maret 2014

[KG-066/2014] Uji Coba Angkutan Pasir Vulkanik BBN-NMO - 17/02/14

BraMBaNaN: Bagi sebagian orang, pasir merupakan bahan yang dibiarkan dan kurang mendapat perhatian khusus. Maklum, di sungai saja bisa kita temui pasir untuk campuran bahan bangunan saat mendirikan bangunan.

Kegunaan pasir vulkanik yang diketahui banyak orang, sebatas menyuburkan tanah. Belum tahu ada manfaat lain, yakni menyuburkan kulit / menjaga kecantikan atau sebagai bahan pencampur apa, supaya jadi apa, gitu.
Nah, potensi diatas dibaca oleh para pengusaha yang senang memanfaatkan peluang yang ada disaat orang lain justru mengabaikan keajaiban tersebut. Salah satunya mencoba menggunakan moda kereta api (KA) untuk mengangkut pasir vulkanik ke area industri yang membutuhkan.

Beberapa waktu lalu – tepatnya hari Senin 17/02/14 – dilakukan uji coba angkutan pasir vulkanik dari stasiun Brambanan ke Nambo. Menggunakan 2 (dua) gerbong datar (GD) yang dimuati pasir dengan media jumbo bag, isi antara 1,7 – 2,2 ton (kombinasi). Brambanan dekat Jogjakarta sedangkan Nambo di dekat Bogor.

Kedepannya, harus menggunakan jumbo bag standar agar hasil per GD bisa optimal dan mendisain pola operasi standar BBN-NMO. Setidaknya, dengan uji coba ini, banyak hal yang harus diperbaiki dan masih akan terus diperbaiki. Simak liputan singkatnya berikut ini.


Tetap semangat !

Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]

Some time ago, conducted trials of volcanic sand transportation from Brambanan-Nambo. Using 2 (two) flatcar and there are still a number of improvements in the process of loading and unloading, but at least this a good start to run a new business in the future.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar