Selasa, 04 Maret 2014

[KG-061/2014] Edward : Kesan dari RRCina ...

JaKaRTa: Gak banyak yang memiliki kesempatan bisa pergi ke RRCina alias negeri yang terkenal dengan Panda-nya, Kungfu ato ilmu beladiri-nya, Tembok Besar-nya. Hanya yang memiliki keberuntungan, plus memiliki prestasi di perusahaan .... baru bisa pergi kesana.

Salah satu yang mendapat keberuntungan tersebut adalah Mohamad Edward – Manager Area PT Kereta Api Logistik (KALOG) Sumatera Selatan (Sumsel) yang ikut dalam batch B tanggal 15-19 Februari 2014 lalu.

Berikut ini kesan-kesan yang dikirim untuk bisa diresapi oleh Pembaca maupun rekan kerja sekantor lainnya.
--- quote ---

Pertama-tama saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesempatan mengikuti “Program Studi Banding Melihat China Dalam Perpekstif Perkeretaapian” Batch B tanggal 15-19 Feb 2014.

Begitu banyak pengalaman dan wawasan yang saya dapatkan selama mengikuti program tersebut, dimana di bawah komando Pak Bambang Budianto (Komisaris Utama PT. Kereta Api Logistik) team begitu kompak selama di perjalanan ke China dan kembali ke tanah air.

Walaupun ada 2 moment dimana terpisahnya beberapa orang sewaktu kami berada di Tianjin yaitu seorang Ibu yang ketinggalan peralatannya di Toilet Umum sehingga si Ibu tsb kembali mengambil peralatannya namun sudah terpisah jauh dengan kelompok.

Akhirnya bisa bertemu di saat memasuki gate di Station Tianjin. Dan kejadian kedua di saat tiba lagi di Beijing setelah perjalanan dari Tianjin, seorang Bapak yang terpisah sendiri dari kelompok, akhirnya bisa bertemu lagi.

Secara umum bahwa perjalanan ini memang mengaksyikan dan tentu berharap Indonesia bisa lebih maju dari Negeri Tirai Bambu (China) dalam hal perkeretaapian, terutama punya kereta api cepat dengan sarana dan prasarana yang mendukung. Tentu berharap Pemerintah memiliki peran besar dalam mewujudkannya.

Akhir kata saya ucapkan terima kasih.

Salam,
Edward

--- quote ---

Sebagai gambaran, Edward mengirimkan sejumlah foto selama studi banding tersebut. Siapa yang berikutnya ? Semoga Anda beruntung. Ciao.



Sumber : KALOG / Foto : Edward.

[English Free Translation]

One of the participants in the comparative study mission to China some time ago, Mohamad Edward (South Sumatera) share their experiences with the impression as summarized in the notes above. Very impressive !

2 komentar:

  1. Tks Pak Ram, semoga perkeretaapian Indonesia mengejar ketertinggalan dari China... 10 tahun mereka bisa buat CRH (Bullet Train /Kereta Cepat), Indonesia harus bisa!

    BalasHapus
  2. Wokeee siiip pak Edward. Semoga dengan kesungguhan hati, kita bisa mewujudkan impian tersebut di Republik tercinta ini bersama-sama. God bless you all.

    BalasHapus