Sabtu, 04 Juni 2016

[KU-153/2016] KPK Akan Cari Aset PT KAI yang Terbengkalai

JAKARTA: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Saut Situmorang menjelaskan bahwa KA adalah simbol dari sebuah perhatian negara terhadap masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan peradaban.

"Oleh karena itu, kita mulai dari kereta api. Karena dimana pun kereta api menjadi simbol negara. Karena selama ini kereta api kita kurang diperhatikan," kata Saut.

Saut menambahkan, untuk itu pihaknya akan terus mendukung dan mengawal serta melindungi penuh PT KAI dalam pembangunan dan inovasi–inovasi yang diberikan untuk kepentingan masyarakat.

"Kita akan terus dukung serta mengawasi PT KAI, dalam pembangunannya. Karena pembangunan inilah yang akan membawa Indonesia lebih baik," ungkapnya.

Selain itu, kedepannya Saut akan mencari dan mengembalikan aset–aset milik PT KAI yang terbengkalai yang selanjutnya digunakan untuk pembangunan dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Kita juga sempat kirim tim ke Belanda untuk mempelajari sejarah dan aset PT KAI ini. Banyak aset yang terlantar untuk nantinya bisa kita kembalikan itu dan rakyat juga bisa menikmatinya bukan hanya di Jakarta tapi di seluruh daerah," tandasnya.

Sumber : OkeZone, 03.06.16 / Foto : Tempo.

[English Free Translation]

Vice-Chairman of the Corruption Eradication Commission (KPK) of Indonesia, Saut Situmorang explained that the railway is a symbol of a nation's attention on society, economic growth, and the development of civilization.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar