Selasa, 21 Juni 2016

[KG-170/2016] Rapat Di Kemenko Kemaritiman – 21/06/16

JaKaRTa: Seperti biasa, begitu dapat undangan dari kementerian, pasti jadual rapat yang lain gugur dengan sendirinya ato dibatalin dulu. Hal ini berkaitan dengan skala prioritas sehingga perlu dimaklumi adanya.

Begitu juga kondisi hari Selasa 21/06 siang ini. Undangan blon ditangan tetapi perintah rapat udah sampe duluan via telepon. Wajib hadir karena rapat siang ini terkait dengan rencana persiapan peresmian pengoperasian kereta pelabuhan.

Untuk diketahui, uji-coba pengoperasian kereta pelabuhan dari Stasiun JICT ke Cikarang Dry Port (CDP) udah berjalan sejak tgl 07/04/16 dan baru sekarang akan disiapkan acara seremonialnya karena padatnya jadual para tokoh di republik ini.

Persiapan membahas segala hal teknis dan operasional, termasuk urusan protokoler. Setidaknya para pihak yang diundang udah bisa memahami maksud dan tujuan tanpa harus didetilkan disini he he he (keppo juga ya ?).

Udk, hingga saat ini pengoperasian kereta pelabuhan terdiri dari 1 rangkaian dengan komposisi 30 gerbong datar (GD) ato setara dengan 60 TEUs ato 60x20’ (bila membawa kontainer 40’hanya 30 unit saja). Kedepannya akan ditambah hingga 4 (empat) slot kereta p.p.

Lumayan khan ? Coba sekarang dibayangkan klo di pelabuhan Tanjung priok dalam sehari bisa dikurangi antrian 60 unit trailer, khan setidaknya bisa sedikit mengurai kemacetan di Jl. Jampea dan sekitarnya. Ngurangin pendapatan trucking ?

Gak jugalah. Angkutan kereta  juga ada batasnya. Setidaknya sudah ditargetkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) hingga 4x bila volume terus membaik. Manfaat ini memang akan dirasakan bila kemacetan di ibukota semakin menggila, garansinya kargo tiba ditujuan hanya dalam waktu 2 jam doank

Bila tidak berhasil, hanya harga yang bisa menjustifikasi dan itu sangat relatif. Lantas bagaimana dengan optimalisasi 4 (empat) kereta sehari? Sangat dimungkinkan dan thruput sehari 240 TEUs ato 400 TEUs p.p hanyalah 1 (satu) persen dari volume total per hari di area pelabuhan Tanjung Priok. Masih tersisa banyak diluar sana.

Berikut ini suasana rapat yang dihadiri staf ahli dari Kemenko Kemaritiman, JICT, PT KAI Bandung dan Daop 1 Jak, Bea Cukai, CDP serta KALOG. Klo dibutuhin dan mendesak, bakal ada rapat berikut.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
The plan is, within this week's it will be inaugurated port-train operation by the Ministry for Maritime. Therefore, during these days there will be a preparatory extra tight activities to realize these hopes. Let’s work !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar