Senin, 20 Juli 2015

[KU-197/2015] Mal Centre Point Sudah Bisa Dieksekusi

MEDAN: Panitera pada Mahkamah Agung (MA) sudah mengirimkan salinan putusan tingkat Peninjauan Kembali (PK) perkara penyerobotan lahan PT KAI di Jl. Jawa, Medan, oleh PT Agra Citra Kharisma (ACK), kepada Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Di situs resmi MA disebutkan, salinan putusan perkara Nomor Register 125 PK/PDT/2014 telah dikirim ke PN Medan sebagai pengadilan pengaju permohonan PK pada 12 Mei 2015.

Diketahui, majelis hakim agung MA memutus perkara ini pada 21 April 2015. Dengan telah dikirimkannya putusan PK yang memenangkan PK KAI itu, maka proses eksekusi lahan yang di atasnya sudah berdiri bangunan mal Centre Point itu, sudah bisa dilaksanakan. Sementara, pihak KAI sendiri hingga kemarin belum menerima salinan putusan PK dimaksud.

"Saya belum terima (salinan putusan PK, red)," ujar VP Head of Corcomm PT KAI, Agus Komarudin. Agus memperkirakan, PN Medan yang nantinya memberikan salinan putusan dimaksud kepada PT KAI.

"Atau bisa saja dari MA, saya kira sama saja," ucapnya. Lantaran belum menerima salinan putusan, Agus mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait langkah lanjutan yang akan disiapkan.

"Tentunya kami harus baca dulu amar putusan PK-nya seperti apa, karena itu yang harus menjadi rujukan," kata Agus. 

Apakah KAI akan merobohkan bangunan Center Point? Agus mengatakan, tidak serta merta demikian. Opsi yang paling moderat, dilakukan pola kerjasama KAI dengan ACK dalam pengelolaan Centre Point.

Sumber : JPNN (maaf, tanggal terlewat dicatat tepatnya sebelum Idul Fitri 17/07/15).

[English Free Translation]
Registrar at the Supreme Court (Mahkamah Agung or MA) has sent a copy of the judgment level review (Peninjauan Kembali or PK) on land grabbing case PT KAI in Jl. Java, Medan, by PT Agra Citra Kharisma (ACK), in the District Court (Pengadilan negeri or PN). What will be done by PT KAI? Still waiting further confirmation from the head office.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar