Selasa, 14 Juli 2015

[KU-192/2015] PT KALOG : Mendorong Logistik Berbasis Rel

JAKARTA: Demi menjaga daya saing, PT Kereta Api Logistik (KALOG) terus berupaya menjaga integritas dan membangun sistem keamanan yang memadai, serta menjaga konsistensi kegiatan pengiriman dari lokasi ke lokasi lain.

Dalam hal integritas, KALOG tidak mau main-main. Bagi karyawan yang berani bermain dengan mengambil pungutan liar, pemecatan merupakan ancaman yang mutlak dilakukan.

Direktur Utama PT KALOG, Budi Noviantoro optimis bisnis logistik kedepan akan semakin membaik. Secara umum Kinerja KALOG selama 2015 terakhir cenderung positif, kendati kondisi ekonomi cenderung menurun.

Target RP 1 Triliun
Peningkatan pelayanan tampaknya merupakan hal yang terus diperhatikan oleh anak usaha PT KAI tersebut, bahkan pada waktu padat seperti menjelang idul fitri, KALOG berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik meskipun banyak pegawai yang harus tidak libur.

Menurut Budi, KALOG kini terus berbenah, terutama untuk mengejar target pendapatan sekitar Rp 1 Triliun yang dipatok pada 2015. Untuk mencapai target tersebut, KALOG masih akan mengandalkan angkutan batubara di wilayah Sumatera Selatan dan bisnis angkutan petikemas, angkutan semen, kurir dan bisnis jasa pengelolaan area.

Pada 2015, KALOG menargetkan investasi sebesar Rp 150 M dengan target investasi terbesar untuk membangun loading dan unloading batubara di kertapati pada tahun ini. 

Sementara pada tahun 2016 KALOG akan berinvestasi membangun pelabuhan di Srengsem senilai Rp 1,6 T dengan kapasitas diperkirakan mencapai 20 juta ton per tahun.

Sumber : Majalah Transportasi, edisi Juli – Agustus.

[English Free Translation]
President Director of PT KALOG, Budi Noviantoro optimistic logistics business is getting better future. In general, KALOG performance during the latter tend to be positive in 2015, despite the economic conditions are likely to decline.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar