Friday, November 23, 2018

[KU-xxx/2018] Sri Mulyani Ungkap Alasan Pemerintah Hentikan Sementara Proyek Kereta Cepat dan LRT Jabodebek


JAKARTA : Pemerintah menghentikan sementara dua proyek infrastruktur untuk mengatasi kemacetan dan revisi pembebasan lahan. Dua proyek yang dihentikan sementara itu adalah proyak kereta cepat Jakarta-Bandung dan LRT Jabodebek. 

Pemberhentian dilakukan di titik kilometer 11 hingga 17, sebab membuat jalur tol Jakarta-Cikampek semakin macet. Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, kebijakan penghentian sementara itu tentunya sangat positif bagi neraca perdagangan. 

Sebab, pemerintah saat ini sedang berfokus mengurangi laju impor untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan. Apalagi, kedua proyek tersebut memiliki komponen impor yang cukup besar. 

"Tentu kalau lihat dari dua proyek ini dan proyek-proyek di listrik, itu semuanya yang sangat capital intensive dan memang komponen impornya cukup besar," ujar Sri Mulyani. Namun, mengenai kebijakan mengenai kelanjutan proyek tersebut, Sri Mulyani akan mendiskusikannya lebih lanjut dengan Menhub Budi Karya Sumadi

Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, tidak ada masalah dari sisi pendanaan dari kedua proyek tersebut. Sebab, investasi yang digelontorkan untuk pembangunan kereta cepat berasal dari dua sumber. Sebanyak, 75% berasal dari China Development Bank (CDB), dan 25% dari PT KCIC. 

Sedangkan, untuk proyek LRT Jabodebek pendanaannya berasal dari kredit sindikasi BUMN dan swasta serta PMN kepada KAI. Pemerintah juga optimistis kedua proyek tersebut dapat selesai sesuai target yang ditetapkan sejak awal, meski pengerjaannya ditunda.

Sumber : TribunNews, 23.11.18.

[English Free Translation]
The government has suspended 2 (two) infrastructure projects to overcome congestion and revision of land acquisition. The two projects that were temporarily stopped were the Jakarta-Bandung fast train and the Jabodebek LRT.

No comments:

Post a Comment

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...