Monday, January 29, 2018

[KU-029/2018] Semarang Bakal Jadi Pusat KA Logistik



SEMARANG : Semarang direncanakan menjadi pusat angkutan KA logistik di Jawa Tengah. Dipilihnya Semarang, karena merupakan wilayah favorit para pengusaha industri. Ini karena UMR di Jateng masih terjangkau dibandingkan dengan Jabodetabek dan Jatim.
Hanya saja, proses pembangunan proyek KA Pelabuhan Tanjung Emas-Stasiun Tawang saat ini masih berkendala masalah tumpang tindih sertifikat milik warga Kebonharjo, Semarang Utara, dengan KAI. 

“Guna mengantisipasi transportasi logistik massal dari dunia industri, akan menggunakan angkutan KA. Khususnya bagi transportasi logistik dari Tanjung Emas menuju semua kawasan industri di Jateng. Diharapkan pemerintah pusat bisa mendorong percepatan anggaran bagi permasalahan Kebonharjo, Semarang Utara,” kata Bambang Haryo Soekarno, anggota Komisi VI DPR RI

Menurutnya. Solo sebenarnya telah memiliki dry port. Hanya saja, permasalahan di Stasiun Jebres, Solo, terminal kontainer justru dipakai untuk menumpuk tiang-tiang listrik aliran atas. Tiang itu digunakan untuk elektrifikasi jalur Solo, Jogja, dan Purworejo. 

"Kami akan mendesak Kemenhub untuk segera mengeluarkan tiang-tiang listrik itu dari kawasan Jebres," kata dia. Angkutan KA logistik, lanjut dia, dimaksudkan untuk menekan biaya pengiriman menjadi lebih murah. Satu kontainer nanti bisa memuat 40 ton. Beban angkutan sebesar itu tidak diperbolehkan melintas di jalan raya, yang hanya mampu hingga 20 ton.
 
Sementara itu, EVP Daop 4 Wiwik Widayanti mengungkapkan, terminal kontainer telah disiapkan di wilayah Ronggowarsito dan Brumbung. Ia juga masih menunggu reaktivasi jalur kereta dari Tanjung Emas ke Stasiun Tawang agar KA logistik dapat difungsikan maksimal.

"Setiap hari ada sekitar 30 KA barang yang melintas, baik dari arah timur maupun barat. Adapun KA barang yang berangkat dari Semarang, sementara ini baru ada 3 kereta," ungkapnya.

Sumber : Suara Merdeka, 29.01.18.

Catatan.
Berita terkait, silahkan baca [KU-027/2018] Komisi VI Dorong Optimalisasi Kereta Barang, edisi hari Sabtu tgl 27/01/18. 

[English Free Translation]
Semarang is planned to be the center of logistic rail transport in Central Java. The choice of Semarang, because it is a favorite area of industrial entrepreneurs. Also due to regional minimum wages or UMR in Central Java is still affordable compared to Jabodetabek and East Java.

No comments:

Post a Comment

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...