Rabu, 23 November 2016

[KG-321/2016] Meeting KALOG-MAERSK & Rapat Dry Port – 23/11/16

JaKaRTa : Rabu tgl 23/11 sejak pagi udah nguplek ngurusin proyek Sei Mangkei, ehh siangan dikit musti ke Menara Batavia karena ada janji mo diskusi dengan pihak Maersk Line untuk mengoptimalkan kereta api dan bagi Maersk bisa efisien angkutannya.

Ketemu Sunu, Ardhian, Liza dan Mila. Hal yang didiskusikan menyangkut prospek angkutan ke Semarang. Maersk juga minta informasi tambahan, seandainya KALOG memiliki rencana bisnis anyar di seluruh Indonesia, utamanya Jawa dan Sumatera.

Usai makan siang, langsung menuju Gedung BPPT dimana Kantor Kementerian Kemaritiman berada. Jam 13.30 rapat dibuka oleh staf Deputy 3 yang mengurusi infrastruktur dan membahas tentang potensi dry-port.

Contoh prototipe yang dipake Ckarang Dry Port (CDP) namun kedepannya semua dry-port yang akan dibangun harus memiliki fasilitas serupa dengan CDP. KALOG menambahkan, saat ini ada sejumlah dry-port yang mangkrak di Jawa seperti Solojebres dan Rambipuji. Mo diapain nih ?

PR besar buat Kementerian Kemaritiman dan juga pengusaha jasa logistik agar infrastruktur yang udah ada, koq gak bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Bagaimana menghidupkan kembali area2 dimaksud.

Hadir dalam pertemuan di kantor Kemenko Kemaritiman yakni perwakilan dari ALFI, CDP, KALOG, Samudera Indonesia / Silkargo, MSC, Evergreen dan RCL. Ada beberapa yang kurang kenal sehingga gak bisa diabsen disini he he he. Maaf ya.

Akan terus dibahas dalam forum2 yang akan datang, agar tujuan utama hadirnya dry-port, baik yang udah ada maupun yang mo dibangun bisa berdaya guna dan sesuai maksud pemerintahan Jokowi-JK, mbok ya bisa nurunin biaya logistik nasional.

Siiiip. Kita simak aja kelanjutan hasil2 rapat di Kemenko Kemaritiman selanjutnya.

Dokumentasi kegiatan, terlampir.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Wednesday (November 23rd) since early morning we’re dealing to finalise Sei Mangkei project, then at 1.30 p.m go to Menara Batavia – meet with Maersk Line to discuss Semarang cargoes and the last, meeting at the Ministry of Maritime and sharing ideas about dry-port operation in Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar