Senin, 21 November 2016

[KG-319/2016] Jajaki Peluang Angkutan Limbah, KALOG Gelar Rapat – 18/11/16

JaKaRTa : Menanggapi peluang angkutan limbah, hari Jumat tgl 18/11 bertempat di kantor pusat PT Kereta Api Logistik (KALOG) telah dilaksanakan rapat koordinasi antara PT KAI, KALOG, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK), Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementrian Perhubungan RI (DJKA) serta PT Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI) terkait peraturan dan perijinan angkutan limbah dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Turut hadir pada rapat tersebut Deputy Director of Operation, CFP dan jajaran PT KAI, VP dan Manajer terkait PT KALOG, Aristia T.A, Kasi Pengangkutan Limbah B3 dan jajaran KLHK, Tonggam Ferdinand, Kasi Penegakan Hukum Dit. Keselamatan Perkeretaapian dan jajaran DJKA serta jajaran PPLI.

Rapat dibuka oleh VP Business Development KALOG dan dilanjutkan dengan pemaparan isu-isu serta permasalahan yang memerlukan tindak lanjut terkait angkutan limbah dan limbah B3 termasuk peraturan dan perijinan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi termasuk pembahasan lebih dalam terkait undang-undang  terkait distribusi angkutan limbah.

Hingga saat ini, angkutan limbah dan limbah B3 hanya dilayani melalui moda angkutan jalan darat (trucking) dan laut. Ke depan, diharapkan moda KA mampu mengambil peran sehingga mampu menjadi alternatif moda transportasi limbah dan limbah B3.

Dokumentasi kegiatan terlampir.


Sumber : CorComm PT KALOG / Foto : Adjeng Putri.

[English Free Translation]
Responding to the waste transport opportunities, Friday (November 18th) located at the headquarters of PT Kereta Api Logistik (KALOG) has conducted a coordination meeting between PT KAI, KALOG, Ministry of Environment and Forestry (KLHK), Directorate General of Railways Ministry of Transportation (DJKA ) and PT Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI) and discussing the issues related to regulations and permits transport of waste and hazardous and toxic waste (B3).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar