Rabu, 20 April 2016

[KG-108/2016] Lagi, Sidak Ke Emplasemen Stasiun JICT

JaKaRTa: Sekali lagi, ini bukan kegiatan promosi bahwa emplasemen stasiun JICT menjadi pusat kegiatan distribusi di wilayah Jakarta. Lebih khusus lagi untuk angkutan kontainer berbasis kereta api (KA) dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok (JICT / Kodja).

Simpul distribusi di ibukota republik tercinta saat ini tengah diurai satu persatu agar kedepannya bisa lebih tertata apik. Jangan berharap bisa menatap perbaikan Jakarta hanya dengan 1 gubernur 1 periode, demikian 1 presiden dengan 1 masa.

Problematika gak sesederhana yang publik bayangkan. Ada pertarungan dan pertaruhan kepentingan, duit, pengaruh ato apalagi, numplek disitu semua sehingga dibutuhkan waktu cukup lama. Jadi kudu sabaaar yee.

Apalagi selama bertahun2 tak terpatahkan kini mulai diobok2. Prinsipnya apapun yang dilakukan kini, seharusnya musti lebih baik dari sebelumnya. Tanggung jawab moral aja deh, gak usah ungkit2 isu masa lalu, ribeeez.

Nah, sekarang PT Kereta Api Logistik (KALOG) mulai beroperasi di emplasemen stasiun JICT sehingga diharapkan bisa memberikan kontribusi positif dalam jalur pasok rantai barang di negeri tercinta.

Bahwa selalu ada pihak yang pro-kontra, itu sih biasa. Jadi lakonin aja dulu. Nanti juga terbiasa. Bahkan saking penasarannya, sejumlah perusahaan malah ngedesak pengen ngeliat perkembangan terkini. Simak deh salah satunya, berikut ini.

Sumber : KALOG / Foto : KALOGers.

[English Free Translation]
This is not a promotional activity that JICT’s emplacement station became the center of distribution in the Jakarta area. More specifically for rail-based container transport from and to the port of Tanjung Priok (JICT / Kodja). This station opened so that the customer has another options other than truck.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar