Senin, 25 April 2016

[KA-113/2016] Ambarawa : Peringatan 112 Tahun Masa Dinas Lokomotif Uap B 2502 dan B 2503


AMBARAWA: Dalam rangka memperingati 112 tahun masa dinas Lokomotif Uap B 2502 dan B 2503 sekaligus HUT ke-5 tahun pemberian nama menjadi Bobo dan Boni, Minggu (24/4) PT KAI Daop 4 Semarang bersama IRPS (Indonesia Railways Preservation Society) dan MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) menyelenggarakan berbagai kegiatan di Stasiun Ambarawa.

Adapun acara tersebut diisi beberapa seremonial seperti, pemberangkatan kereta wisata yang ditarik lokomotif Bobo Boni dan Tracking dari Stasiun Ambarawa sampai Stasiun Tuntang PP, Pecah Kendi, serta Cuci Lokomotif Uap B2502 dan B2503 oleh AP didampingi EVP 4 Sm beserta tamu undangan.

Pada kesempatan selanjutnya EVP 4 Sm dalam sambutan pembukanya menyampaikan kepada seluruh unsur masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk senantiasa turut menjaga serta merawat kelestarian sejarah perkeretaapain Indonesia dan terus mendukung perkembangan transportasi di Indonesia.

AP dalam sambutannya sangat mengapresiasi terselenggaranya acara peringatan kali ini dan berterima kasih kepada jajaran yag telah mensukseskan acara ini serta mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung wisata di Indonesia, dalam hal ini khususnya mendukung wisata Museum Ambarawa menjadi destinasi favorit masyarakat Jawa Tengah.

Pada sambutan berikutnya Bupati Semarang, Dr. H. Mundjirin ES, Sp.OG berharap agar acara ini dapat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Semarang, khususnya di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata.

Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng oleh AP kepada Perwakilan IRPS dan diakhiri lomba foto model yang sudah disiapkan oleh panitia.

Hadir dalam acara tersebut EVP Daop 4 Sm, AP, Bupati Kabupaten Semarang bersama jajaran, Rono Pradipto, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Indonesian Railways Preservation Society (IRPS), Komunitas Pecinta Pusaka dan Budaya, Komunitas Railfans Daop Empat (KRDE) serta dinas terkait.

Dokumentasi terlampir. Juga terlampir pemberitaan di salah satu media cetak.


Sumber : CorComm PT KAI Daop 4.

--- quote ---

SUARA MERDEKA : PT KAI Kenalkan Riwayat Loko Bobo Boni.

Pengunjung dan masyarakat luas kini bisa lebih dekat dan mengenal riwayat lokomotif uap yang ada di Stasiun sekaligus Museum Kereta Api Ambarawa. Ya, baru-baru ini tepatnya sejak 5 tahun terakhir, PT KAI diketahui mulai memberikan nama-nama loko uap koleksi yang ada selain membedakan satu loko dengan loko lainnya dengan patokan nomor loko.

Corporate Deputy Director of Preservation and Architecture PT KAI, Ella Ubaidi memaparkan, dengan menggelar perayaan ulang tahun Loko B 2502 (Loko Boni) dan Loko B2503 (Loko Bobo), pihaknya berharap khalayak paham dan mengerti bagaimana perjalanan loko bisa sampai dan beroperasi di Indonesia.

“Dua loko ini sudah 112 tahun di Indonesia, melayani rute operasi jalur gerigi angkut barang dari Semarang, Ambarawa, Bedono, Secang, Magelang, sampai wilayah Yogyakarta,” paparnya, Minggu (24/4). Dengan adanya kegiatan kemarin, Ella yakin masyarakat bisa mengenang dan melestarikan sejarah-sejarah kereta api selain menjadikan museum sebagai tempat wisata pendidikan.

Tidak hanya mengangkut barang, menurut dia, Loko Bobo dan Boni dari catatan PT KAI juga diperuntukkan untuk mengangkut penumpang serta angkutan militer masa itu. “Kereta api adalah bagian dari sejarah Indonesia. Bukan hanya dua loko ini saja, tetapi seluruhnya,” tandasnya.

Ditanya progres revitalisasi bangunan Museum Kereta Ambarawa, Ella menjawab sudah selesai dan dibuka untuk umum. Sekarang, pihaknya tengah melakukan program reaktivasi jalur kereta dari Kedungjati menuju Bedono. Jalur yang dimaksud merupakan jalur perintis, yang alokasi anggaran proyeknya didukung oleh Kemenhub. Nantinya bisa dipakai masyarakat umum maupun kegiatan lain perkeretaapian.

“Saat ini tengah dilakukan perbaikan normalisasi rel gigi menuju Bedono supaya mbah kita ini bisa sampai Bedono, targetnya 4 bulan selesai. Kalau Kedungjati-Bedono 2 tahun lagi selesai atau 2018, karena itu reaktivasi jalur mati,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, penyelenggara dalam hal ini PT KAI Daop 4 Semarang juga menggelar beberapa kegiatan pendukung HUT Loko Bobo dan Loko Boni. Diantaranya cuci loko, tracking jalur kereta Ambarawa-Tuntang, lomba foto, pasar peron, dan sarasehan.

--- unquote ---

[English Free Translation]
In commemoration of 112 years of official Steam Locomotive B 2502 and B 2503 serve PT KAI, as well as 5-year anniversary of the naming Bobo and Boni for both locos, on Sunday (April 24th) PT KAI Daop joint with IRPS 4 Semarang (Indonesia Railways Preservation Society) and MTI ( Indonesian Transportation Society) held various activities in Ambarawa station.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar