Senin, 18 April 2016

[KG-106/2016] Sosialisasi Kereta Pelabuhan - 18/04/16


JaKaRTa: Senin 18/04, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jak ngadain acara sosialisasi operasi kereta pelabuhan (begitu kita menyebutnya) kepada masyarakat sekitar dan doĆ” bersama, sehingga kedepannya jadual perjalanan kereta pelabuhan bisa semakin optimal.

Upaya sterilisasi kawasan jalur rel kereta api (KA) yang biasa dipake sebagai lahan bermain anak2 di seputaran Tanjung Priok, Jakarta, tetap dijaga. Dulu rel disini memang gak aktif jadi bebas mo dipake main apa tetapi semenjak direaktivasi, pasti lain donk ceritanya.

Sejak 07/04 lalu, kereta pelabuhan (port-train) yang dikawal ketat oleh pemerintah via Kementerian Kemaritiman & Sumber Daya berhasil “menghidupkan” kembali jalur tersebut. Jalur rel KA lama malah masih ada namun mengarah ke lokasi salah satu kantor BUMN.


Hadir pada kegiatan ini jajaran PT KALOG, PT KAPM, Manager Terminal Daop 1, KS Tanjung Priok, KS Pasoso, Perwakilan Polres Jakarta Utara, Perwakilan Kelurahan Koja, tokoh masyarakat, LSM Panguyuban Pendekar Banten, Ketua RT/RW sekitar kawasan JICT, Perwakilan TPK Koja.

Pada kesempatan ini juga diadakan doa bersama oleh ustadz makam Mbah Priok dan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada perwakilan Kelurahan Koja. Di akhir kegiatan dilakukan pemasangan spanduk himbauan kepada masyarakat di pintu perlintasan.

Simak dokumentasinya berikut ini.


Sumber : KALOG / Foto : Adjeng – Riesta - CorComm Daop 1.

[English Free Translation]
Monday, April 18th, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jak held the socialization of port-trains operation,  to the surrounding community, so in the future train capacity can be more smoothly-operated and increased frequency. Good job.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar