Rabu, 21 Oktober 2015

[KU-289/2015] Citigroup Kurangi Pembiayaan Untuk Batu Bara

Bisnis.com, JAKARTA - Citigroup akan mengurangi pinjamannya untuk industri pertambangan batu bara terkait dengan komitmennya dengan perubahan iklim.

Melalui Kerangka Kerja Kebijakan Sosial dan Lingkungan terbaru dari Citigroup, bank tersebut menyatakan perubahan ikllim merupakan tantangan global. Bank tersebut menyatakan pihaknya akan membantu untuk mempercepat transisi dari ekonomi berkarbon tinggi menjadi ekonomi berkarbon rendah. Pembiayaan bank itu sendiri untuk industri tambang batu bara sudah menurun sejak 2011.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk melanjutkan tren ini, mengurangi kredit global kami ke perusahaan pertambangan batu bara," kata Citigroup dalam laporan Kerangka Kerja tersebut.

Direktur Rainforest Action Network (RAN) Lindsey Allen menuturkan Citigroup merupakan bank terbesar kedua setelah Bank of America, yang mengumumkan hal serupa.

"Kita dibesarkan hati untuk melihat Citigroup mulai menjauhi pinjaman untuk pertambangan batu bara," kata Allen dalam keterangannya. "Tetapi, mengurangi kredit hanyalah langkah maju secara parsial, kami mendesak Citigroup untuk memutus semua pembiayaannya untuk tambang dan pembangkit listrik batu bara."

Walaupun demikian, kata Allen, pengumuman oleh Bank of America, Crédit Agricole, dan kini Citigroup yang menarik dukungannya terhadap industri batu bara, telah menunjukkan momentum besar untuk menjauhi pembiayaan pada komoditas tersebut di sektor perbankan.

Sumber : Bisnis Indonesia, 07.10.15.

[English Free Translation]
Citigroup will reduce its debt related to the coal mining industry with its commitment to climate change. Through the latest Social Policy Framework and Environment, the bank stated that climate change is a global challenge.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar