Minggu, 29 Maret 2015

[KG-087/2015] Tampilan Anyar Museum KA : “I Ambarawa”

aMBaRaWa: Kesan tak terawat apalagi kumuh, lambat laun mulai terkikis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak pak Mandor (sebutan khas Ignasius Jonan) memimpin perusahaan berjuluk "ular besi" ini memang gak main-main. Ditambah lagi eksistensi divisi Heritage, wuiiih maknyuuus dan top markotop deh kerjanya.

Bukti pertama yakni penataan gedung lawas Lawang Sewu di kota Semarang. Gak usah diragukan lagi. Monggo mampir klo ‘ndak percaya juga. Kini yang lagi beres-beres dan akan terus disempurnakan yaitu Stasiun & Museum KA Ambarawa. Emang ada apa gitu ?

Dari judulnya aja, stasiun ya pastinya ada kegiatan kereta api masuk dan keluar stasiun walau cuma kereta wisata kayu "djaman baheula" tapi justru itu yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Plus kini ditambahi penyempurnaan disana-sini agar nanti pengunjung yang datang dibawa ke alam lain (nuansa djaman doeloe).



Arsitektur stasiun asli, lokomotif yang "dihidupkan" kembali di museum, nuansa alami pepohonan dipadukan dengan lahan minimalis. Kunjungan terbaru kami ke Stasiun & Museum Ambarawa adalah Sabtu 27/03/15. Kesan : tambah hari tambah ayu, begitulah kalo kita menggoda seseorang buat datang dan dijamin gak bakal nyesel juga.

Omong punya omong nih. Sebelumnya terpikirkan bahwa bangunan stasiun Ambarawa mirip sosok “Naga” yang meliuk-liuk (3 bangunan yang ada melambangkan : kepala naga, badan naga dan ekor naga). Simak dan pelajari bentuk kepala naga yang dilengkapi dengan 2 buah mata (dimaknakan dengan 2 buah loket) dan susuri hingga bagian ekornya. Mirip ? Tergantung persepsi setiap orang sih.


Naga merupakan hewan khayalan, baik di Tiongkok maupun negeri lainnya. Namun sosok Naga dipercaya bisa mendatangkan rejeki bagi yang mempercayainya. Menurut legenda dalam masyarakat Cina, naga adalah hewan ajaib. Badan naga menggabungkan lebih sembilan jenis hewan, yaitu badan ular, tanduk rusa, hidung lembu, sisik buaya, mulut singa, mata harimau, kuku burung helang, kepala kuda, dan ekor ikan.

Lantas, kini terpikirkan jika melihat struktur bangunan lemari besi yang ada gambar seekor burung dikisah masa lalu, seakan ada "pintu rahasia" ke bagian lain. Stasiun bisa diibaratkan mirip bangunan kapal selam berdasarkan pembagian ruangan. Ruangan komando di bagian dilengkapi dengan simbol pendulum (simbol lampu gantung yang masih hilang dan belum diketemukan), nah disitulah periskop dipasang. U-boat kah ?


Ingat struktur kapal selam ? Bayangkan apa yang ada dibawah bangunan stasiun Ambarawa ? Mereka-reka struktur bangunannya aja ada di lokasi lembah tetapi diurug dengan tanah dari Gunung Tidar (cerita para sepuh setempat dan hasil test lab tanah di lokasi stasiun dicocockkan dengan tanah di daerah Gunung Tidar). So ada apa ya dan apa isi perut stasiun Ambarawa ?

Misteri besar ini tidak bisa dibuktikan dalam waktu dekat tetapi suatu hari, bisa jadi akan terkuak sejarah besar yang terpendam didalam sana. Sekarang kita masih mereka-reka dan berhipotesa. Tinggal menunggu waktu pembuktian. Jujur ini bukan sekedar plesiran tetapi kita tengah merangkai sebuah teka-teki besar. Sssst, ada yang bilang "ngayal loe". Gpp. Tetap optimis dan konsisten aja. Gagal jadi Indiana Jones, minimal mirip Dora The Explorer he he he.

Sekali lagi, terima kasih buat pak Tri yang sudah membuka nuansa baru lagi di hari Sabtu yang meriah (padahal cuma berdua ngobrol di stasiun) hi hi hi. Ikuti liputannya dan yang mbantu ambil foto langsung pak KS loh. Suatu kehormatan tersendiri. Maklum kalo nglencer biasa sendirian jadi repot pada saat mo foto selfie. Tapi sekarang klop waktunya.

Liputan sebelumnya tentang Ambarawa, silahkan baca [KG-001/2015] Pembukaan Jalur KA Kedungjati - Tuntang Tahun Ini – edisi 01 Januari 2015, [KG-357/2014] Akhir Tahun Di Ambarawa – 31/12/14 – edisi 31 Desember 2014, [KU-353/2014] Asal Mula Kota AMBARAWA - edisi 27 Desember 2014, [KU-351/2014] Kereta Uap Ambarawa, Lorong Waktu Menuju Masa Lalu – 25 Desember 2014, [KG-340/2014] Ambarawa Amazing Bingitz ! (edisi cangkru'an) – Minggu, 14 Desember 2014,  [KG-339/2014] Ambarawa Amazing Bingitz ! (edisi renovasi)  - Sabtu, 13 Desember 2014, [KU-287/2014] Gaet Belanda, Museum KA Ambarawa Akan Jadi Yang Terbesar di Asia – Minggu, 19 Oktober 2014 dan [KG-279/2014] Amazing Ambarawa ! – Sabtu, 11 Oktober 2014.  .

Enjoy.

Sumber : Langsung (Live) / Foto : RAM - Tri Prastiyo.

[English Free Translation]

Watch the latest appearance of the station and museum Ambarawa. You will be amazed to see the charm of Indonesian railway history in the past. You Are YOU, I Am-barawa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar