Sabtu, 14 Maret 2015

[KG-073/2015] Uji Coba Angkutan Semen Baturaja



JaKaRTa: Satu lagi pabrikan semen yang berhasil diyakinkan tim KALOG untuk mencoba memanfaatkan jasa angkutan dengan menggunakan kereta api (KA), khususnya fasilitas angkutan semen dengan pallet. Sebelumnya sudah jalan tetapi mengangkut klinkers ato bahan baku semen.

Setelah berulangkali melakukan pertemuan dan membahas persiapan-persiapan pola operasi, tibalah saatnya melakukan uji coba angkutan semen hingga memantau perjalanan dari stasiun muat ke stasiun tujuan, sebagaimana halnya angkutan semen di Pulau Jawa. Lha pabrik semen Baturaja emangnya ada dimana ?

Bertempat di area Tiga Gajah, Sumatera Selatan sana, pada hari Rabu 11/03 telah diberangkatkan uji coba perjalanan angkutan PT Semen Baturaja dengan membawa rangkaian 2 (dua) GD alias gerbong datar berkapasitas 80 ton relasi Tiga Gajah - Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Ujicoba angkutan perdana ini disaksikan oleh Direktur Operasi dan Pemasaran KALOG, VP Angkutan Non Kontainer KALOG, jajaran manajemen Divre 3 PT Kereta Api Indonesia (Persereo) serta manajemen dan staf PT Semen Baturaja (PTSB).

Beberapa hari sebelumnya, yakni pada tgl 10/03, jajaran tim KALOG melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesiapan rencana pemuatan di pabrik (Plant) Semen Baturaja. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi antara KALOG, KAI dan Semen Baturaja pada hari Kamis 12/03 terkait mekanisme unloading/pembongkaran.

Kedepannya, angkutan semen Baturaja ini akan diberangkatkan setiap 2 (dua) hari sekali, dengan rangkaian 2 GD yang diikutkan dengan KA Klinker Semen Baturaja. Sementara perjalanan dengan rangkaian 15 GD ato setara dengan 600 ton tengah dipersiapkan oleh tim KALOG dan PTSB sambil menunggu kesiapan dan ketersediaan sarana PT KAI.

Dokumentasi kegiatan terlampir.




Sumber : KALOG / Foto : Adjeng Putri.

[English Free Translation]
Located in the area of Tiga Gajah, South Sumatera, on Wednesday, March 11 has been dispatched trials Baturaja cement transport with a series of 2 (two) flat cars with a capacity of 80 tons (40 tons each flat car) in the Tiga Gajah – Kertapati route, Palembang, South Sumatera.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar