Minggu, 16 Februari 2014

[KG-046/2014] Program "Melihat Dunia" Berlanjut

BaNDuNG: Dalam dunia bisnis, konsistensi dan disiplin sangat dibutuhkan agar hasil yang diinginkan bisa tercapai. Bisa untuk jangka pendek, menengah maupun panjang. Apa yang dilakukan oleh manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan melaksanakan Studi Banding Ke RRCina merupakan bentuk kesungguhan mencetak sumber daya manusia (SDM) yang handal.

Untuk itu, program "Melihat Dunia" yang sejak tahun lalu sempat memberanglkatkan beberapa batch, tahun ini pun kembali bergulir. Upaya yang tak pernah putus dan harus dilanjutkan agar proses transisi ke generasi muda dapat berjalan lancar dan mulus.

Jadi pemimpin jangan hanya memikirkan dirinya sendiri, apalagi dengan asumsi jangka pendek di masa kekuasaannya. Apa yang dicanangkan, bagi seorang Leader, harus menjangkau masa depan. Leader berbeda dengan kelas pekerja biasa yang menunggu perintah. Leader mempunyai visi dan misi perusahaan yang mumpuni. Dan Dirut PT KAI sudah diakui atas kepemimpinannya.

Leader bisa dicetak dan dikader. Maka tidak salah bila seorang Leader memiliki kebijakan program studi banding ke RRCina atau ke negara lain, tiada lain untuk mendapatkan pengalaman positif, yang kelak bisa diimplementasikan di republik tercinta.

Pengalaman adalah guru yang terbaik - begitu pepatah bijak di negeri ini. PT KAI tak hanya "menyekolahkan" staf-staf terbaiknya dari berbagai golongan tetapi juga merangkul anak perusahaan, untuk bersama-sama maju membangun negeri melalui dunia perkeretaapiaan nasional. Transportasi masa depan akan bergantung kepada transportasi massal. Contohnya kereta api.

Menjadi kebanggan tersendiri, saat sejumlah nama dari PT Kereta Api Logistik (KALOG) turut mengisi daftar peserta studi banding periode 15-19 Februari 2014. Yang mendapat kesempatan kali ini : Bambang Budianto (Komut), Gigis Saptono (Direktur Keuangan), Mohammad Edward (Manager Area Sumatera Selatan), Dony Danaraksa (Manajer KA Kontainer) dan Andi Asri (Manajer BHP Kurir).    

Sabtu 15/02 rombongan di berangkatkan dan kita tinggal menunggu oleh-oleh yang akan dibagikan kepada para penerus bisnis “ular-besi” di Tanah Air. Selamat jalan dan semoga bisa kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat dan tidak kurang suatu apapun.

Aamiin YRA.

Sumber : KALOG / Foto : Gigis Saptono.

[English Free Translation]

The delegation comparative study to People’s Republic of China (PRC) this time, departing from the Soekarno-Hatta airport on 15/02 afternoon and will return Wednesday, 19/02/14. Number subsidiary representatives are involved, including KALOG. have a nice trip.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar