Selasa, 04 Februari 2014

[KG-035/2014] Uji Statis Angkutan Air Mineral "Aqua"

BaNDuNG: Selasa 28/01 lalu, dilaksanakan uji statis untuk angkutan air mineral "Aqua" di salah satu sudut Kota Kembang. Tujuan utama : agar hasilnya optimal, memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan dan dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan oleh semua pihak.

Rentang waktu untuk mewujudkan angkutan air mineral dari Sukabumi ke Jakarta tergolong cukup lama dan hingga saat ini masih berlangsung. Konsep terus dipelajari dan dimatangkan oleh tim teknis untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Tahap selanjutnya, menyiapkan sarana dan prasarana di stasiun muat dan bongkar. Perlu waktu untuk membenahi emplasemen yang nantinya akan dipergunakan sebagai basis pemuatan air mineral ke kereta api (KA), khususnya.

Intinya, uji coba pemuatan (loading) ke atas Gerbong Datar (GD) sudah pernah dilakukan di stasiun Jakarta Gudang (JAKG) tempo hari dan guna meyakinkan semua pihak dan tidak mengabaikan unsur "safety", maka dilakukanlah uji statis tadi dengan berat beban tertentu serta sejumlah opsi sudut kemiringan dan diberi target guncangan
(serupa efek selama dalam perjalanan).

Sejauh ini hasilnya bisa dibilang bagus dan oke. Semoga dalam waktu dekat, bisa segera diwujudkan "mimpi bersama" dalam mendistribusikan air mineral menggunakan moda KA dan pastinya meringankan beban jalan raya, sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas jalur Sukabumi - Bogor - Jakarta dan sebaliknya.

Tim yang hadir dalam kegiatan tersebut diatas, yakni: PT Kereta Api Indonesia (Persero) kantor pusat, perwakilan PT Tirta Investa (Aqua Danone) Bandung serta PT Kereta Api Logistik (KALOG)
kantor pusat.

Sejumlah aktifitas uji statis dapat dilihat dalam rangkuman foto-foto berikut ini. Tinggal menunggu waktu yang pas. Rujukan sebelumnya, silahkan baca [KG-319/2013] Simulasi Angkutan Aqua edisi tanggal 30 November 2013.


Sumber : KALOG / Foto : RAM.

[English Free Translation]
Tuesday 28/01, conducted a static test for “Aqua” mineral water transportation in Bandung. The main purposes: optimalization, meet the safety standards and the transport can run smoothly as expected by all parties.














                                                                      - e n d -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar