Sabtu, 12 Maret 2016

[KU-070/2016] Negosiasi Tarif KA Priok Berjalan Alot

JAKARTA: PT KALOG masih membahas tarif angkut kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok hingga Cikarang Dry Port (CDP), Bekasi, Jawa Barat menggunakan kereta api.

Direktur Operasional dan Pemasaran PT KALOG (disebut : GO) Sugeng Priyono menuturkan hingga kini besaran tarif KA sejauh sekitar 70 km masih dinegosiasikan dengan wakil pemilik barang dan operator terminal Tanjung Priok.

"Nanti kalau sudah ketemu angka, diinfokan," tambahnya. Mengenai penentuan besaran tarif KA tersebut, dia memaparkan pihaknya terlibat aktif bersama KAI, dan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) membahas tarif angkut kontainer itu.

Mengenai waktu operasional secara penuh angkutan KA barang itu, Sugeng menuturkan masih menunggu kesiapan sejumlah pemangku kepentingan di pelabuhan.

Menurutnya, Stasiun JICT yang akan difungsikan sebagai tempat penumpukan sementara (TPS) harus memenuhi persyaratan seperti ada fasilitas kepabeanan, balai karantina, dan sebagainya. Dalam uji coba yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sugeng menilai secara infrastruktur KA sudah bisa masuk ke dalam pelabuhan. Adapun, prasarana terkait KA tersebut sudah selesai 95%.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro berharap tarif KA Pelabuhan Tanjung Priok dapat kompetitif dengan angkutan barang truk. "Spiritnya harus bisa menekan biaya logistik," tambahnya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 10.03.16.

[English Free Translation]
Director of Operations and Marketing PT KALOG Sugeng Priyono said that until now, the tariffs of the railway as far as about 70 km still being negotiated with the representatives of the owner of the goods and terminal or depot operator.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar