Selasa, 08 Maret 2016

[KG-066/2016] Kolaborasi JICT-KALOG-CDP Jalan Terus

JaKaRTa: Isu ini memang menjadi kontroversi tersendiri karena hingga saat ini aja yang ngeraguin bahwa JICT dan KALOG bisa bekerja bareng ngoperasiin kereta pelabuhan. Lancar ato ngga-nya, tergantung kerjasama semua pihak, gak bisa menggantungkan harapan ke JICT ato KALOG doank.

Harapan pemerintah sih, kereta api (KA) kelak bisa menjadi moda pilihan untuk memperlancar arus distribusi barang dengan kontainer, dan juga bisa mengurangi dampak kemacetan yang diakibatkan mengularnya antrian truk saat masuk dan keluar pelabuhan Tanjung Priok.

Hingga saat ini, para pihak masih terus menggodok segala sesuatunya, supaya pada saat hari penentuan operasi, semuanya sudah bisa disiapkan dengan baik. Dan yang perlu dilibatkan satu lagi adalah pihak Cikarang Dry Port (CDP).

Setidaknya, program awal yang akan dijalankan adalah meneruskan kargo yang memang memiliki tujuan akhir di CDP. Otomatis yang punya hajat langsung pihak CDP. Sedangkan pengembangan selanjutnya ke tujuan Cibungur, Gede Bage ato Banten, itu domain KALOG.

Yuuuk kita kawal program kereta pelabuhan supaya mancarli alias aman, lancar dan terkendali.

--- quote ---

(Artikel) JICT & Kalog Bermitra Operasikan KA ke Priok

JAKARTA: PT Jakarta International Container Terminal (JICT) akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Logistik (KALOG) untuk mengoperasikan angkutan kontainer keluar dan masuk Pelabuhan Tanjung Priok. Dirut PT JICT Dani Rusli mengatakan, kini jalur KA sudah masuk ke area JICT.

“PT KAI sendiri sedang membangun emplasemen untuk loading dan unloading dari kereta. Proses bisnisnya lagi intensif dibicarakan,” katanya, Senin (8/2). PT KALOG membenarkan adanya kerja sama angkutan KA peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok dengan JICT.

VP Public Relations PT KAI Agus Komarudin mengungkapkan, KALOG menangani bisnis jasa logistiknya. Terkait dengan skema kerja sama dan operasinya, dia mengatakan KAI masih akan melakukan pertemuan pada pekan ini dengan JICT, Cikarang Dry Port, Bea dan Cukai. Kemenko Maritim dan Sumber Daya, serta pihak lainnya.

Adapun, dia menjelaskan kapasitas angkut KA kini mencapai 720 TEUs dengan setidaknya 6 rangkaian KA per harinya. Untuk sementara, peti kemas yang diangkut hanya ke Cikarang Dry Port yang dikelola PT Cikarang Inland Port dan Cibungur, fasilitas emplasemen milik PT KALOG.

“Yang diangkut hanya untuk peti kemas ekspor impor,” ujarnya. Dia melanjutkan, jalur KA akan masuk hingga ke sekitar lini dua di Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga penanganan peti kemas menuju ke dermaga masih perlu pengangkutan dengan truk.

“Kapasitasnya kecil dan tidak masuk langsung ke dermaga sehingga perlu handling truk sedikit. Ya, ke lini dua, tidak masuk ke ring utama JICT,” katanya. Dia menambahkan, tempat penimbunan sementara (TPS) peti kemas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok hanya dapat menampung 200 TEUs.

Saat ini, Agus menjelaskan, pihaknya perlu mengintegrasikan sistem teknologi informasi dengan pihak JICT. Sementara itu, integrasi sistem TI dengan Cikarang Dry Port sudah selesai dilakukan.

Sumber : Bisnis Indonesia, 09.02.16.

--- unquote ---

Rujukan berita sebelumnya terkait perkembangan kereta pelabuhan JICT, silahkan baca : [KU-060/2016] PT KAI Yakin Tawarkan Tarif Lebih Kompetitif, [KG-059/2015] Tindak Lanjut Kerjasama KALOG – CDP, [KU-058/2016] KALOG Usul Angkut Kontainer Bebas PPN.

Info terkait lainnya, silahkan baca : [KU-049/2016] Akhirnya Pelabuhan Tanjung Priok Punya Kereta Lagi, Beroperasi Maret 2016, [KG-048/2016] Akhirnya, Kereta Pelabuhan JICT Di Uji Coba – 18/02/16 , [KG-047/2016] Sehari Sebelum Uji Coba Kereta Pelabuhan JICT - 17/02/16.

Info lainnya, baca di : [KG-045/2016] Lanjutan Rapat Persiapan Kereta Pelabuhan JICT – 15/02/16, [KG-041/2016] Kondisikan Stasiun JICT Mancarli, [KG-040/2016] Rapat KA JICT + Silaturahim Ke Mantan KALOGers – 10/02/16, [KG-036/2016] Cek Emplasemen Stasiun JICT - 05/02/16.

Sebelumnya cek : [KG-033/2016] Kunjungan Ke Stasiun JICT - 03/02/16, [KG-026/2016] Dekom dan Direksi Kunjungi JICT & SAO - 26/01/16, [KG-019/2016] Tindak Lanjut & Persiapan KA JICT - 19/01/16, [KG-015/2016] Rapat Koordinasi KA Pelabuhan JICT – 15/01/16, [KU-012/2016] Priok Terapkan Tarif Progresif 900% dan [KG-007/2016] BoD KALOG Kunjungi JICT + SAO.

Sumber : Dari Sana-sini.

[English Free Translation]
The government express that railway could someday be the mode of choice to facilitate the flow of goods by container, and can also reduce the impact of congestion caused the queue of trucks as they enter and exit the port of Tanjung Priok.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar