Senin, 21 Maret 2016

[KG-079/2016] Dwelling Time Tanjung Priok Harus Dibawah 3 Hari

JaKaRTa: Kalo ilmu kudu alias wajib dilaksanakan, gak boleh ada yang ngebantah. Perkara dalam pelaksanaannya nanti tertatih2 karena satu dan lain hal, itu perkara lain. Toh bisa dievaluasi. Yang penting jalanin dulu. Jelas ?

Inilah yang belakangan hari ini cukup memeras tenaga dan pikiran setiap orang di tim dwelling time yang dikoordinir langsung oleh Kemenko Kemaritiman dan Sumber Daya. Percaya gak ? Klo masih penasaran, silahkan baca info2 terkait sebelumnya ato baca artikel dibawah ini.

--- quote ---

(artikel)  Target Dweling Time Tanjung Priok 2-3 Hari

JaKaRTa: Waktu tunggu barang dan pelayanan kapal (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta kini mencapai 3,64 hari. Pencapaian itu sudah membaik ketimbang Januari lalu yang rata-rata 4,7 hari.

Kendati demikian, Satgas Dwelling Time akan mempersingkat lagi waktu tunggu dan pelayanan kapal tersebut menjadi 2-3 hari sebagaimana permintaan Presiden Joko Widodo.

Menurut Ketua Satgas Dwelling Time, Agung Kuswandono, pihaknya mengupayakan untuk terus memangkas dan menyederhanakan perizinan. Sementara itu, Menko Maritim Rizal Ramli meminta Satgas Dwelling Time mengoptimalkan jalur KA Priok-Cikarang di kedua jalurnya.

Menurut Rizal, KA peti kemas Priok-Cikarang bisa mengangkut kontainer sebesar 1.080 TEUs per hari.

Sumber : Media Indonesia, 15.03.16.

--- unquote ---

Semoga mancarli ya. Segala daya dan upaya tengah diusahakan supaya jozz. Klo yang dipake patokan awal yakni data dari Bank Dunia, ya bisa gigit jari ato banyak institusi yang bakal kena kepret deh ...

Sumber : KALOG.

[English Free Translation]
The Dwelling Time (waiting time for goods and ships services) at Tanjung Priok port in Jakarta has now reached 3.64 days. The achievement was better than last January period with an average of 4.7 days.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar