Senin, 24 Agustus 2015

[KU-232/2015] Potensi Untung Besar, PT KALOG Ekspansi Bisnis Batubara di Sumsel

JAKARTA: PT Kereta Api Logistik (KALOG) tengah fokus pada pengembangan loading/unloading (LO/LO) batubara di Sumatera Selatan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya produksi batubara di Sumatera Selatan.

Ditambah segmen bisnis LO/LO batubara ini memiliki kontribusi margin dan pendapatan paling besar diantara lini bisnis PT KALOG lainnya.

Sebagai persiapan untuk menjawab kebutuhan yang lebih besar dengan beroperasinya jalur ganda di Sumatera Selatan, PT KALOG telah menyiapkan berbagai rencana pengembangan dan ekspansi bisnis batubara di Sumsel, diantaranya :

1. Investasi Alat, berupa Gantry Crane dan Conveyor Belt. Alat tersebut untuk menunjang kegiatan bongkar muat dengan kapasitas besar hingga 8 juta ton/tahun.

2. Penambahan Rangkaian Gerbong, Pada tahun 2015 ini, aktivitas bongkar muat dari 3-4 rangkaian akan ditingkatkan menjadi menjadi 6 rangkaian.

3. Pembangunan Pelabuhan. PT KALOG juga tengah mempersiapkan Pelabuhan Srengsem, Lampung, sebagai Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Terminal ini akan fokus melayani bongkar atau muat batubara dengan kapasitas hingga 20 juta ton yang diharapkan dapat mulai beroperasi mulai 2016.

4. Pembangunan Jalur Short-Cut. PT Kalog juga akan membangun jalur short cut dari Kertapati yang mampu memotong hingga 100 km. Dari jarak sebelumnya 409 km menjadi 309 km melalui beberapa stasiun di Sumatera Selatan menuju Lampung.

Selain mengembangkan layanan LO/LO batubara, PT KALOG juga terus berusaha meningkatkan layanan KA angkutan petikemas, KA angkutan non peti kemas, pengelolaan area pergudangan serta layanan BHP Kurir melalui Kalog Express.

Sumber : Liputan 6, 22.08.15.

[English Free Translation]
PT Kereta Api Logistik (KALOG) is focusing on the development of loading / unloading (LO / LO) of coal in South Sumatera. This is in line with the increase in coal production in South Sumatera and target for the company in 2015.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar