Rabu, 12 Agustus 2015

[KU-220/2015] 10 Perusahaan Tambang Menyusul Teken Amendemen Kontrak

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang akan menandatangani amandemen kontrak pekan depan bertambah satu menjadi 10 perusahaan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono mengatakan satu PKP2B yang sepakat draft amandemen tersebut adalah PT Indexsim Coalindo

"Total ada 10 PKP2B yang sudah sepakat. Pekan depan tanda tangan amendemennya," katanya, Rabu (29/7/2015).

Dia mengungkapkan perusahaan tersebut sebelumnya memang sudah sepakat dengan draft amandemen tersebut, tapi ada proses secara internal terkait laporan kepada seluruh direksi. Alhasil, kesiapannya baru disampaikan kepada pemerintah kemarin.

Adapun kesembilan perusahaan PKP2B yang sudah lebih dulu sepakat adalah PT Indominco Mandiri, PT Jorong Barutama Greston, PT Borneo Indobara, PT Kartika Selabumi Mining, PT Gunung Bayan Pratama Coal, PT Bahari Cakrawala Sebuku, PT Antang Gunung Meratus, PT Trubaindo Coal Mining, dan PT Mandiri Inti Perkasa.

Semuanya telah menandatangani berita acara klausul penerimaan negara Kementerian ESDM dan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.

Pemerintah mengklaim kontrak yang akan telah diamandemen nantinya disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Dari sisi penerimaan negara, amandemen kontrak lebih menguntungkan. Selain itu, kontrak yang baru akan mengikuti seluruh peraturan yang dikeluarkan pemerintah.

Rencananya, penandatanganan amandemen kontrak untuk 10 PKP2B tersebut akan dilakukan pada 6 Agustus 2015. Dengan begitu, tinggal 63 PKP2B lagi yang harus diamandemen kontraknya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 29.07.15 / Foto : Kontan.

[English Free Translation]
Coal Mining Company Agreement (Perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara or PKP2B) which will sign a contract amendment next week, increased by one to 10 companies. Good progress.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar