Senin, 21 Juli 2014

[KG-198/2014] Posko Angkutan Lebaran Dimulai !


SuRaBaYa: Ritual tahunan bagi staf dan pimpinan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sesungguhnya tercermin dari penyelenggaraan angkutan arus mudik yang lancar, aman dn terkendali. Yang dilibatkan pun mulai dari anak perusahaan, personil TNI + Polri, Pramukai hingga komunitas pencinta kereta api.

Gak tanggung-tanggung, bakal ada 5 (lima) juta pemudik akan menggunakan Kereta Api (KA) selama masa mudik Lebaran tahun ini, diperkirakan 4.5 juta sampai 5 Juta pemudik menggunakan kereta api, naik dibandingkan tahun kemarin dengan 4.3 juta pemudik.

Dibutuhkan kesiapan khusus dan keikhlasan dalam melayani para pemudik yang akan merayakan Hari Raya di kampung halaman. Hal ini diutarakan oleh Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan, saat menjadi Inspektur Upacara Apel Kesiapan Angkutan Lebaran 2014 di Stasiun Gambir, Senin (21/7).

"Kepada petugas di lapangan, saya meminta agar dapat melaksanakan tugas dengan baik," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) dalam kata sambutannya.
.
Menhub menyampaikan, pada angkutan Lebaran tahun ini, jalur ganda lintas utara sudah bisa digunakan sehingga kapasitas lintas di jalur utara bisa ditingkatkan. Selain itu, dengan meningkatnya jumlah KA yang melintas di jalur tersebut, juga bisa membuktikan kehandalannya.

Selanjutnya, mobilitas pemudik yang besar selama arus mudik harus mendapatkan pelayanan terbaik dari seluruh instansi terkait, terutama PT KAI dalam konteks jasa perkeretaapian.

"Tidak boleh ada penumpang yang telantar. Berikanlah segala hak-hak yang dimiliki penumpang," ujar Mangindaan kepada para peserta apel yang diikuti oleh pegawai PT. KAI, TNI, Marinir, Brimob, Pramuka dan Masyarakat Pecinta Kereta Api.

Pada apel ini, Menhub menyambut bergabungnya 2.500 personel gabungan antara TNI dan Polri guna mengamankan angkutan kereta api selama musim mudik Lebaran tahun ini. Posko angkutan Lebaran mulai diefektifkan per tgl 21/07/14.

Dijelaskan oleh Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan setelah apel selesai, para petugas gabungan ini akan membantu pengamanan baik di stasiun maupun di dalam kereta api. "Setiap rangkaian kereta api akan diamankan dua personel keamanan," jelas Jonan.


Sepintas, suasana posko yang dilakukan oleh rekan-rekan PT KAI dan anak perusahaan di Stasiun Surabaya Pasar Turi (SBI - gambar atas) dan Stasiun Gambir Jakarta (GMR - gambar bawah). 


Semoga mancarli.

Sumber : KAI-KALOG / Foto : Humaska - RAM - Myrna - Dreamland Traveller.

[English Free Translation]
The annual ritual for the staff and management of PT Kereta Api Indonesia (Persero) is reflected in the actual implementation of “mudik” with specific program : must smooth, safe and under-controlled. The parties involved began with subsidiary companies, military personnel + Polri, Pramuka till train-loving community.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar