Kamis, 19 September 2013

[KU-253/2013] Alex Ajak Warga Rasa Memiliki Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Kepala DPJPP Kota Palembang, Drs Alex Ferdinandus SSos. mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki dengan menjaga aset seperti taman, lampu jalan dan lampu hias yang dipasang guna memperindah Kota Palembang terutama pada malam hari.

"Kepada masyarakat Kota Palembang diminta partisipasi kepeduliannya menjaga aset-aset dalam bentuk taman dan lampu hias dari orang yang tidak bertanggungjawab. Kalau kota ini baik, indah, nyaman, dipuji orang luar Palembang, kan yang bangga dan menikmatinya warga Palembang. Dengan adanya rasa mencintai, akan lahir kebanggaan akan kota ini dan akan timbul sendirinya ikut memelihara kota. Sesungguhnya yang kita pasang ini biayanya juga dari masyarakat (PAD) dan masyarakat pula yang menikmatinya," ungkap Kepala DPJPP Kota Palembang, Drs Alex Ferdinandus SSos. didampingi Kabid Pertamanan, Ir Junaidi, Senin (2/9/2013).

Alex mengakui masih ada tangan-tangan jahil seperti mencuri lampu di halte dan menginjak tanaman.

"Masih ada saja yang jahil. Padahal lampu halte itu sudah dipasang terali. Alhamdulillah kalau yang baru dipasang tidak terjadi. Tapi kalau yang sudah-sudah rata-rata diambil orang yang tidak bertanggungjawab. Begitu juga di simpang lampu merah (traffict light), para Anjal, gepeng, termasuk orang yang suka beristirahat di taman menduduki pot kembang, buang sisa makanan di pot. Diharapkan juga jangan sembarangan menyeberang dengan di median jalan sehingga menginjak tanaman. Pilihlah jalur yang kosong yang sudah disiapkan. 

Contohnya di Jalan Kolonel H Barlian, Jl Jenderal Sudirman, padahal sudah dipasang bak tanaman yang tinggi, masih saja dilompati. Di samping itu juga agar pengendara yang menabrak taman agar bertanggungjawab mengganti," ujar Alex.

Hingga kini pihak DPJPP terus memaksimalkan waktu dan SDM untuk mempercantik wajah taman Kota Palembang.

"Kita maksimalkan waktu dan tenaga kerja di lapangan. Baik perapian taman kota, pemangkasan pohon pelindung. Kita kerjakan bisa sampai pukul 02.00 atau 03.00 dinihari . Ini sudah berlangsung sekitar sebulan. 

Sejak 2 Juli sebelum lebaran lalu hingga saat ini. Kita masih lakukan pemasangan lampu hias. Ada pohon yang mengganggu pencahayaan dan lalu lintas umum dirapikan. Penebasan rumput, pengecatan dan program kegiatan rutin tetap kita lanjutkan. Pemeliharaan rutin tiap hari. Mana yang rusak kabel, bola lampu putus atau pecah diganti," terang Alex.

Menurut Alex, pihaknya yakin telah mempekerjakan tenaga yang sudah profesional bekerjasama dengan Pemkot, sehingga sebelum pelaksanaan ISG (Islamic Solidarity Games) ke-III dimulai pekerjaan telah rampung.


"Sebelum ISG, Insya Allah semua dapat dirampungkan. Untuk pemasangan lampu hias bisa 30 pohon dalam satu malam. Tergantung banyaknya pekerja. DPJPP akan maksimal bekerja memberi yang terbaik. Untuk tenaga kerja, shift siang sekitar 400 PHL (Pekerja Harian Lepas), dan shift malam ada 150 PHL," ujar Alex.

Ketua OSIS SMAN 13 M Satrian D Dama sangat bangga kotanya menjadi tuan rumah ISG, perhelatan pesta olahraga negara Islam ini.

"Sangat setuju karena Indonesia termasuk negara mayoritas berpenduduk Islam. Siapa lagi kalau bukan kita meramaikan nonton," kata Dama dan Rika Oktaviani.

Irma, warga Plaju mengaku senang melihat keindahan Kota Palembang dengan gemerlapnya lampu-lampu jalan maupun lampu hias di malam hari.

"Kalau biso sampai ke jalan-jalan pelosok diterangi. Terus ditanami pohon dipasangi lampu hias. Jadi pecak dimano bae pelosok Palembang ini banyak kejingokan tamannyo," kata Irma.

Sumber : Sriwijaya Post, 02.09.13.

[English Free Translation]

Head of DPJPP Palembang, Drs Alex Ferdinandus SSos. invites the community to foster a sense of belonging with maintaining assets such as parks, street lights and decorative lights which already  installed, in order to beautify the city of Palembang, especially at night.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar