Kamis, 28 Januari 2016

[KU-028/2016] Direksi Baru KAI Disuruh Benahi Faktor Keamanan



JAKARTA: Kementerian BUMN kembali melakukan perombakan jajaran direksi di perusahaan pelat merah. Kali ini, Kementerian BUMN mengangkat 5 direksi baru. VP Public Relations PT KAI Agus Komarudin membenarkan adanya pergantian direksi yang baru saja dilakukan Kementerian BUMN pada Senin (25/1).

“Iya ada pergantian direksi. Pengangkatan direksi baru juga sudah dilakukan, masing-masing sudah menerima SK dari Kementerian BUMN,” ujar Agus, kemarin (26/1). Ia menjelaskan, dari kelima direksi baru yang diangkat dua diantaranya yakni Budi Noviantoro dan Apriyono Wedi Chresnanto merupakan orang internal KAI.

Budi Noviantoro, kata Agus, sebelumnya menjabat sebagai Dirut PT KALOG. Sementara Apriyono sebelumnya adalah EVP Daop 1 Jakarta. Selain keduanya, Kementerian BUMN juga mengangkat direksi baru dari eksternal perusahaan yakni Azahari berasal dari Kemenhub, Didiek Hartantyo dari Bank Mandiri, dan Dody Budiawan dari PT PLN (Persero).

“Meski sudah ada direksi yang baru tapi saat ini belum tahu penempatan mereka untuk mengisi posisi yang mana. Masih dibahas di internal KAI, mudah-mudahan minggu ini sudah ada hasilnya,” katanya.

Terkait pergantian direksi ini, pengamat transportasi Azaz Tigor Nainggolan berharap PT KAI bisa lebih membenahi beberapa permasalahan krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR). Salah satunya faktor keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa KA.

Sumber : Rakyat Merdeka, 27.01.16.

[English Free Translation]
Ministry of SOEs back to revamp the board of directors in SOEs. This time, the Ministry of SOEs raised five new directors in PT Kereta Api Indonesia (Persero) or PT KAI. VP Public Relations of PT KAI Agus Komarudin justify the change of directors who recently conducted by the Ministry of SOEs on Monday (25/01).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar