Jumat, 01 Januari 2016

[KU-002/2016] Transportasi Darat: Publik Kian Mengidolakan Kereta Api


JAKARTA: Tidak dapat dipungkiri KA kian menjadi idola masyarakat perkotaan hingga pedesaan. Umumnya, publik memilih KA karena selain cepat juga nyaman. Mulai dari melewati pegunungan indah hingga bentangan sawah yang menyejukkan mata.

Beberapa tahun silam kenikmatan itu sulit dirasakan bila mudik. Tapi sekarang semua penumpang bisa duduk dengan nyaman. Peningkatan kualitas layanan tsb ternyata membuat KA semakin memikat orang. Tidak ada lagi keraguan mendalam terhadap kelayakan yang diterima dari merogoh kocek lebih untuk tiket tsb.

Memang ada kualitas ada harga, dimana pelayanan disesuaikan dengan uang yang telah dikeluarkan penumpang. Layanan KA ekonomi yang dulu dikatakan tidak manusiawi sekarang naik peringkat layaknya layanan KA bisnis pada masa lampau.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro menyatakan memang bakal terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 4,1% dari 71 juta orang pada tahun lalu menjadi 68,15 juta orang pada 2015. “Dulu untuk lokalan, capnya boleh lebih dari 150%, sekarang maksimal hanya 150% dan ada penyesuaian tarif,” paparnya, (26/12).

Selain itu, dia menjelaskan penurunan itu dipicu ada revisi shifting class dari KA kelas bisnis menjadi KA kelas eksekutif. Walaupun jumlah penumpang turun, pendapatan meningkat hingga 8,2% dari Rp4,1 T pada 2014 menjadi Rp5 T hingga 24 Des 2015.

Peningkatan pendapatan itu juga disertai ketersediaan jumlah rangkaian sesuai Gapeka yang naik 9,6%.

Sumber : Bisnis Indonesia, 31.12.15.

[English Free Translation]
Several years ago it was difficult to feel pleasure when going home by train. But now all the passengers can sit comfortably. Improved quality of service, they will be turned out to make the railway more attractive to all the people. There is no doubt to receive in-depth the feasibility of spend more for the ticket.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar