Jumat, 26 Desember 2014

[KG-352/2014] Pengembangan Stasiun Kalimas, Surabaya

SuRaBaYa: Usai pembangunan slab-track Stasiun Kalimas, Surabaya akhir November 2014 lalu. Pihak PT Kereta Api Indoneia (Persero) / PT KAI terus mensosialisasikan tanah miliknya untuk peruntukan komersil di masa-masa mendatang. Tak heran, warga setempat diundang dan diberi arahan agar mengerti langkah-langkah yang diambil PT KAI serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Selain sosialisasi, di KLM juga tengah direncanakan pembongkaran Stasiun lama / eksisting, dengan tujuan untuk perluasan container yard (CY) dan tempat bongkar muat angkutan barang dengan kontainer maupun pallet (semen).

Sebelumnya sempat dikomunikasikan dengan pihak Heritage yang mengurusi ihwal gedung maupun aset lawas milik PT KAI, untuk dilindungi sebagai cagar budaya nasional. Stasiun KLM sebagai diketahui tercatat dalam pendataan aset peninggalan sejarah oleh Balai Peninggalan Pelestarian Cagar Budaya Trowulan Jawa Timur Direktorat Cagar Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebelum dibongkar, sudah diminta kepada pihak-pihak terkait untuk mengabadikan / mendokumentasikan kondisi stasiun Kalimas, sebab nantinya akan dibuatkan replikanya.

Inilah sebagian gambaran dimana bagian depan dan belakang KLM, sudah mulai diwujudkan alias dibongkar perlahan-lahan. Simak liputannya berikut ini.


Rujukan sebelumnya, silahkan klik [KG-350/2014] Kenangan Stasiun Kalimas Surabaya.

Sumber : KALOG / Foto : RAM - CorComm PT KAI Daop 8.

[English Free Translation]
Kalimas (KLM) station as it is known, is recorded in the collection of heritage assets by the Center for Preservation of Cultural Heritage Trowulan East Java, the Directorate of Cultural Heritage, Ministry of Education and Culture.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar