Selasa, 09 Desember 2014

[KA-335/2014] DU PT KAI : KITA WARGA PILIHAN

BANDUNG: Saudara2 ku diseluruh area, seperjuangan KAI.

Di tengah banyaknya persoalan yang harus diurus di KAI, mulai dari operasional biasa hingga proyek pengembangan, terkadang saya merenung, apakah saya sudah bekerja semaksimal mungkin dalam pengabdian untuk kereta api Indonesia?

Kita harus yakin bahwa kita semua ini adalah warga PILIHAN yg dititipkan di KAI.

KAI bukan tempat bagi anda yang senang bermalas-malasan, bukan juga tempat foya-foya. KAI adalah dunia pengabdian/pelayanan. Pengabdian/pelayanan demi keselamatan dan kenyamanan penumpang kereta api, yaitu rakyat Indonesia pada umumnya, ingat "kita adalah pelayan para penumpang" (jangan terbalik)

Karena pengabdian/pelayanan  sudah seharusnya mendarah daging dalam kultur KAI, saya ingin mengingatkan kembali kejadian 9 Desember 2013, hari meninggalnya 3 pahlawan KAI: Sofyan Hadi, Darman Prasetyo, dan Agus Suroto, kita tidak boleh menjadi bangsa pelupa ya!!!

Kita wajib mencontoh totalitas pengabdian 3 saudara kita ini. Bisa anda bayangkan, betapa campur aduk nya perasaan mereka ketika tahu kereta akan menabrak truk tangki BBM.

Bagaimanapun juga, kita ini manusia. Pasti ada perasaan takut, bingung, ingin menyelamatkan diri sendiri, jika kita membayangkan kita sendiri yg menghadapi saat saat kritis itu

Tetapi apa yang mereka putuskan dan perbuat membuktikan bahwa kita mampu mencapai totalitas pengabdian.

Menurut pengakuan saksi mata, sesaat sebelum terjadinya tabrakan, sdr Sofyan Hadi masuk ke gerbong penumpang untuk memberitahu akan terjadi peristiwa tabrakan, dan agar penumpang pindah segera ke gerbong belakang.

Kemudian bukannya lari meninggalkan koleganya, Sofyan kembali ke kabin masinis dan menutup pintu rapat-rapat agar jika terjadi ledakan tidak berimbas ke gerbong penumpang. Akibatnya ketiga saudara kita meninggal dunia.

Mungkin anda dan saya tidak seberani ketiga pahlawan KAI hingga mengorbankan nyawa sendiri. Tapi setidaknya, untuk saat ini lakukanlah  tugas pelayanan anda sepenuh hati.

Pada 9 Desember 2014 (mendatang), saya ingin anda bertanya kepada diri sendiri: apakah saya sudah bekerja semaksimal mungkin dalam pengabdian untuk kereta api Indonesia?

Salam dan "KERJA-KERJA-KERJA".

Sumber : Edi Sukmoro - Milis PT KAI, 28.11.14.

[English Free Translation]

A note from the President Director of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro through internal mailing lists which circulated to employees, two (2) weeks prior to today. KAI commemorate the heroes who died while on duty. May we all be inspired.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar