Kamis, 23 Oktober 2014

[KG-291/2014] Perkembangan Biz KALOG Sumsel

KeRTaPaTi: Lama tak digosipkan ehh sekalinya muncul lumayan menghebohkan. Adalah usaha anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang terus digerojok dengan sejumlah prospek bisnis di tahun-tahun mendatang, dan diharapkan dapat digarap dengan optimal.

Untungnya, tahun 2014 dideklarasikan oleh PT Kereta Api Logistik (KALOG) sebagai tahun infrastruktur sehingga pembangunan di sektor ini benar-benar dimaksimalkan agar layanan mencapai batas optimal. Sebut saja yang sudah selesai konstruksi gudang semen di Brambanan, Arjawinangun dan Cisaat.

Yang masih terus diupayakan yakni Terminal Barang (TB) Sungai Lagoa di Jakarta, TB Kalimas di Surabaya - keduanya merupakan joint operation (JO) dan Terminal Batu Bara di Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan. Di KPT tengah dibangun di spoor 5.

Terobosan baru terus digulirkan oleh insan-insan KALOG. Hasilnya hari ini, rombongan pemilik tambang batu bara di kawasan Bumi Sriwijaya melakukan kunjungan ke area stockpile Suka Cinta (SCT), Lahat. Usai melihat fasilitas dan proses bongkar muat di SCT, rombongan PT MME akan memberikan evaluasi segera.

Sementara itu, di Stasiun Kertapati (KPT), Palembang, tengah dilakukan pemancangan di spoor 5 untuk konstruksi cikal bakal Terminal Batu Bara Kertapati dalam skala besar. Saat ini kapasitas yang ditangani khusus batu bara perusahaan swasta baru mencapai 1,5 juta ton per tahun dan akan ditingkatkan 2-3 kali lipat dalam beberapa tahun mendatang.



Selamat dan semoga sukses ya.

Sumber : KALOG / Foto : Moh. Edward.

[English Free Translation]

The year of 2014 launched by PT Kereta Api Logistik (KALOG) as the infrastructure year, the right time  to built a cargo terminal or prepare existing areas, becoming more modern terminal as it is. Congrats!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar