Thursday, April 18, 2019

[KG-108/2019] Jelong2 Wonogiri, Solo, Jogja - 18/04/19


SoLo : Perkiraan gak musti sama dengan kenyataan. Bahwa seharusnya hari ini jadual mengisi kuliah umum di Jogja namun karena ada wisuda dan besoknya libur Isa Almasih, yo acara berubah total. Tiket sudah 2x di-reschedule, yo mosok arep hattrick koyo main bal-balan ae.

Jam 04.30 kereta Turangga yang berangkat dari BD jam 19.30, tiba di Jogja dan langsung dijemput Ambon ke kosannya. Alih2 usai shalat subuh di kosan Ambon (depan mesjid) paginya langsung ngelihat pembongkaran dan pemuatan barang ke kereta Logawa jam 09.45. Sowan KS Purwosari (sebelumnya KS Solo) dan pas diberi tahu ada kereta Batara Kresna.


Gak perlu mikir 10x, langsung gaspol buru2 beli tiket seharga 4.000 perak dan naiklah KALOGers di kereta Batara Kresna buatan PT INKA. Kereta ini terdiri dari 3 gerbong saja, dengan kecepatan rata2 30 km per jam di rute Purwosari – Wonogiri p.p. Lumayan berkereta api sambil piknik.

Jalan yang dilewati menuju Wonogiri awalnya ditengah Kota Solo dan setelah Stasiun Solo Kota, barulah menikmati perkampungan + perumahan ala Jawa + area persawahan yang masih luas. Entah masih kuat berapa lama pemandangan ini, sebelum beralih fungsi jadi perumahan, kelak. Biasanya begitu.

Tapi jika pejabat pemda-nya konsisten melestarikan budaya bangsa dan ingin menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan, Inshaa Allah bisa lestari. Kita doakan saja. Kebetulan naik kereta Batara Kresna ini pergi pulang (pp) karena keretanya cuma 1 (satu) unit doank.

Berangkat dari Purwosari jam 10.00 dan tiba di Wonogiri jam 11.45. Setelah beristirahat 15 menit ato tepatnya jam 12.00 Batara Kresna kembali ke Purwosari karena kangennya rasa gudeg he he he ... 

Selama ke Wonogiri malah kesannya ngawal rombongan anak TK Saradan Karangmalang, Sragen. Total murid yang ikut edukasi berkereta ada 62 orang didampingi 7 orang guru. Alhamdulillah semuanya juga lancar.


Usai bersih2, nyambung pake kereta Solo Express yang konon kabarnya, kereta ini merupakan kereta bandara namun karena bandaranya belum beroperasi maka difungsikan dulu sebagai kereta di jalur Solo Balapan - Kutoarjo p p.


Disempatkan mampir ke kantor BHP Express KALOG Jogja, berbincang dan terima berbagai masukan, sebelum akhirnya lanjut kembali ke Jakarta pake kereta Taksaka jam 19.30 dari Stasiun Tugu Jogja. Ya gitu deh, seharian berkereta api. Orang Jawa bilang marem deh tuh.


Dokumentasi terlampir diatas ya. Enjoy.

Sumber : KALOG / Foto : RAM - Cak Ambon.

[English Free Translation]
These are the impressions using the trains the whole day from one city to another city he he he. A total of 4 trains: Turangga, Batara Kresna, Solo Express and as a final, Taksaka. Alhamdulillah, Done !

No comments:

Post a Comment

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...