Kamis, 28 Juli 2016

[KU-205/2016] Mulai Agustus 2016, Stasiun Bojonegoro Masuk Wilayah Daop 8

SURABAYA: Manajer Humas Daop 8 Surabaya Suprapto menginformasikan kabar terkait batas kewilayahan antara Daop 4 Semarang dan Daop 8 yang dalam waktu dekat bakal dipastikan berubah.

"Mulai 1 Agustus 2016 mendatang, Sta Bojonegoro yang selama ini merupakan wilayah Daop 4, masuk ke wilayah kami di Daop 8. Selain Sta Bojonegoro, ada 2 stasiun lintasan lain yang juga menjadi wilayah kami di bulan depan," kata Suprapto.

Menurutnya, 2 stasiun lain yang dimaksud itu adalah Sta Tobo dan Sta Kalitidu yang selama ini juga masuk di area Daop 4 atau berada di antara Sta Cepu dengan Sta Bojonegoro.

Meskipun ada 3 stasiun yang masuk wilayahnya, terdapat pula 3 stasiun yang lepas dari Daop 8. "Ketiga stasiun yang selama ini kami kelola yakni Sta Blitar, Sta Talun, dan Sta Garum. Ketiganya masuk ke wilayah Daop 7.

Pergeserean pengelolaan tersebut pun berlaku pada 1 Agustus 2016 mendatang. Dan dari perubahan tersebut, secara umum kami tetap akan mengelola sebanyak 52 stasiun," ujarnya.

Ia menyampaikan, sesuai instruksi dari pimpinan di Kantor Pusat KAI, perubahan batas kewilayah tersebut dimaksudkan untuk semakin mengefektifkan dan mempermudah koordinasi kewilayahan sehingga dapat semakin pula mengoptimalkan potensi transportasi kereta api.

"Dampaknya tentu juga terjadi di perubahan struktur organisasi kerja yang saat ini sedang kami siapkan. Kami optimis, atas amanah tiga stasiun yang menjadi tanggungjawab kami, bisa turut serta meningkatkan pendapatan di kegiatan transportasi kereta api di wilayah kami. Untuk hal–hal lain, sedang kami terus koordinasikan baik dengan Daop 4 maupun Daop 7 Madiun," jelasnya.

Sumber : TribunNews, 27.07.16.

[English Free Translation]

Public Relations Manager Daop 8 Surabaya, Suprapto inform related news that territorial boundary between Daop 4 Semarang and Daop 8 Surabaya in the near future will certainly change. Oo .. oh …

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar