Saturday, February 18, 2012

[KG-047/2012] Minggu Kelabu, Tabrakan Maut BBR36 Vs SCT2

PALEMBANG: Disaat orang baru bangun dari lelap tidur dan mulai melakukan aktifitas rutin di hari libur, sebuah musibah datang secara tiba-tiba dan mengagetkan sebagian masyarakat yang tinggal dekat lokasi kejadian.

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun (artinya, sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan akan kembali kepada-NYA) - sepintas ungkapan yang dapat terucap saat mendengan, apalagi melihat situasi dan kondisi di lapangan.

Bahkan insan perkereta-apiaan pun terperangah dengan adanya kejadian di Minggu kelabu (19/02) sekitar jam 05.50, yang menewaskan 4 (empat) orang, masing-masing 2 orang masinis dan 2 orang asisten masinis. Ke-empat jenazah langsung dievakuasi.

Ke-4 orang yang meninggal dalam tabrakan maut ini, yakni, Jaswir dan Sunaedi (masinis) serta Ranggi dan Sadidin (asisten masinis). BBR36 ditarik lok CC2029001 / 2029005 dan SCT2 ditarik CC 2018911.

Penyebab kecelakaan masih diselidiki oleh KNKT/ Komite Nasional Keselamatan Transportasi yang tiba di lokasi siang hari karena perjalanan dari ibukota Sumatera Selatan, Palembang ke lokasi kejadian cukup jauh sekitar 2-3 jam.

Kejadian ini terjadi di km 336 + 9/0, melibatkan kereta api (KA) Babaranjang atau BBR36 kosong 44 gerbong KKBW yang disewa oleh PT Bukit Asam (PTBA) dan KA angkutan batu bara SCT2 via kontainer yang disewa PT. Bara Alam Utama (BAU), 16 gerbong PPCW isi batu bara.

Hasilnya, sebuah tragedi nasional diluar dugaan. Sebuah gunungan besi bertabur batu bara terhampar di dekat lintasan jalur ganda (double tracks) yang kini tengah dibangun oleh PT. Kereta Api Indonesia (KAI). 

Galeri foto dibawah ini, hanya untuk menggambarkan, betapa dahsyat kejadian tersebut. Seuntai kalimat pendek, turut berduka cita bagi para korban musibah tabrakan KA BBR dan SCT4. Semoga arwah almarhum diterima disisi-NYA, amin.

Sumber : KALOG / Foto : RAM, AF.

[English Free Translation]
Sunday morning (19/02), there was a deadly accident involving two series of coal transportation between stations Niru - Penimur. 4 people dead and the bodies taken directly by their family, and the rest is bathed in Rumah Sakit Bunda, Prabumulih.

No comments:

Post a Comment

[KU-179/2021] Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Tutup Usia

  Bisnis.com, JAKARTA - Keluarga besar KAI Group khususnya KAI Commuter hari ini berduka. Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari meningg...