Senin, 22 Februari 2016

[KU-052/2016] Produktivitas KAI Seiring Pembaruan dan Inovasi


JAKARTA: Tahun 2015 bisa dikatakan sebagai tahun yang produktif bagi PT KAI. Pasalnya, di bawah kepemimpinan Edi Sukmoro, sang Direktur Utama, selama tahun 2015, PT KAI berhasil meluncurkan beberapa layanan dan inovasi yang niscaya dapat menambah rangkaian panjang daftar transformasi PT KAI.

Edi meyakini bahwa di era yang dinamis dan serba cepat saat ini, masyarakat khususnya pengguna jasa kereta api sangat membutuhkan layanan yang dapat memudahkan dan membuat semuanya serba efektif dan efisien.

“Kemajuan dan inovasi ini menjadi salah satu bukti bahwa PT KAI tak akan berhenti menggali potensi untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dan memajukan perkeretaapian Indonesia. Niscaya ke depannya, kereta api dapat menjadi penyokong bagi pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Indonesia,” ujar Edi.

Di tahun 2015, PT KAI berhasil meluncurkan KA Cirebon Ekspres retrofit; Mesin E-kiosk yakni layanan pembelian tiket kereta api menggunakan vending machine; Fasilitas Rail Transit Suite Gambir yang dikelola anak perusahaan PT KAI yaitu PT KA Pariwisata; Train Ticket Machine/TTM; Digital Book “Jejak Kenangan Kereta Api di Jawa”; Fasilitas Commuter Vending Machine; Kereta Kesehatan “Rail Clinic”; dan Interior Motif Tidar dan Nuansa Borobudur pada KA Kaligung Mas (Semarang Poncol-Tegal).

Selain itu, pada tahun 2015, PT KAI juga berhasil menjalankan beberapa angkutan kereta api seperti KA petikemas PT KALOG  yang terhubung dengan Pelabuhan Tanjung Perak (di Terminal Peti Kemas Surabaya); KA Perintis Batara Kresna (Purwosari-Wonogiri); KA Kertajaya Rangkaian Panjang (Pasar Senen-Malang); KA Barang Baru (Semen Bima PT Star, Semen Tiga Roda, dan Pupuk PT Pusri).

Ke depannya, berbagai tugas besar pun telah menanti PT KAI. Seperti yang telah banyak diberitakan, PT KAI telah ditunjuk oleh Pemerintah sebagai operator dari berbagai pengembangan moda transportasi massal andalan di tanah air. PT KAI akan menjadi operator KA Trans Sulawesi, Trem Surabaya, dan LRT Jabodetabek.

Pada awal tahun ini, pembaharuan pun terjadi pada tubuh PT KAI. Tepatnya pada Senin, 25 Januari 2016, Kementerian BUMN merombak susunan Dewan Direksi PT KAI karena empat orang direksi sudah habis masa jabatannya sementara 1 posisi direksi memang kosong sejak pengangkatan Hanggoro Budi Wiryawan yang tadinya menjabat Direktur Logistik dan Pengembangan kini menjadi Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Cina.

Empat direksi yang habis masa jabatannya tersebut adalah Rono Pradipto yang menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Sarana, Kurniadi Atmosasmito menjabat sebagai Direktur Keuangan‎, A. Herlianto menduduki posisi Direktur Keselamatan dan Keamanan, serta Eddi Hariyadhi yang menjabat sebagai Direktur Aset Tanah dan Bangunan.

Kementerian BUMN kemudian mengangkat lima direktur baru untuk mengisi jabatan di Dewan Direksi PT KAI. Lima direktur baru tersebut adalah Azahari (Kepala Subdirektorat Pengelolaan Sarana Milik Negara Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan) yang kini menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Sarana; Apriyono Wedi Chresnanto (EVP PT KAI Daop 1 Jakarta) sebagai Direktur Keselamatan dan Keamanan; Budi Noviantoro (Direktur Utama PT Kereta Api Logistik) menduduki posisi Direktur Logistik dan Pengembangan; Didiek Hartantyo (EVP Corporate Banking Bank Mandiri) menjabat sebagai Direktur Keuangan; dan Dody Budiawan (GM PT PLN) sebagai Direktur Aset Tanah dan Bangunan.

Pembaharuan pada jajaran direksi PT KAI ini tentunya diharapkan dapat membawa Perseroan menuju kemajuan dan kinerja yang lebih baik. Terlebih lagi, saat ini persaingan dalam dunia transportasi di Indonesia semakin dinamis sehingga diperlukan inovasi atau pembaharuan yang terus-menerus.

PT KAI tentu berterimakasih atas kontribusi lima direksi terdahulu yang telah turut mengantarkan PT KAI pada kemajuan seperti saat ini. Bersama formasi baru Dewan Direksi yang kini ada, PT KAI akan senantiasa bahu-membahu untuk bekerja cerdas dan keras demi memajukan perkeretaapian bangsa.

Niscaya, perkeretaapian nasional kian memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan terus berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

Sumber : Tempo, 15.02.16.

[English Free Translation]
The year of 2015 can be regarded as a productive year for PT KAI. Because, under the leadership of Edi Sukmoro (Managing Director) during 2015, PT KAI has been successfully launched several services and innovations that can undoubtedly add to the long series of transformations within PT KAI. Again, Congrats for PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar